Home / Berita / Internasional / Eropa / Muslim Swiss Rencana Bangun Masjid Terbesar

Muslim Swiss Rencana Bangun Masjid Terbesar

Ilustrasi - Menara masjid di Swiss yang mendapat penolakan warga di sana (RoL)

dakwatuna.com – Bern. Pusat Dewan Islam Swiss (ICCS) berencana membangun masjid terbesar di ibukota negaranya, Bern. ICCS saat ini sedang berusaha mengumpulkan dana ke beberapa negara Teluk untuk mewujudkannya. Pembangunan masjid dan pusat aktivitas ibadah umat Islam Swiss ini diperkirakan menelan biaya 20 juta franc atau 21 juta dolar AS.

Bangunan masjid ini terdiri dari tiga lantai. Selain ruang shalat yang mampu menampung lebih dari 500 orang, bangunan ini juga memiliki ruang konferensi, ruang pendidikan, toko, tempat parkir, ruang bawah tanah, dan taman. Dalam laman thelocal.ch, Senin (16/1), Presiden Dewan Islam Swiss, Nicolas Blancho, di koran lokal mengatakan kunjungannya ke Kuwait dan Qatar, ahad lalu, untuk penggalangan dana pembangunannya.

Tahun lalu, Blancho selaku presiden ICCS juga mengunjungi Kuwait dan Qatar. Dia juga bertemu dengan para pengusaha dan pejabat di negara itu. Selain berbicara tentang bantuan rencana pembangunan masjid, pria 28 tahun ini juga membicarakan tentang pertukaran ilmu-ilmu keislaman.

Kegigihan Blancho menyiarkan Islam di negeri keju ini memang luar biasa. Pada November 2009, Blancho mendapatkan perlawanan dari pemerintah Swiss atas rencananya itu. Pejabat setempat mengeluarkan referendum untuk melarang pendirian minaret masjid dengan alasan akan mengganggu masyarakat. Namun, ia tak mundur dan terus menjalankan proyeknya yang akan rampung beberapa tahun lagi.

Selain pembangunan masjid terbesar, ICCS juga memiliki berbagai proyek pengembangan Islam lain, seperti mendirikan sebuah sekolah Islam di Swiss dan biro perjalanan haji dan umrah ke Makkah dan Madinah.

Kelompok muslim Swiss yang tergabung dalam ICCS didirikan dua setengah tahun lalu oleh sekelompok kecil para mualaf muda asli Swiss. Kehadiran kelompok Islam Swiss ini juga sebagai bentuk perjuangan terhadap referendum pelarangan aktivitas muslim di negara tersebut. Saat ini, ICCS memiliki 2.000 anggota, dan telah mengorganisir beberapa kegiatan aktivitas muslim di Bern. Menurut data sensus 2001, jumlah muslim di Swiss telah mencapai lima persen dari total delapan juta penduduk Swiss. (Dewi Mardiani/Amri Amrullah/RoL)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (19 votes, average: 9,68 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Ilustrasi. (huffingtonpost.com)

Be a Real Muslim