11:31 - Kamis, 23 Oktober 2014

DASI NTB-LKC Gelar Program “Positive Deviance”

Rubrik: Silaturahim | Kontributor: dakwatuna.com - 04/03/12 | 19:44 | 11 Rabbi al-Thanni 1433 H

Suasana pelatihan kader dan pendamping PD-DASI NTB. (ist/dok)

dakwatuna.com – Positive Deviance (PD) atau penyimpangan positive adalah sebuah program baru di dalam dunia kesehatan, yang bertujuan untuk menangani kasus gizi buruk atau gizi kurang bagi anak-anak Balita yang ada di seluruh Indonesia. Disebut dengan penyimpangan positive karena anak-anak penderita gizi buruk yang berada di satu lingkungan bisa mencontoh perilaku hidup sehat anak-anak yang tidak menderita gizi buruk. Program PD ini lebih mengembangkan konsep pemberdayaan dan keterlibatan masyarakat secara penuh untuk mengatasi masalah gizi buruk, sangat jauh berbeda dengan program PMT (Pemberian Makanan Tambahan) yang dikembangkan oleh pemerintah. Program PMT sangat tidak efektif karena masyarakat tidak dilibatkan secara penuh dalam program tersebut, bahkan cenderung membuat masyarakat manja dan memiliki ketergantungan sangat tinggi terutama bagi keluarga penderita gizi buruk. Di samping itu juga, program PMT sangat mubazir dalam hal pembiayaan, karena semua keluarga penderita gizi buruk selalu berharap untuk mendapat bantuan. Itu sebabnya program PD perlu mendapat perhatian pemerintah (Depkes) untuk diadopsi dalam rangka mengatasi gizi buruk di masyarakat.

Sebagaimana dimaklumi, berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Depkes RI, kasus gizi buruk yang paling tinggi berada di NTB yaitu di Kabupaten Lombok Utara (KLU). KLU merupakan kabupaten termuda di NTB yang mana sebelumnya masuk wilayah kabupaten Lombok Barat. Penyebab dari tingginya kasus gizi buruk di KLU disebabkan oleh beberapa kasus di antaranya: pola hidup sehat masih sangat rendah, dan faktor kemiskinan.

Sebagai lembaga sosial yang peduli terhadap permasalahan umat, DASI NTB (Dompet Amal Sejahtera Ibnu Abbas) bekerja sama dengan LKC-Dompet Dhuafa membantu pemerintah mengatasi permasalahan gizi buruk ini dengan pendekatan Positive Deviance. Selain sebagai lembaga sosial DASI NTB merupakan Lembaga Amil Zakat (LAZ) lokal yang berdiri sejak tahun 2002. Pada tahun 2011 lalu DASI NTB menghimpun dana umat dari zakat, infaq dan sedekah sebesar 2,3 Milyar. Untuk tahun 2012 ini kita menargetkan penghimpunan dana umat sebesar 7,5 Milyar, tutur direktur DASI NTB Bapak Muhammad Firad S.T. disela-sela acara pembukaan “Pelatihan Kader dan Pendamping Pos Gizi, Rabu, 29 Februari 2012 silam di Aula Serba Guna KLU yang berlokasi di Desa Gondang, Kecamatan Gangga, KLU. Acara pelatihan tersebut diikuti 30 orang kader dan pendamping. Nantinya DASI NTB akan mendirikan 6 Pos Gizi di 5 Desa se kecamatan Gangga dengan jumlah penerima manfaat  sekitar 150 0rang lebih. Program PD di KLU ini akan berlangsung hingga 26 Maret 2012. Menurut Mas Nursalim, salah seorang trainer dan tim PD dari LKC-Dompet Dhuafa, program-program di 6 pos gizi yang dibentuk oleh DASI NTB  nantinya akan dijalani oleh para kader dan pendamping yang sudah dilatih selama 3 hari berturut-turut. Sedangkan tim dari LKC akan mengawasi kegiatan tersebut hingga berakhir pada tanggal 26 Maret 2012.

Di tempat terpisah, Abdul Hanan selaku panitia program PD dari DASI NTB mengharapkan agar kegiatan ini benar-benar berhasil dan sukses. Tolak ukurnya adalah adanya perubahan perilaku untuk selalu hidup sehat di kalangan warga masyarakat khususnya yang saat ini anak-anak balita mereka masih menderita gizi buruk dan gizi kurang. Akhirnya semoga kegiatan PD yang dilaksanakan oleh DASI NTB ini bisa membawa kemaslahatan bagi warga KLU khususnya yang berdomisili di wilayah kecamatan Gangga. DASI NTB-Mitra Umat Dalam Berbagi. (ist)

Redaktur: Hendra

Topik:


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (1 orang menilai, rata-rata: 10,00 dalam skala 10)
Loading...Loading...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
Iklan negatif? Laporkan!
36 queries in 1,269 seconds.