Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Aku Menjual Diriku

Aku Menjual Diriku

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi (inet)

dakwatuna.com

Seorang bertanya dengan terheran-heran kepadaku

“Kenapa kau begitu antusias dalam aktivitas ini?”

 

Sejenak ku tertegun menyelami pertanyaan seorang kawan

Lalu teringat ocehan banyak orang kepadaku

“Untuk apa melakukan semua ini”

“Apa yang kau dapatkan?”

“Lebih baik kau urus dirimu sendiri”

Begitu banyaknya sampai ku tak ingat

 

Kawan seringkali kita berdiskusi

Kau menanyakan banyak hal yang engkau baru tapaki jalan ini

Aku hanya menjawab sepengetahuan dan pengalamanku

 

Dan ketika kau bertanya demikian

Aku pun tak ragu untuk berkata

Aku menjual diriku kawan

Karena ku yakin inilah jalan hidupku

Karena ku yakin dalam perjuangan ini ku akan temui impian manisku

Sesuai janji langit yang sudah tertulis dalam buku kehidupan

 

Aku banyak menemuinya kawan

Keajaiban yang tak dapat dipercaya orang

Kejadian yang meluluhlantakkan ocehan orang

 

Semua membuatku semakin tegar dan yakin

Bahwa aku membutuhkan jalan perjuangan ini

 

Karena perjalanan masih panjang

Karena yang kudapat dan kulakukan baru sedikit

Dan kulakukan baru untuk diriku saja

 

Aku akan terus menginjakkan kaki di sini

Menyemai benih peradaban

Meniti jalan terang masa depan

 

Bersama kawan seperjuangan yang tak pantang menyerah

Yang selalu menguatkan dalam lelah

 

Aku menjual diriku untukmu Negeriku

 

Demi sebuah cita kehidupan

Mewujudkan mimpi keniscayaan

Melanjutkan mimpi pahlawan nasional

 

Indonesia sebagai negara yang besar dan bermartabat

Tentu dengan segala kemanfaatannya bagi dunia

Peretas peradaban, kebangkitan bangsa Timur

 

Aku menjual diriku untuk menjawab tantangan sejarah

Sejarah cita dan cinta

Cita dunia dan cinta negeri

 

Aku menjual diriku demi kembalinya sebuah kehidupan madani

Seperti Atlantis yang hilang, seperti kemegahan Sriwijaya dan Majapahit

 

Aku menjual diriku kawan demi tegaknya peradaban

 

Cilandak, 30 November 2011

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (18 votes, average: 8,78 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Wakil Ketua KAMMI Daerah Bogor

Lihat Juga

Kencing Berdiri, Emang Gak Boleh?