Home / Berita / Internasional / Asia / Indonesia akan Segera Buka Kantor Perwakilan di Ramallah, Palestina

Indonesia akan Segera Buka Kantor Perwakilan di Ramallah, Palestina

Ilustrasi (inet)

dakwatuna.comSitus berita Palestine News Network melaporkan bahwa Indonesia akan segera membuka kantor perwakilannya di Palestina. Saat ini, kementerian luar negeri Indonesia sedang mengkaji bagaimana membuka kantor perwakilan di Palestina, karena Indonesia tidak punya hubungan diplomatik dengan Israel yang sampai saat ini masih menjajah Palestina.

“Kami tidak membuka kedutaan besar, tapi cuma kantor perwakilan,” kata juru bicara kementerian luar negeri Indonesia Michael Tene yang dikutio Palestine New Network dari harian The Jakarta Post.

Tene menambahkan, “Kami masih mengusahakan untuk menemukan kemungkinan membuka kantor perwakilan Indonesia di Ramallah, meski Palestina masih berada dibawah penjajahan Israel.”

Menurut Tene, kota Ramallah di Tepi Barat menjadi pilihan karena negara-negara lain sudah membuka kedutaan besarnya di kota itu. Namun ia belum bisa memastikan kapan tepatnya kantor perwakilan Indonesia akan dibuka di Ramallah, karena masih dalam tahap penjajakan.

Indonesia, kata Tene, harus melakukan kordinasi dengan Israel jika ingin membuka kantor perwakilannya. “Saya kira kordinasi ini akan menemui kesulitan karena kita tidak punya hubungan diplomatik dengan Israel,” ujarnya.

Tene menolak memberikan penjelasan detil bagaimana operasionalnya jika kantor perwakilan Indonesia di Palestina benar-benar dibuka. Indonesia belum membuka kantor perwakilannya di Palestina meski di Indonesia ada kedutaan besar Palestina.

Sebelumnya, anggota legislatif Muzzamil Yusuf mendesak agar kementerian luar negeri Indonesia membuka kedutaan besar di Palestina. Muzammil yang duduk di Komisi I DPR bidang Pertahanan dan Urusan Luar Negeri mengatakan, pembukaan kedubes Indonesia di Palestina akan membawa pengaruh positif bagi rakyat Palestina, sekaligus memperkuat hubungan Indonesia-Palestina.

Sementara itu, Pusat Penyakit Jantung Indonesia, rencananya sudah akan beroperasi di Jalur Gaza pada akhir tahun ini. “Pembangunan gedungnya akan selesai akhir tahun ini atau paling lambat awal tahun 2013,” kata Direktorat Jenderal Kementerian Kesehatan untuk Kesehatan Lingkungan dan Pengawasan Penyakit, Tjandra Yoga Aditama.

Pemerintah Indonesia mendonasikan 2,1 juta USD untuk membangun pusat penyakit jantung di Gaza. Menurut Tjandra, fasilitas kesehatan jantung itu dibangun di kompleks Rumah Sakit Al-Shifa, dan merupakan kerjasama antar pemerintah Indonesia dan Palestina. (aisyah/pnn/knrp)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (8 votes, average: 8,75 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

zakat

Peningkatan Zakat di Indonesia