00:54 - Selasa, 21 Oktober 2014

Mau Tahu Amalan yang Paling Dicintai oleh Allah?

Rubrik: Artikel Lepas | Oleh: Riyan Fajri - 16/04/12 | 09:30 | 24 Jumada al-Ula 1433 H

Ilustrasi (Republika Online)

dakwatuna.com – Ketika kita mengerjakan shalat fardhu (Subuh, Zhuhur, Ashar, Maghrib, & Isya), ternyata kita bisa mendapatkan suatu amalan yang paling dicintai oleh Allah SWT dibanding dengan amalan-amalan lain. Bayangkan amalan ini lebih dicintai oleh Allah SWT dibanding dengan Berjihad dijalan Allah dan Berbakti kepada orang tua. Subhanallah bukan?

Ya, amalan ini memang gampang-gampang sulit, tetapi ketika kita benar-benar bertekad dan meluruskan niat, insya Allah amalan yang satu ini sangat mudah dilaksanakan.

Ketika berbicara tentang waktu shalat, memang terkadang kita menganggap itu adalah sesuatu yang biasa-biasa saja, tetapi ternyata amalan yang kita bicarakan di atas adalah Shalat di awal waktu, seperti yang tertera dalam hadits nabi di bawah ini,

Abdullah (bin Mas’ud) RA berkata, “Saya bertanya kepada Nabi, ‘Apakah amal yang paling dicintai oleh Allah?’ (Dalam satu riwayat: yang lebih utama) Beliau bersabda, ‘Shalat pada waktunya’ Saya bertanya, ‘Kemudian apa lagi?’ Beliau bersabda, ‘Berbakti kepada kedua orang tua.’ Saya bertanya, ‘Kemudian apa lagi’? Beliau bersabda, ‘Jihad (berjuang) di jalan Allah.”‘ Ia berkata, “Beliau menceritakan kepadaku. (Dalam satu riwayat: “Saya berdiam diri dari Rasulullah.”) Seandainya saya meminta tambah, niscaya beliau menambahkannya.” (H.R. Bukhari, hadits Shahih dan terdapat di dalam Shahih Bukhari)

Kita mengetahui bahwa jihad di jalan Allah SWT[1] dan berbakti kepada orang tua jaminannya surga[2], maka bagaimana dengan Shalat di awal waktu yang statusnya itu adalah amalan yang paling dicintai Allah? Wah masalah balasan yang akan kita terima nanti itu hak Allah yang akan memberikan.

Setelah kita mengetahui semua ini, maka mulai saat ini juga, marilah kita berusaha untuk shalat di awal waktu. Shalat di awal waktu dan di akhir waktu lamanya waktu kita shalat gak bedanya kan? Dan juga biasanya kalau shalat di akhir waktu, biasanya kita sering kebablasan, atau terlupa. Untuk menghindari itu, maka shalatlah di awal waktu. Tidak ada ruginya bukan ketika kita shalat di awal waktu?

Semoga dengan melakukan amalan-amalan yang dicintai oleh Allah SWT, kita bukan hanya mendapatkan ganjaran yang sangat besar tetapi juga Cinta dari Allah SWT.

Karena ketika kita menjadi kekasih Allah SWT, insya Allah kita akan selalu dijaga oleh-Nya (bayangkan, yang menjaga kita adalah zat yang menguasai alam ini), lalu apa yang kita minta pasti akan dikabulkan (betapa nikmatnya bukan?). Maka bersungguh-sungguhlah dalam meraih cinta Allah SWT dengan melakukan amalan-amalan yang dicintainya.

Wallahu a’lam Bishshawab.

Catatan kaki:

[1] Rasulullah Saw ditanya tentang peranan kedua orang tua. Beliau lalu menjawab, “Mereka adalah (yang menyebabkan) surgamu atau nerakamu.” (HR. Ibnu Majah)

[2] Kedua kaki hambaKu yang dilibat debu dalam perang fisabilillah tidak akan tersentuh api neraka. (HR. Bukhari)

Tentang Riyan Fajri

Riyan Fajri adalah mahasiswa yang kuliah di salah satu perguruan tinggi Swasta di daerah Pancoran, Jakarta Selatan. Sekarang aktif berorganisasi di KAMMI dan saat ini mendapatkan amanah menjadi Ketua Umum… [Profil Selengkapnya]

Redaktur: Hendra

Topik:

Keyword: , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (172 orang menilai, rata-rata: 9,53 dalam skala 10)
Loading...Loading...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
  • 63.673 Hits
  • Email 11 email
  • ridla

    hmm.. bagaimana kalau anjuran rosul ttg menunda shalat isya hingga tengah malam?? bukankah itu kontradiktif dgn hadis yg dimaksud… mohon pencerahannya

  • ridla

    hmm.. bagaimana dgn anjuran rosul ttg sebaiknya menunda shalat isya hingga tengah malam? bukankah akan kontradiktif dgn hadis tsb?? mohon pencerahannya..

    • Diku

      penulis memandai namanya..gak biasa lain..

    • Maftuh

      bukan menunda sampai tengah malam, tapi agak sedikit malam, karena Rasulullah SAW sendiri setelah shalat isya’ beliau tidur dan bangun lagi pada sepertiga malam, bahkan beliau juga menganjurkan segera tidur setelah selesai ditunaikan shalat isya’, kalau kita mampu shalat isya’ agak larut malam dan bisa bangun di sepertiga malam sampai waktu shalat shubuh itu lebih baik lagi, demikian sebatas pengetahuan saya, terima kasih

  • http://profile.yahoo.com/DRFHF4P77DZFKJGTHDRLERK3IE ILHAMH

    saya mau sharing pengalaman, sudah hampir 3th sy tinggal d dubai UEA, d sini setiap penjuru kita memandang, menara 2 mesjid menjulang d mana2, tidak susah kita menemukan mesjid jika pergi k suatu daerah baru dng menandai menara terdekat, tinggal ambil jalan pintas. Subhanallah d sini orang2 selalu menunaikan sholat waktu berjamah, kebanyakan d penuhi muslim2 dr negara lain, somalia,pakistan,india,banglades,siria,jordan,etc.  terutama sholat ashar, seperti sholat jumat, masya Allah!

    • Geo

      subhanallah

  • http://www.facebook.com/randa.07 Randa Satria

    SubhanAllah. . .

  • http://bangjek.com/ Jarot Eko Saputra

    Alhamdulillah,, :))

  • andi

    sepemahaman saya dalam berbahasa indonesia, hadits itu mengatakan sholatlah pada waktunya, dan bukan sholatlah di awal waktu? mengapa dalam uraian bisa berubah menjadi awal, sebaiknya dalam menguraikan hadits atau ayat jangan ditambah2 sesuai keinginan penulis untuk mengikuti pendapat penulis…., karena kita ini cuma manusia, yg gak lepas dari salah, apa yg kita pikir baik belum tentu baik untuk kita, begitupun yang kita benci belum tentu buruk untuk kita, jadi untuk masalah waktu sholat, pemahaman saya ya….sholat aja di waktu2 yang telah ditentukan, entah di awal atau diakhir yang penting, sholat shubuh diwaktu shubuh, sholat dhuhur diwaktu dhuhur….dstnya. firman Allohpun mengatakan sholatlah di waktu yang telah ditetapkan……, yang penting jangan sampai ga sholat,

  • saleh

    Shalat pada awal waktu dengan terkandung niat, bahwa tidak ada hal yang lebih penting / utama dari segala urusan manusia adalah menghadap Allah (shalat)

Iklan negatif? Laporkan!
113 queries in 1,607 seconds.