Home / Berita / Daerah / Umat Islam Bali Didorong Munculkan Calon DPD

Umat Islam Bali Didorong Munculkan Calon DPD

Ilustrasi - Peta Provinsi Bali (inet)

dakwatuna.com – Denpasar. Umat Islam di Bali didorong untuk memunculkan seorang figur yang bisa diajukan sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) sejak dini.

“Tidak perlu menunggu 2014, mulai sekarang sudah harus dimunculkan figur itu,” kata guru besar Tata Negara Universitas Udayana Denpasar, Prof Dr Ibrahim R, Sabtu malam.

Dia menekankan bahwa pemunculan figur calon sejak dini itu untuk mengingatkan umat Islam di Bali yang dinilai terlambat saat mengajukan calon DPD pada Pemilu 2009.

“Dengan jumlah hak pilih yang hampir 300 ribu, wajib umat Islam di Bali memiliki calon anggota DPD pada Pemilu 2014,” katanya dalam seminar tentang Mempertegas Peran Umat Islam Di Bali Dalam Berbangsa Dan Bernegara itu.

Dia berpendapat bahwa berpolitik praktik bagi umat Islam merupakan bagian dari fardu kifayah sehingga harus ada di antara ribuan muslim itu yang berani tampil dalam panggung politik.

Kemudian dia menyebutkan persebaran umat Islam di Pulau Dewata, di antaranya di Kabupaten Jembrana dengan jumlah umat Islam yang memiliki hak pilih sekitar 65 ribu.

“Kabupaten Buleleng dan Kota Denpasar, juga tidak kalah besarnya sehingga sudah pantas umat Islam punya wakil kepala daerah,” kata Ibrahim.

Sedangkan Kabupaten Gianyar, Kabupaten Klungkung, Kabupaten Bangli, dan Kabupaten Karangasem, tidak wajib bagi umat Islam memiliki wakil di parlemen.

Namun yang menjadi persoalan selama ini, lanjut dia, suara umat Islam terpecah sehingga partai-partai politik Islam di Bali tidak berdaya guna.

Apalagi kalau dikaitkan dengan figur calon anggota DPD, menurut Ibrahim, masih jauh dari harapan karena sampai saat ini belum ada satu pun figur panutan di kalangan umat Islam di Bali.

“Oleh sebab itu, munculkan dulu nama itu dari sekarang untuk menguji, apakah dia bisa diterima oleh umat Islam dan umat Hindu,” katanya mengingatkan.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bali, Taufik As`adi, menyatakan bahwa untuk menjadi calon anggota DPD, seseorang harus memahami kondisi daerahnya.

“Setidaknya, dia harus faham isu Bali dalam lima tahun terakhir dan dia punya solusi terbaik,” katanya dalam seminar yang diselenggarakan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Bali itu. (T.M038/Z002/Ruslan Burhani/Ant)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 7,50 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Kemenangan Trump dan Pengaruhnya Terhadap Mesir