Home / Berita / Internasional / Asia / “Kami Bersumpah Kosongkan Penjara-Penjara Israel dari Tahanan Palestina”

“Kami Bersumpah Kosongkan Penjara-Penjara Israel dari Tahanan Palestina”

Ahmed Jabari (kanan) dan Mahmoud al-Zahar (tengah) (Ynet)

dakwatuna.comPemimpin sayap militer Hamas Ahmed Jabari menegaskan bahwa Hamas akan mengosongkan penjara-penjara Israel dari tahanan Palestina. Oleh sebab itu, Hamas akan terus melakukan operasi penculikan prajurit-prajurit Israel untuk ditukar dengan tahanan Palestina yang jumlahnya masih ribuan dalam penjara Israel.

“Sepanjang masih ada tahanan Palestina di penjara-penjara Israel, Hamas akan melanjutkan operasi penculikan terhadap prajurit dan tentara Israel,” tukas Jabari yang berperan besar dalam negosiasi pertukaran tawanan antara Hamas dan Israel.

“Brigade Izzudin al-Qassam (sayap militer Hamas) bersumpah untuk mengosongkan penjara-penjara Israel dari semua tahanan Palestina, apapun latar belakang ideologi dan politiknya,” tegas Jabari.

Ia menyebut hari pertukaran tawanan, dimana 477 tahanan Israel dibebaskan, sebagai hari yang paling membahagiakan dalam hidupnya. “Pada hari itu, kami memberikan kegembiraan pada semua ibu, ayah, dan anak-anak dari para tahanan itu,” ujar Jabari.

Sementara itu, Zuhari Al-Qaisi dari Popular Resistance Committees menyatakan bahwa Gilad Shalit diperlakukan dengan baik selama ditawan pejuang Hamas. “Galid diberi makanan yang cukup, dan dibolehkan menyaksikan televisi berbahasa Ibrani,” ungkap Al-Qaisi.

Pernyataan Al-Qaisi bertolak belakang dengan dengan klaim Noam Shalit–ayah Gilad Shalit–yang mengatakan bahwa putranya menderita kekurangan gizi dan terdapat bekas luka di tubuhnya yang menunjukkan bahwa Shalit diperlakukan tidak manusiawi selama dalam tawanan.

Noam juga mengklaim bahwa Gilad mengalami masa-masa yang sangat berat selama lima tahun dalam tawanan pejuang Palestina di Gaza.

Al-Qaisi membantah semua klaim itu. “Melihat kondisi Shalit saat dibebaskan membuktikan bahwa ia diperlakukan dengan baik. Dia boleh menyaksikan siara berita di televisi, dan menikmati beberapa saluran televisi dalam bahasa Ibrani serta diberi makanan yang sesuai dengan seleranya sebagai orang Yahudi,” tandas Al-Qaisi. (aisyah/Ynet/knrp)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (21 votes, average: 9,05 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Mhikmat97

    klaim Noam Shalit (ayah Gilad Shali) cari sensasi

Lihat Juga

Talk Show Palestine Solidarity Day di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. (aspacpalestine.com)

Bersama ASPAC, UIN Syarif Hidayatullah Gelar Seminar 69 Tahun Pembagian Palestina

Organization