20:48 - Kamis, 23 Oktober 2014

Menag Pilih Bina FPI

Rubrik: Nasional | Kontributor: dakwatuna.com - 17/02/12 | 08:50 | 23 Rabbi al-Awwal 1433 H

Menteri Agama, Suryadharma Ali (blogspot.com)

dakwatuna.com – Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali menyatakan bahwa dirinya siap untuk bertemu dengan Front Pembela Islam (FPI). Hal tersebut terkait adanya kabar bahwa pihak FPI akan bertandang ke kantor Kementerian Agama (Kemenag), pasca-munculnya wacana pembubaran ormas pimpinan Habib Rizieq itu.

“Habib Riziq minta bertemu dengan saya. Agendanya, beliau akan menyampaikan duduk persoalan tentang gonjang-ganjing yang terjadi, terutama soal pembubaran,” kata Suryadharma di Gedung Kemenag di Thamrin, Jakarta, Kamis (16/2) malam.

Menurutnya, pemerintah khususnya kementerian agama memiliki fungsi pembinaan terhadap organisasi keagamaan. Pertemuan nanti, lanjut dia, akan digunakan untuk melakukan pembinaan agar FPI bisa berdakwah dengan cara yang lembut dan simpatik.

Dengan demikian, dakwah yang dilakukan FPI tidak dengan aksi kekerasan. “Pada dasarnya tidak ada yang melarang berdirinya sebuah organisasi berbasis apapun, selama tidak melakukan tindak kekerasan. Ketertiban harus ditegakkan, apapun basis organisasinya. Segala seluruh aktifitas demokrasi harus memiliki koridor-koridor, baik aturan hukum, dan etika sosial,” tegasnya.

Lebih jauh Suryadharma membantah angggapan jika pemerintah dianggap tidak berperan dalam menertibkan ormas anarkis, bahkan cenderung melakukan pembiaran. “Pemerintah sudah berperan. Buktinya, dulu ketika ada tindak kekerasan di Monas, individunya diproses hukum. Namun kali ini institusinya yang akan ditindak,” tukasnya. (Cha/jpnn)

Redaktur: Hendra

Keyword: , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (2 orang menilai, rata-rata: 9,50 dalam skala 10)
Loading...Loading...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
  • zainuddin z

    alaaaah….
    ini mentri agama juga selalu dipengaruhi sama hawa nafsunya.
    sama ketika penentuan 1 syawal, gengsi untuk mengakui jatuhnya 1 syawal seperti Muhammadiyah.
    lah kalau persoalan FPI apalagi?????
    pesanan lagi yah pak?

Iklan negatif? Laporkan!
72 queries in 1,505 seconds.