Home / Berita / Nasional / Bank Syariah Diimbau Perhatikan Substansi Produk

Bank Syariah Diimbau Perhatikan Substansi Produk

Ilustrasi (Kontan)

dakwatuna.comBank Indonesia (BI) mengimbau perbankan syariah agar mempertimbangkan substansi syariah saat menghadirkan produk kepada masyarakat.

“Seharusnya dalam meluncurkan produk, perbankan syariah tidak hanya berdasarkan aturan syariah, namun perlu juga mempertimbangkan apakah produk tersebut betul-betul sesuai dengan substasi yang sesuai dengan ekonomi syariah,” kata Direktur Direktorat Perbankan Syariah BI Mulya Effendi Siregar pada seminar perbankan Syariah di Jakarta, Senin (6/2).

Contoh produk perbankan syariah yang disoroti oleh BI misalnya adalah gadai emas. Nasabah tidak pernah memperoleh informasi yang jelas mengenai adanya penambahan dana saat harga emas bergerak naik, padahal kondisi itu membuat pihak ketiga meminta dana tambahan dari nasabah.

Untuk mengatasi hal tersebut, maka BI berencana untuk mengeluarkan Surat Edaran (SE) mengenai gadai emas. “Surat edaran Bank Indonesia tentang gadai emas akan dikeluarkan pada pekan ini,” kata Mulya tanpa menjelaskan lebih lanjut mengenai isi surat edaran tersebut.

Namun ia menilai bahwa bank syariah memiliki potensi untuk terus berkembang di Indonesia, termasuk saat terjadi krisis ekonomi.

“Perbankan syariah memiliki keunikan layanan yaitu berfokus pada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), UMKM terbukti bertahan pada krisis 1998 dan 2008 dan bank syariah lebih banyak melayani UMKM, artinya bank syariah juga berpotensi untuk terus tumbuh di Indonesia,” tambah Mulya. (Ant/OL-2/MICOM)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

cover-buku-membongkar-bank-syariah

Membongkar Rahasia Bank Syariah

Organization