Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Abu Bakar

Abu Bakar

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi (inet)

dakwatuna.com

Abu Bakar,
Hebatnya dirimu
Namamu sungguh abadi dan menginspirasi
Kedudukanmu bersama sang rasul kekasih hati
Multi Level kebaikanmu tumbuh berkembang kini
Bonus dan rewardnya selalu menerangi kuburmu

Abu bakar,
Hebatnya dirimu,
Kau temani rasul dalam suka dan duka
Kau berikan semua hartamu
Dan menyisakan Allah dan RasulNya untuk keluargamu

Abu bakar,
Hebatnya dirimu
Kau temani rasul berhijrah
Kau tahan sengatan ular yang teramat perih di kaki
Agar tidur rasul di pembaringan pahamu tak terganggu

Abu bakar
Hebatnya dirimu
Tak terhitung pemeluk Islam yang terinspirasi karena dakwahmu
Tak terkira jumlah budak yang kau merdekakan
Kesungguhan perjuanganmu selalu dikenang

Abu Bakar,
Hebatnya dirimu
Gelar As shidiq emang layak untukmu
Tak ada keraguan sedikit pun dengan apa yang disampaikan kekasihmu

Abu bakar,
Pekanya hatimu
Di saat sahabat bersuka cita dengan pidato Rasul di hari Wada
Justru kau menangis sesenggukan berlarutkan duka
Karena kau yakin saat agama telah dimenangkan
Pastilah tugas sang rasul telah selesai

Abu bakar,
Hebatnya dirimu
Di saat Umar yang garang
Tak lagi sangar memerangi Musailamah pembangkang
Kelembutanmu berubah segarang singa
Tekadmu setegar karang lautan
Kau tumpas nabi palsu itu sampai ke akar-akar
Hingga duri-duri kemunafikan tercabut satu persatu
Hingga otot-otot keimanan di hati umat semakin mengekar

Abu bakar,
Hebatnya dirimu
Menenangkan umat yang kehilangan nabinya
Di saat Umar menganggap rasul seperti perginya Musa ke Thursina
Kau bacakan lagi surah ali imran 144
Semuanya tersentak kesadarannya
Seolah-olah ayat agung itu baru diturunkan

Abu bakar,
Hebatnya dirimu
Selalu memenangkan perlombaan amal kebaikan
Dengan siapa pun dan saat kapan pun
Selalu terdepan dalam memperjuangkan Islam

Abu bakar
Hebatnya dirimu
Harumnya namamu
Manisnya akhlakmu
Sucinya hati nuranimu

Abu Bakar,
Hebatnya dirimu
Namamu kan senantiasa melukis hati generasi Rabbani
Sampai detak jantung dunia ini berhenti

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (9 votes, average: 7,33 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Sardini Ramadhan
Staf di Bappeda Kabupaten Ketapang. Alumni FKIP Universitas Tanjungpura Pontianak.

Lihat Juga

Ilustrasi (123rf.com/Tatiana Popova)

Motivasi Berujung Prestasi