Home / Berita / Internasional / Asia / Pemuda Indonesia: Hentikan Kekerasan dan Pembantaian di Suriah

Pemuda Indonesia: Hentikan Kekerasan dan Pembantaian di Suriah

Forum Solidaritas Pemuda Indonesia untuk Demokrasi Suriah melakukan longmarch dari depan masjid Istiqlal menuju Kantor Kementerian Luar Negeri (mg2/RoL)

dakwatuna.com – Jakarta. Forum Solidaritas Pemuda Indonesia untuk Demokrasi Suriah melakukan longmarch dari depan masjid Istiqlal menuju Kantor Kementerian Luar Negeri. Gabungan dari para mahasiswa dan pemuda Indonesia bergabung melakukan orasi sepanjang perjalanan.

Sekjen Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia, Andriana, menegaskan, Pemerintah Indonesia seharusnya melakukan ‘steadmeant’ hak Politik bebas aktif untuk membela Suriah. Menurut dia, masalah Rusia membela otoriter Suriah itu adalah hak negara tersebut. ”Yang penting bagi kami kekerasan di Suriah dihentikan,” ujar Andriana.

Tiga perwakilan dari demonstran akhrnya diterima pihak Kemenlu. Dalam tuntutannya, Forum Solidaritas Pemuda Indonesia untuk demokrasi Suriah mendesak agar kekerasan dan pembantaian terhadap penduduk segera dihentikan, karena melanggar HAM.

Forum Solidaritas Pemuda Indonesia untuk Demokrasi Suriah itu adalah gabungan dari Lembaga Dakwah Kampus (LDK), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Pemuda Persatuan Umat Muslim Indonesia (Pemuda PUI), dan Jaringan Pemuda dan Remaja Mesjid Indonesia (JPRMI).

Dengan membawa spanduk bertuliskan ‘STOP VIOLENCE’, ‘SYRIA=FREEDOM’ dan sejumlah potret kekerasan di Suriah mendesak pemerintah Indonesia segera melakukan langkah nyata.

Ketua Umum KAMMI, Muhammad Ilyas mengaku kecewa dengan hasil diskusi dengan pihak Kemenlu. ”Hanya basa-basi dan formalitas tanpa ada tindakan yang konkret,” cetusnya. (Heri Ruslan/Mg2/RoL/hdn)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (4 votes, average: 6,25 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Milisi Oposisi Suriah yang ditahan di penjara rezim Asad. (Islammemo.cc)

Jasad Awak Pesawat Tempur Rusia Ditukar dengan 169 Oposisi yang Ditahan Asad