Home / Berita / Nasional / KAMMI Dorong Percepat Penyelesaian Kasus Century

KAMMI Dorong Percepat Penyelesaian Kasus Century

Ilustrasi (inet)

dakwatuna.com Puluhan kader KAMMI se-Jabodetabek memadati sekretariat PP KAMMI. Mereka terlibat aktif mengikuti diskusi “Membongkar Misteri Century”. Dalam kesempatan itu, PP KAMMI mengundang Misbakhun sebagai pembicara.

Acara ini sendiri sebagai bagian dari mendorong kasus Century yang macet. Sebab selama ini, kasus Century berjalan di tempat. Sudah 2 tahun berjalan, proses hukum sudah legal tapi masih belum mendapat titik terang. Momentum diskusi dijadikan ajang mencerdaskan kader dari berbagai daerah (dan komisariat) Se-Jabodetabek.

“Kasus Century merupakan rekayasa dan merusak ketatanegaraan Indonesia. Sebab selama ini ketua KPK, Jaksa agung dan kepolisian yang dipilih tidak kredibel” ujar Misbakhun.

Menurutnya, ada 3 masalah dalam kasus Century. Pertama kasus ini melibatkan pejabat negara dimana Sri Mulyani sebagai menteri keuangan sebenarnya tahu dampak sistemiknya. Kondisi ini sendiri sudah dilaporkan kepada SBY selama 3 kali. Dengan begitu, sudah bisa dipastikan SBY tahu proses pencairan bank century. Sedangkan dalam pengakuannya dia mengaku sedang bertugas di Amerika Serikat. Tapi itu bukan sebuah alasan, sebab ada surat yang diajukan ke SBY.

Kedua, pencairan dilakukan sebelum tanda tangan. Ini jelas pembodohan publik, sebab pencairan uang dilakukan sebelum ada kata hitam di atas putih. Ketiga, proses pencairan dana talangan (Bailout) dibenarkan dengan adanya krisis, namun kondisinya dilaksanakan tanpa adanya pengawasan ketat dari pihak Bank Indonesia.

Untuk merespon kasus Century, mahasiswa KAMMI se-Indonesia siap bergerak mendorong DPR membuka kedok kebohongan SBY.“KAMMI menilai Bank Century adalah kejahatan besar, sehingga Presiden layak diturunkan. SBY sudah membohongi publik dan menyetujui bailout Bank Century yang merugikan negara” tegas Sekjen PP KAMMI, Andriyana. (kammi)

 

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (8 votes, average: 8,13 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Aleppo

KAMMI Tuntut PBB Berikan Sanksi Pelaku Serangan di Aleppo