Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Sebuah Penilaian

Sebuah Penilaian

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi (inet)

dakwatuna.com

Bahkan dengan sebuah topeng

Akan muncul sebuah kebanggaan

Berlenggak lenggok menapaki panggung kehidupan

Hilir mudik pujian melewati langkahnya

Riuh suara tepuk tangan hidupkan nuansanya

 

Semua tersenyum, semua terkesima

Meski fatamorgana tak berjarak

Itulah melodi, irama detak persinggahan

 

Sepasang telinga tak mampu mendengar

Sepotong hati tak mampu merasa

Sepasang mata tak mampu menatap

 

Jika sejatinya ada wajah yang compang camping

Terkoyak topeng terikat

Entah ingin apa

Hati pun meraba menjawabnya

Hanya sebuah penilaian, sebuah pengakuan

Dari seorang, seratus bahkan berjuta manusia

 

Jika hanya sebuah raga ternilai indah

Keabadian tak meliputinya

Jika hati tercermin indah

Jiwa raga memantulkannya

 

Hanya Allah, benar hanya Allah

Sebaik-baik Penilai

Jelekkah aku, Indahkah aku

Biar Allah yang menilai

 

Seorang hamba hanya seonggok daging berjalan

Tiada makna meliputinya

Sujudnya, ibadahnya adalah makna hadir dirinya

Kala tapak hanya berjinjit menginjak bumi

Di intai makhluk yang berbisik sunyi

Hingga nanti menapak tegap di istana surga

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (14 votes, average: 7,93 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Ya ALLAH, hidupkanlah aku sebagai orang yang tawadhu', wafatkanlah aku sebagai orang yang tawadhu' dan kumpulkan aku dalam kelompok orang-orang yang tawadhu'

Lihat Juga

Ilustrasi. (tr.forwallpaper.com)

Memperjuangkan Nilai Islam