Home / Berita / Nasional / Jabar Cekal 8 Penyanyi Dangdut Seronok

Jabar Cekal 8 Penyanyi Dangdut Seronok

Ilustrasi - Peta Jawa Barat (inet)

dakwatuna.com – Bandung. Majeis Ulama Indonesi (MUI) Provinsi Jawa Barat mencekal delapan orang penyanyi dangdut yang dinilai seronok karena melanggar Undang-Undang Pornografi dan Pornoaksi.

“Kami dari MUI Jabar mendukung upaya pencekalan pedangdut seronok, karena akan menimbulkan demoralisasi terhadap masyarakat,” kata Sekretaris Umum (Sekum) MUI Jawa Barat Rafani Achyar, di Bandung, Kamis (29/9).

Rafani mengatakan, kedelapan penyanyi dangdut tersebut ialah Dewi Persik, Anisa Bahar, Julia Perez, Inul Daratista, Uut Permatasari, Ira Swara, Nita Thalia dan Trio Macan.

“Tindakan pencekalan tersebut sama dengan yang dilakukan MUI Sumatra Selatan yang juga mencekal delapan pedangdut itu,” kata Rafani.

Ia menjelaskan pencekalan juga berlaku bagi seluruh pedangdut yang kerap beraksi seronok, misalnya di wilayah Pantura yakni di Indramayu dan Cirebon.

“Kami hanya memberikan pernyataan. Keputusannya ada di tangan pemerintah. Lagi pula yang dicekal adalah aksinya bukan orangnya, kalau mereka mau belanja (di Jabar) ya silahkan saja,” ujarnya.

Dikatakannya, upaya pencekalan telah lebih dulu dilakukan pada 2008 yang didukung penuh pemerintah Kota Bandung. Ketika itu, Wali Kota Bandung Dada Rosada melarang Dewi Persik tampil di Kota Kembang.

“Pak Dada pernah mencekal Dewi Persik, karena sesuai program Bandung Kota Agamis,” katanya.

Terkait pedangdut yang beralasan aksinya itu adalah seni, Rafani merasa hal tersebut tidak sesuai karena seni bertujuan untuk mencari keindahan bukan menimbulkan kerusuhan dan tindak kriminalitas.

“Mencari nafkah tapi jangan mengorbankan moral. Meski pakai kerudung, Evi Tamala (penyanyi dangdut) tetap punya penggemar kok,” katanya mencontohkan.

Ia menuturkan, agama dan seni bisa berjalan seiring karena agama mengatur segala sendi kehidupan termasuk seni.

“Seni dan agama jangan pernah dipisahkan, karena agama sebagai dasar segala aspek,” katanya.

Pihaknya juga mengimbau kepada pemerintah dan penegak hukum mengawal dan melaksanakan Undang-Undang Pornografi dan Pornoaksi karena dalam peraturan tersebut telah dijelaskan batasan serta aturan mainnya.

“Kami harus konsisten, ukurannya kan sudah jelas tuh dalam UU Pronorafi dan Pornoaksi,” ujarnya. (Ant/Ol-3/MICOM)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (18 votes, average: 9,39 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • arti kata seronok dalam KBBI on-line …

    se·ro·nok a menyenangkan hati; sedap dilihat (didengar dsb): dl dunia keronggengan ini suara pesinden itu sama-sama — dan menarik hati; 

    mungkin maksudnya ‘tidak seronok’ kali ya?

    • Alfa

      Dari satu sisi mungkin pemahaman berdasarkan kamus benar.

      Tapi di sisi lain pemahaman umum dari suatu kata di suatu masyarakat juga harus diperhatikan. Secara umum orang Indonesia memahami seronok dengan makna negatif yaitu berpakaian tidak sopan, memamerkan aurat, dst. Mungkin lain lagi kalau di Malaysia…

  • Iswadi Darman

    mendukung aksi MUI JABAR,.yang mendukung artis tsb,tidak memahami ajaran agama dengan benar.

  • ada atau tidak pertimbangan agama, ke 8 penyanyi dangdut tersebut, atau juga ada penyanyi  lain yang aksi panggungnya seperti 8 penyanyi tersebut, pantas dicekal. Penyanyi2 tersebut sama sekali tidak menunjukan ekspresi seni dalam aksi panggungnya, selain dari mengumbar syahwat  yang merusak moral masyarakat. Sebaiknya pencekalan tersebut dilakukan tidak hanya oleh MUI, tapi juga oleh Pemda dan aparat penegak hukum lainya, kalau itu melanggar UU pornografi.  

Lihat Juga

Ilustrasi. (change.org)

SNH: Lamban Tangani Kasus Penistaan, Polisi Diujung Tanduk

Organization