Home / Berita / Nasional / Peristiwa Bom Berulang, Penegak Hukum Perlu Diinvestigasi

Peristiwa Bom Berulang, Penegak Hukum Perlu Diinvestigasi

dakwatuna.comKetua Komisi I DPR, Mahfud Siddiq menegaskan, investigasi kelembagaan terhadap aparat penegak hukum sangat penting dilakukan. Hal ini terkait kasus bom bunuh diri di GBIP, Solo, Jawa Tengah, Minggu (25/9).

“Karena kita tahu sebagaimana penjelasan Kepala BIN bahwa informasi intelijen tentang adanya enam calon pengantin yang dipersiapkan sebelum kasus bom Cirebon ini sudah disampaikan ke aparat penegak hukum. Nah, tetapi terjadi kasus bom Cirebon berlanjut kasus Solo,” kata Mahfud, Selasa (27/9), di Jakarta.

Politisi PKS itu menegaskan, yang diinginkan adalah jangan sampai aparat intelijen sudah bekerja secara maksimal, namun karena kewenangan terbatas dan memang harus dibatasi, tapi tidak ditindak lanjuti secara efektif oleh aparat penegak hukum. “Saya setuju ini diperiksa, diinvestigasi,” jelasnya.

Menurut dia, ke depan Komisi I akan mengatur dalam UU Intelijen, agar fungsi koordinasi BIN dengan lembaga penegak hukum harus lebih jelas. “Sehingga tidak boleh nanti ada informasi intelijen yang disampaikan BIN ini terabaikan begitu saja oleh lembaga penegak hukum sehingga harus ada respon cepat sehingga antisipasi itu bisa berjalan,” jelasnya lagi.

Wasekjen DPP PKS ini tidak ingin buru-buru menuding bahwa bom bunuh diri yang terjadi di Solo merupakan kelalaian dari aparat. Namun yang jelas, lanjut dia, informasi intelijen tentang indikasi kuat akan ada aksi bom bunuh diri dari enam orang yang telah dipersiapakan sebelum kasus Cirebon sudah disampaikan, bahkan warning pada kasus Solo sudah dilakukan.

Karena itu kata dia, pertanggal 21 September itu sudah ada informasi intelijen yang akan menjadikan Solo sebagai Ambon berikutnya. “Nah, apakah ini kelalaian, pembiaran, biarlah hasil investigasi menyimpulkan,” ungkapnya. (boy/jpnn)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Ledakan bom di kota Madinah, Senin (4/7/2016). (periscope.tv/S4FWN)

IKADI Mengecam Teror Yang Menodai Kota Madinah