Home / Narasi Islam / Artikel Lepas / Bersama Langit, Engkau tak Perlu Risau

Bersama Langit, Engkau tak Perlu Risau

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi (inet)

dakwatuna.com – Begitulah langit. Selalu penuh dengan keajaiban, penuh dengan kekuatan tak terbatas. Langit, memang, dan selalu begitu. Akan menurunkan keajaiban-keajaibannya yang kadang kita pun akan dibuat takjub. Kadang keajaiban itu, dia adalah tetesan-tetesan lembut nan menyejukkan dari air hujan yang turun membasahi dedaunan, membasahi pepohonan, membasahi bumi yang sedang kering. Kadang keajaiban itu adalah berupa hangatnya sang mentari, yang menghangatkan dunia, yang mencerahkan dunia setelah pekat mendera. Kadang juga, keajaiban itu berupa pesonanya yang membiru, awan yang berarak, dan juga bintang gemintang yang berkilauan diterpa pantulan sinaran mentari. Indah, dan mempesona. Ajaib dan begitu indah. Inilah langit.

Dan ternyata, tak hanya itu, langit menyimpan sejuta keberkahan, yang sayang ketika kita tak mau meraihnya. Langit adalah pusat dari kekayaan, dan ia adalah kekayaan batin, langit adalah pusat energi, dan ia adalah energi jiwa, yang tak akan kau temukan di bumi. Asalkan kau dekat dengan langit, maka keberkahan langit akan menyertaimu. Keberkahan akan hadir ketika dalam setiap aktivitas kita, ketika kita selalu melibatkan langit dalam kebersamaan dengan kita.

Mereka-mereka yang menyejarah itu, mereka bukanlah orang yang suka bermimpi atau orang yang berdoa dengan kekosongan dan ketidakberdayaan. Mereka selalu melirik dan menatap langit untuk menyeka dan menyegarkan ingatan pada misi mereka. Namun, mereka selanjutnya kembali ke bumi, dan menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan besar yang mereka hadapi. Mereka melangit, tapi tetap membumi.

Langit adalah sebagai tumpuan, langit sebagai tempat menemukan spirit dan vitalitas, langit adalah sebagai landasan yang akan menentukan langkah kita selanjutnya. Maka, tetaplah bersama dan membersamai langit, di saat apapun, di waktu kapan pun, dan bersama siapa pun, tetaplah bersama langit, dan kau akan menemukan keajaiban-keajaiban itu. Tetaplah bersama kekuatan langit, lalu selanjutnya kembali menyemai benih yang ditanam, menanamnya, merawatnya, membersihkan dari hama. Dan ketika engkau setia bersama langit, tak akan ada yang perlu kau khawatirkan di bumi.

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (12 votes, average: 8,75 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Dwi Purnawan
Jurnalis online dan pengamat socmed.

Lihat Juga

Ilustrasi - Ramadhan (inet)

Betapa Ramadhan Adalah Keajaiban

Organization