ARTIKEL POPULER PEKAN INI: Bukan Jomblo, Tapi Single

Jantungku Sayang, Jantungku Malang

8/2/2012 | 14 Rabbi al-Awwal 1433 H Please wait
Oleh: kiptiah hasan
Kirim Print

Ilustrasi (inet)

dakwatuna.com

Polusi menggerogoti udara kota yang jernih
Menyergap pernafasan dengan ribuan zat beracun
Sulit menghela, sulit menghirup
Zat adiktif yang membumbung ke angkasa
Memonopoli hiruk pikuk polusi kota
Karbondioksida pun turut berjejal
Bersama zat-zat beracun mematikan

Jantungku sayang, kau terzhalimi
Keangkuhan manusia dengan asapnya
Yang membumbung lalu terhirup
Jantung yang semula jernih
Kini berongga
Berlubang – lubang bagai hutan yang renta
Dengan pepohonan yang meranggas

Jantungku sayang…
Mungkin aku jualah
Salah satu penyumbang jantung berlubang
Aku yang tak acuh… aku yang tetap bergeming
Kehidupan kota mengekang rasa kepedulian
Knalpot usang yang berkawan asap hitam
Deru mesin yang mencabik kesunyian
Rasa amarah yang menyesakkan dada
Hingga kata maaf jadi impian

Jantungku yang malang…
Ingatkah engkau
Saat udara bebas kau hirup
Tiada noktah yang melekat
Kau mampu resapi makna dalam udara
Yang menembus rongga terdalammu
Hanyalah alam yang mampu hadirkan semua
Sabda Tuhan dalam alam yang permai
Bagi kaum yang berfikir…

email

Keyword: ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (2 orang menilai, rata-rata: 10,00 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
« Naskah Sebelumnya
Naskah Sesudahnya »
BERITA POPULER PEKAN INI: Ibunda Hidayat Nur Wahid Meninggal Dunia