Home / Berita / Nasional / Indonesia Bisa Jadi Platform Ekonomi Syariah Dunia

Indonesia Bisa Jadi Platform Ekonomi Syariah Dunia

Ilustrasi (inet)

dakwatuna.com – Jakarta.Bank Indonesia (BI) menilai Indonesia dapat menjadi platform atau landasan ekonomi syariah di dunia.

Deputi Gubernur BI, Halim Alamsyah menuturkan, ada beberapa faktor yang membuat Indonesia dapat menjadi platform ekonomi syariah di dunia.

Pertama, katanya, Indonesia memiliki populasi muslim nomor empat terbesar di dunia. Dengan jumlah penduduk muslim terbesar ini menjadi pasar potensial untuk pasar keuangan syariah.

Kedua, kekayaan alam dan proyek infrastruktur untuk penerbitan sukuk menjadi sumber pendanaan. Ketiga, ekonomi Indonesia yang stabil dapat membuat industri syariah membiayai sektor riil. “Ekonomi semakin menuju ke arah lebih baik dapat diambil industri keuangan syariah,” ujar Halim, pada acara Best Syariah 2011, Rabu (3/8).

Lebih lanjut ia mengatakan, kekayaan mazab yang dimiliki dapat membuat Indonesia menjadi platform ekonomi syariah.

Halim mengakui industri keuangan syariah yang semakin berkembang ada tantangan yang harus dihadapi. Tantangan itu antara lain jumlah sumber daya manusia (SDM) dan kualitas SDM yang masih kurang, kelengkapan muamalah perlu dikembangkan agar terjadi harmonisasi pengawasan untuk mengurangi disparitas antar negara.

Selain itu, komitmen dan keterlibatan stakeholder diperlukan untuk mengembangkan industri syariah.

Seperti diketahui, saat ini jumlah bank umum syariah ada 11, 23 unit usaha syariah, 114 BPR syariah. Perbankan syariah telah melayani 8-9 juta nasabah. Jumlah DPK perbankan syariah mencapai Rp87,03 triliun per Juni 2011. Sekitar 77% pembiayaan telah disalurkan untuk UMKM oleh perbankan syariah. (hid/Agustina Melani/inilah)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (4 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Bocah Suriah berusia 5 tahun, Omran Daqneesh, yang diselimuti debu dan darah, duduk di dalam ambulance setelah diselamatkan dari puing-puing reruntuhan bangunan yang terkena serangan udara Rusia di Aleppo pada 17 Agustus 2016. (Mahmoud Rslan / Getty Images)

Si Kecil Omran, Durrah, dan Tangisan Dunia