Home / Berita / Nasional / BI Segera Rilis Indeks Imbal Hasil Bank Syariah

BI Segera Rilis Indeks Imbal Hasil Bank Syariah

Ilustrasi (inet)

dakwatuna.com – Jakarta. Bank Indonesia (BI) akan merilis indeks tingkat imbal hasil bank syariah pada Februari ini. Indeks tersebut kelak menjadi acuan pengelola bank syariah dalam menentukan imbal hasil produk bank syariah, terutama bagi hasil pembiayaan.

Rifki Ismal, Analis Senior Direktorat Perbankan Syariah BI mengatakan, selama ini, bank syariah menuai kritik dari masyarakat, karena ketidakjelasan dalam menerapkan sistem bagi hasil. Bank cenderung menggunakan bunga bank konvensional sebagai acuan.

Jadi, latar belakang indeks ini untuk mensyariahkan bank syariah. “Selama ini, perbankan syariah tidak memiliki acuan, sehingga perhitungan bagi hasil berdasarkan dari tingkat suku bunga yang berlaku di pasar,” terang Rifki.

Sebelum resmi berlaku, BI akan menyosialisasikan indeks tersebut ke pelaku industri. Bank syariah nanti berhak memilih, mengikuti acuan ini atau menentukan imbal hasil sendiri. Maklum, sesuai sifatnya, indeks ini hanya acuan bukan regulasi yang mengandung unsur memaksa. “Kami telah mengkaji masalah ini sejak tahun 2010 lalu, untuk memajukan industri perbankan syariah,” kata Rifki.

Mulya E. Siregar, Direktur Direktorat Perbankan Syariah BI menuturkan, indeks ini akan bermanfaat bagi masyarakat ketika mengajukan pembiayaan. Nasabah mempunyai data pembanding imbal hasil, sehingga bisa bernegosiasi. Persaingan antar bank semakin ketat, karena bank berlomba tampil efisien.

Bank syariah yang efisien bisa menetapkan bagi hasil kepada nasabah lebih besar. Begitu pun sebaliknya. “Diharapkan, indeks tingkat imbal hasil porsi pembiayaan mudharabah dan musyarakah akan meningkat jika dibandingkan dengan yang murabahah,” imbuh Mulya.

Selama ini, perbankan syariah masih memiliki tolok ukur berbeda-beda dalam menentukan tingkat imbal hasil sektor ekonomi. Bergantung profil risiko setiap bank. Imbal hasil sektor pertanian misalnya, tidak sama dengan imbal hasil pembiayaan bank ke sektor perdagangan dan jasa. (Christine Novita Nababan/Hendra Gunawan/Kontan/TN)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

cover-buku-membongkar-bank-syariah

Membongkar Rahasia Bank Syariah

Organization