Home / Berita / Nasional / Jaminan Halal Penting, Tapi yang Paling Penting Label Haram

Jaminan Halal Penting, Tapi yang Paling Penting Label Haram

Ilustrasi (inet)

dakwatuna.comKeamanan pangan menjadi sorotan yang cukup alot pada pembahasan RUU pangan. Beberapa anggota Panja menekankan adanya jaminan halal yang tertuang pada pasal RUU pangan ini.

Anggota Komisi IV dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ma’mur Hasanuddin, mengatakan bahwa jaminan halal memang perlu. Apalagi masalah halal pada makanan ini sudah memasuki ranah kepentingan pasar sehingga jaminan halal menjadi suatu keniscayaan.

“Jaminan halal itu penting, namun untuk label halal itu bukan suatu yang menjadi kemestian. Justru yang paling penting adalah label haram. Karena pada prinsipnya, semua makanan itu halal, kecuali yang dilarang. Jadi makanan yang haram lebih sedikit jumlahnya dari pada yang halal,” kata Ma’mur Hasanuddin kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa, 13/9).

Mamur menambahkan, hingga kini, pembahasan pelabelan halal, apakah akan menjadi bagian pada RUU pangan yang sedang dibahas atau akan dibuat khusus aturan perundangan tersendiri, masih akan dilakukan pada pembahasan berikutnya.

“RUU pangan ini akan terus dibahas dengan memenuhi segala kebaikan seluruh masyarakat dengan memperhatikan semua masukan-masukan dari pakar dan pelaku kegiatan pangan. Jadi masukan-masukan untuk mendukung sempurnanya RUU ini masih akan di tampung untuk di bahas pada rapat-rapat panja RUU Pangan,” demikian Ma’mur. [ysa/RMOL]

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (12 votes, average: 9,33 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Kok jadi agak “kabur” seh… kalo di kasih label haram kesan yang ditangkap akan beda… kesannya bukan untuk melindungi konsumen tapi “menakuti”….. Ngambil kesimpulanya pun terskesan arogan…. 

    • Tri Tjahjantono

      jelas menakutkan si penjual yang ingin meracuni tubuh orang lain dengan barang haram

  • Saya yakin ngga ada pengusaha yang dengan sukarela mencantumkan label haran apalagi mendaftarkan diri ke pemerintah untuk mendapatkan label haram… Lanjutkan LABEL HALAL berbasis SISTEM JAMINAN HALAL dan SERTIFIKASI!!

Lihat Juga

Ilustrasi. (kawanimut / inet)

Kata Siapa Pacaran Itu Haram?