Home / Berita / Daerah / KAMMI Jakarta Tegas Menolak Rencana Kenaikan Harga BBM

KAMMI Jakarta Tegas Menolak Rencana Kenaikan Harga BBM

Aksi KAMMI Jakarta menolak kenaikan harga BBM. (riyanf)

dakwatuna.comSetelah melaksanakan serangkaian aksi di berbagai daerah, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) melanjutkan aksinya di Kota Jakarta, hari Jum’at (16/3). Berdasarkan rilis yang diterima redaksi, aksi ini merupakan tindak lanjut dari pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh Pengurus Pusat KAMMI tentang penolakan kenaikan harga BBM.

Aksi kali ini dilakukan oleh KAMMI daerah beserta KAMMI Komisariat yang ada di Jakarta. Para kader KAMMI melakukan long march dari tugu Patung Kuda di depan Monas menuju kementrian ESDM. Aksi ini berlangsung sejak pukul 2 siang hingga pukul 4 sore.

Sepanjang perjalanan, para kader KAMMI mendorong motor. Hal ini menggambarkan bahwa masyarakat akan kesulitan jika harga BBM dinaikkan. Aksi ini dilanjutkan dengan teatrikal. Teatrikal yang menggambarkan kesengsaraan rakyat akibat kebijakan pemerintahan saat ini.

Dalam aksi kali ini kader KAMMI membawa sebuah spanduk besar bernada penolakan terhadap kenaikan harga BBM. Dengan spanduk ini mereka menyerukan agar seluruh elemen masyarakat menolak kenaikan BBM dan melawan rezim tirani.

Aksi ini ditutup dengan pembacaan pernyataan sikap oleh ketua KAMMI daerah Jakarta, Ni’amu Robby Fi Dhuha. “KAMMI dengan tegas menolak kenaikan harga BBM yang direncanakan oleh pemerintah,” ujar Obby. (riyanf/hdn)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (6 votes, average: 9,17 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • gambaran orang egois dan munafik……islam tidak mengajarkan seperti itu…..bahkan dalam berdagang nabi mencontohkan tidak seperti itu….biar sedikit harus untung.kl sperti ini selamanya bangsa kita akan terpuruk……

Lihat Juga

Status kewarganegaraan mantan menteri ESDM Arcandra Tahar dan Paskibraka Gloria Natapradja Hamel menimbulkan polemik. (mediaindonesia.com)

KAMMI: UU Kewarganegaraan Perlu Ditinjau Ulang