Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Palestine no P(v)alentine

Palestine no P(v)alentine

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi (inet)

dakwatuna.com

Luapan perasaan diungkapkan
Cinta, kasih, dan sayang

Gembira ria bersama manusia
Gandeng erat tangan teman
Atau pacar katanya

Berbagi hati maupun materi
Ingin meninggalkan kenangan berarti
Tak terlupa sampai mati

Sayang sungguh sayang
Jari jemari menari
Ketika anak manusia mati di sana

Coklat, biskuit, keju
Bukan pada tempatnya
Berada di telapak manusia lugu

Nyata kebodohan makhluk ini
Perih haru terlihat naif
Tanpa malu

Palestine berduka
P(v)alentine bernyanyi

Bayi menangis di sana
Di sini Ibu bersenandung

Nestapa negeri terjajah
Bukan Palestine

Tapi negeri P(v)alentine
Terjajah pepesan kosong

Happy freedom Palestine
No P(v)alentine

Bogor, 14 Februari 2012

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (6 votes, average: 8,17 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Wakil Ketua KAMMI Daerah Bogor
  • Singgih Pranowo

    oke satu hal yang menjadi pertanyaan, mengapa anti valentine melulu di indentikkan dengan anti kasih sayang juga? bukankah kita mestinya saling mengasihi sesama? tidak tertutup pada lawan jenis saja lho..
    tidak perlu munafik (maaf), pastinya kita semua pernah melewati hidup kita dalam riuh kegembiraan, sedangkan di sisi lain ada orang2 menderita, begitu sebaliknya. inilah dunia. yang semetinya menjadi fokus bukanlah kasih sayang dan gembira ria nya? tapi saya rasa lebih ke festivalnya saja jika memang dikaitkan dengan sejarahnya yang adalah paham yang bertentangan.
    ingat bung, kita manusia (makhluk yang Allah berkahi dengan akal dan hasrat), bukan seperti malaikat yang hanya punya akal atau seperti iblis yang hanya punya hasrat, manusia punya rasa, dengan rasa cinta kasih itu kita mestinya saling membangun hidup, jangan pernah menafikan anugerah itu.
    dan satu hal lagi, mengapa melulu yang selalu jadi objek derita umat islam adalah palestina? negri nun jauh disana, lihatlah sekitar kita tinggal, di negri ini saja masih banyak yang perlu dibenahi, ditolong, apakah umat islah hanya selalu melihat arab dan serumpunnya saja yang dianggap saudara dan perlu dilirik?

    mohon pernyataan ini bisa dipahami dengan hati yang dingin.
    trimakasih :)

Lihat Juga

Stadium general di aula Universitas Islam As-Syafiiyah. (aspacpalestine.com)

Peringati Hari Solidaritas Palestina, ASPAC for Palestine Gandeng UIA Gelar Stadium General

Organization