04:12 - Rabu, 22 Mei 2013
Musyafa Ahmad Rahim, Lc

Antara Takwiniyah dan Madrasiyah

Rubrik: Fiqih Dakwah | Oleh: Musyafa Ahmad Rahim, Lc - 21/02/12 | 11:30 | 27 Rabbi al-Awwal 1433 H

Ilustrasi (inet)

dakwatuna.com – Sering sekali, seorang murabbi terjebak pada pola tarbiyah madrasiyah. Semestinya, tarbiyah yang dilakukannya adalah takwiniyah. Tarbiyah madrasiyah, menitikberatkan pada penyampaian materi. Sedangkan takwiniyah, menekankan terbentuknya “sesuatu” pada diri mutarabbi.

Dalam konteks ta’sisi misalnya, sang murabbi takwini akan berkata kepada mutarabbinya: “jalin hubungan dengan si fulan, kemudian rekrut dia”. Caranya:

  1. Baca petunjuk dakwah fardiyah yang ditulis oleh Mustafa Masyhur.
  2. Pahami langkah-langkah dalam menjalin hubungan.

Dan saya akan memutabaah perkembangannya. Dalam konteks mujtama’i, misalnya:

  1. Buat acara tadarrusan di masjid, berapa pun yang ikut.
  2. Lakukan kegiatan itu secara rutin.
  3. Laporkan seluruh perkembangannya.

Catatan: Pepatah mengatakan: “Orang pintar itu cukup diberi isyarat”.

Musyafa Ahmad Rahim, Lc

Tentang Musyafa Ahmad Rahim, Lc

Bapak dari 6 orang anak ini adalah kelahiran dari Demak. Memiliki hobi yang sangat menarik, yaitu seputar Islamic dan Arabic Program. Saa... Selengkapnya.

Redaktur: Hendra

Keyword: , , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (4 orang menilai, rata-rata: 7,75 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
  • http://www.facebook.com/djoko.yuniarto Djoko Yuniarto

    Sederhana tapi cukup mengena

Iklan negatif? Laporkan!
79 queries in 0,691 seconds.