Home / Berita / Nasional / Perbankan Syariah Pastikan Kebal Krisis Global

Perbankan Syariah Pastikan Kebal Krisis Global

Ilustrasi (RoL)

dakwatuna.com – Jakarta. Kalangan perbankan syariah optimistis krisis keuangan yang terjadi di Uni Eropa dan Amerika Serikat (AS) tidak akan terlalu berpengaruh terhadap pertumbuhan bisnis perbankan syariah di dalam negeri.

“Saya sendiri tidak perlu melihat ada resiko yang serius pada perbankan syariah. Itu yang bisa saya lihat, tapi itu tergantung portofolio masing-masing bank juga,” demikian diungkapkan Direktur Utama Bank Syariah Mandiri Yuslam Fauzi di sela-sela silaturahmi Asosiasi Perbankan Syariah Indonesia (Asbisindo) di kantornya, Kamis (15/9/2011) malam.

Menurut dia, krisis keuangan yang kini sedang terjadi di Eropa dan AS akan terasa dampaknya pada perbankan yang banyak memegang portofolio perusahaan-perusahaan yang berasal dari kedua belahan dunia tersebut.

“Dampaknya itu kita harus melihat ke portofolio perbankan juga, mereka mau membiayai perusahaan-perusahaan yang terkait dengan Eropa seberapa banyak. Jadi kalau perusahaan-perusahaan di Eropa itu kan perusahaan internasional,” lanjut dia.

Yusron yakin, meskipun banyak pengamat ekonomi yan memprediksi bahwa krisis keuangan ini akan berdampak sistemik, dia masih yakin bahwa dampak sistemik ini akan bergantung pada besarnya tautan antara perbankan dengan perusahaan-perusahaan di dua benua tersebut.

“Ya itu, tergantung cantolannya, kalau cantolannya enggak kuat ya pasti dampaknya juga biasa-biasa saja,” kelakarnya.

Sebagai orang pertama di bank syariah yang pada bulan November depan genap berusia 10 tahun ini, Bank Syariah Mandiri mengaku telah mempersiapkan segala kemungkin, termasuk terjadinya sudden revearsal secara tiba-tiba. “Di kita sendiri sudah lama kita bikin antisipasi itu, jadi kalau ada sudden revearsal, hot money tiba-tiba ditarik, kita sudah siapkan,” tandas Yusron.

Di tempat yang sama, Deputi Direktorat Perbankan Syariah BI Mulia E Siregar juga menyatakan bahwa perbankan syariah tidak akan terlalu terkena krisis global ini. “Saya bukan mengkhawatirkan (krisis global) tapi kita harus punya langkah antisipasi,” tutur Mulia. (wdi/Gina Nur Maftuhah/OZ)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Ilustrasi. (irontreedesigns.co.uk)

Muhammadiyah, NU, Preferensi Global, dan Roda Zaman