Home / Berita / Opini / Pernyataan-Pernyataan Memilukan Tentang Jilbab

Pernyataan-Pernyataan Memilukan Tentang Jilbab

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.

1. “Jilbab itu kan dipake khusus buat shalat atau ke pengajian. Kalau di tempat umum ya mesti dibuka. Bego aja kebalik-balik”.

2. Tidak hanya sampai di situ, si A menyamakan jilbab dengan swimsuit. Pakaian itu penggunaannya bersifat situasional. Kalau mau pergi mengaji ya pakai jilbab. Kalau mau berenang ya pakai baju renang.  “Masa renang pake mukena,” tukasnya lagi. “Segampang itu kok nggak paham,”

3. A juga mengatakan pendapat yang bisa mengundang kontroversi, yakni tentang alasan orang beragama. “Kenapa orang beragama? 1) karena miskin; 2) karena rentan dan merasa terancam,” ujarnya…

Apakah ke tiga pernyataan itu benar??

Ilustrasi - Beberapa perempuan sedang memilih busana muslimah dan jilbab. (sahabatjogja.com)

dakwatuna.com Tentang pernyataan pertama; kewajiban berjilbab Allah utarakan dalam Al-Quran secara umum, tidak terikat dengan momen tertentu; khusus untuk di pengajian misalkan. Yang ada malah sebaliknya, ketika shalat diwajibkan, jilbab (menutup aurat) menjadi salah satu pakaian khusus (ketentuan khusus) yang tidak bisa tidak, harus dipakai saat shalat. Jadi, siapa yang kebalik-balik?? Yang benar itu dari umum ke khusus, bukan dari khusus ke umum.

Jilbab dan pakaian renang adalah perbandingan yang tidak jauh berbeda dengan perbandingan antara basket dan main catur, meskipun kedua-duanya sama-sama olah raga, tapi rule of the gamenya berbeda, jika Allah syariatkan jilbab untuk dipakai di semua tempat, maka pabrik pembuat pakaian olah raga membuat pakaian renang khusus untuk di tempat renang. Adat manusia juga tidak membenarkan adanya seseorang yang ceramah di atas podium dengan memakai pakaian renang bukan? sebaliknya, tidak ada seorang pun yang protes jika seorang wanita berjilbab mengisi seminar di depan orang banyak, justru sebaliknya, akan banyak yang protes jika wanita tersebut memakai pakaian “ala kadarnya” ketika mengisi seminar.

Tentang pernyataan ketiga: justru kenyataan yang terjadi saat ini adalah, orang miskin tidak sedikit yang stress, gila. Kenapa gila? salah satu faktornya karena tidak beragama. Agama bukan pabrik yang di situ ada untung rugi materil; yang beragama kaya, yang tidak miskin! tidak selalu begitu. Yang beragama aman dari ancaman, yang tidak, selalu terancam, tidak selalu juga! Yang tepat adalah, kebanyakan orang menjadi begitu religius karena SADAR, sadar akan adanya pencipta, sadar akan adanya nikmat surga dan siksa neraka, sadar akan dirinya yang bukan siapa-siapa. Beda loh, sadar dengan terancam!!

Penutup

Setidaknya, jilbab adalah salah satu indikator akan kesadaran beragama seorang wanita. Jilbab tidak mengekang wanita, yang ada malah menjaga, namun terkadang sebagian memaknai menjaga dengan mengekang. Semoga Allah selalu membimbing kita untuk berfikir benar, bukan hanya bagus dan sensasional. Wallahualam bis shawab.

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (160 votes, average: 8,94 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Tinggal di Kecamatan Andir Kelurahan Dungus Cariang. Lahir tahun 1987 di Bandung. Saat ini aktif sebagai mahasiswa di Al-Azhar tingkat 4 Fakultas Ushuluddin jurusan Dakwah wah tsaqafah Tslamiyyah.
  • tonggos

    FYI Si A yang dimaksud adalah Luthfie Assayukanie  (nama bagus akidah bobrok)

  • Ao Adhie

    itu mah pernyataan seorang jablay,,wajar aja,,,qt ga usah ambil pusing,,,,,,,,,yg penting qu anfusakum wa ahlikum naro,,,kynya itu dulu,,baru qt ajak yg lainnya

    • iyan

      that’s right… tp jgn lp tuk slalu memperbaiki ksalahan yg ada slama qt tw tt hal trsebut…
      why not…

  • Zulkiflialkaf

    Para Ulama terdahulu yang kaya dengan ilmu tidak akan menanggapi orang yang mengeluarkan pendapat yang jelas-jelas bertentangan dengan Al-quran dan Sunnah, krn menganggap dapat menjadikan batu loncatan tentang pendapatnya agar dapat terkenal dan ditanggapi ulama (kalau orang gila berpendapat begitu dibiarin aja)

    • Yuyunerha

      Mungkin dia ngajinya belum khatam, apa mungkin ga pernah ngaji kali ….

  • Jir_ishlah82

     ketidak tahuan kita tentang ketetapan syaria’t Allah, adalah kedangkalan dalam memahami anugerah yang ada pada diri kita, padahal apa yang menjadi kehendak Allah adalah kebaikan untuk kita juga. mudah-mudahan Allah memberi hidayah kepada mereka yang masih gelap dalam melihat agama ini. wallahu a’lam

  • Rainny Sari

    wah, mungkin si A belum merasakan nyamannya pakai jilbab… kalau dah ikhlas di hati itu adem.

  • Dhaniel Hamham

    itulah  Luthfie Assayukanie padahal dia tahu tentang Allah menyuru kaum muslimat memakai jilbab tapi dia tutup tutupi karena pesanan barat…namanya juga JIL (jaringan Iblis liberal)   

  • Sobie Abimanyu

    ya begitulah klo gak pernah dididik agama,,kasihan orang tuanya,,
    klo menurtu saya ada 2 persepsi mengenai penutup kepal / jilbab / kerudung…
    bisa di bilang cewek pake jilbab klo memakainya dengan benar bukan hanya sekedar penutup kepala dan pakaiannya juga bisa menyesuaikan (tidak ketat,benar2 menutup auratnya,) juga bisa menjaga akidahnya,,,

    klo kerudung,.biasanya make seenaknya,rambut masih kelihatan,,pakaian bawahan (baju celan ketat),,kadang pakai kadang enggak,,itu belum bisa disebut berjilbab,,,

  • Armi Rasyid

    Begitulah
    jika agama dipahami tidak secara utuh. Allah memerintahkan kaum
    muslimat untuk menutup aurat dengan mengulurkan jilbab untuk menutup
    dada mereka. Perintah tersebut tidak menyebut waktu, tempat, ataupun
    keringanan lainnya. Jadi, berjilbab bagi wanita itu wajib. Jilbab yang
    dimaksud pun adalah jilbab yang menutupi seluruh bagian tubuh wanita
    kecuali tangan dan wajahnya (termasuk menutup bagian
    dada). Nah, model jilbab yang sudah dimodifikasi (modern, menurut
    sebagian orang) seperti model jilbab yang menonjolkan bagian-bagian
    tertentu atau jilbab yang mempertontonkan lekukan-lekukan tubuh
    (berbagai modifikasi model jilbab yang sekadar menutup kepala dan
    menutupi sebagian leher) dapat dikategorikan jilbab yang diperintahkan
    oleh Allah swt.?

  • Wiwin Imoed

    assalamua’alaikum wr wb..semoga dia mau terus belajar..dan mudah2an kata itu terucap karena ketidaktahuan dia..dan tugas kita bersama adalah mengingatkan yang tidak tahu. terkait jilbab dan pakaian renang..benar pendapatnya..tapi perlu penekanan lagi, bahwa aurat itu boleh ditampakkan asalkan dengan sesama mahram. so..buat teman2 kita jangan pernah menghujah tentang sesuatu sebelum benar2 jelas bagi kita tentang alasan kenapa perkataan tsb dikeluarkan..

  • Qthree Ku

    Kasihan si A, sebenarnya dia pengen pakai jilbab, sayang dia cowok, jadi ya gitu ngomongnya dari hati dengki terbolak-balik.

  • Hidahidaan

    Assyaukanie itu penganut darwinis. jadi dia atheis. 

  • Manusia Biasa

    Mutiara yg berharga terlindung oleh cangkang kerang yg sangat kuat.
    Berlian yg harganya ratusan juta rupiah, jg dilindungi dgn kotak perhiasan yg kuat.

    jauh beda dgn perhiasan yg murahan.. diobral aja kadang ga laku..

  • jilbab itu kwajiban bagi muslimah, sebagaimana wajibnya rukun islam bagi semua muslim, maka ketika ada muslimah yang tidak berjilbab/ melarang orang berjilbab/ membenarkan jilbab itu hanya untuk shalat, maka dia telah berbuat makar kepada Allah.

    Hai Nabi,
    Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri
    orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh
    tubuh mereka”. yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal,
    karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha
    Penyayang.
    QS Al Ahzab : 59

  • JIL: Jaringan illuminaty Liberal

  • JIL: Jaringan illuminaty Liberal

  • Idrus Bn

    komen2 tsb karena pengaruh dimana dia hidup dan besar (lingukannya)

    • Elfiza

      bukan, selain pemahaman akan agama yg beda2(tipis-tebal),ilmu n wawasan beragama juga beda, ya faktor lingkungan juga sedikit mempengaruhi

  • Fauzi Rachman

    Agaknya si A lagi “mabok” ketika menyampaikan pendapat tentang jilbab dan agama.

  • faisol

    contoh itu yang utama, kadang orang tua,pemimpin idola,tokoh, anak perempuan/istrinya dibiarkan tidak berJILBAB, shgg bagi orang awam hal itu menjadi pemakluman utk ikut2an tidak berjilbab, mari kita mulai semuanya itu dari diri dan keluarga

  • Eskander Dzulqarnain

    SEPERTI MEMBELI COKLAT YANG DI BUNGKUS DENGAN YANG TIDAK,..Begitu jatuh ke tanah, makan tuh yang tidak di bungkus wkwkwkw…ORANG WARAS DAN TIDAK GILA pasti pilih coklat yg pake bungkus !! Begitu lah ISLAM memperlakukan Wanita mereka dan Melindungi nya denga TERHORMAT ! Hehehehe berfikirlah…

  • Ammie Aminahh

    Y Allahh alo ampe ada yang ngomong kayak si `A` begity depan muka gue, udah gue tampar x orangnya, ngomong kog seenak udelnya aja….

  • Puspasari Dimyati

    si ”A” pake jilbabnya nanti kalo udh dibungkus jadi mayat…

  • Ahmad Bisri

    Si “A” Ini Bukan Muslim Apalagi Muslimah, Jadi Dia Buat Pernyata’an Seperti Itu, Si “A” Juga Memang ga’ Suka Melihat Muslimah Yg Menggunakan Jilbab, Sepertinya Si “A” Ini Salah Satu MISIONARIS.

Lihat Juga

Ilustrasi. (antominang.blogspot.co.id)

Hijab, Antara Kewajiban dan Gaya Hidup