Home / Berita / Nasional / Jika Mau Pasar Meningkat, BUMN Syariah Harus Ada

Jika Mau Pasar Meningkat, BUMN Syariah Harus Ada

dakwatuna.com – Jakarta. Pertumbuhan perbankan syariah yang masih berkisar di angka 3,5 persen, membuat sejumlah pengamat menilai BUMN Syariah diperlukan. Konversi bank konvensional milik pemerintah menjadi BUMN Syariah diyakini bakal mampu meningkatkan pasar syariah Tanah Air.

Menurut pengamat ekonomi syariah Muhammad Syafii Antonio, jika hal ini dilakukan, pangsar pasar perbankan syariah bisa menembus hingga 20 persen. “Akan ada peningkatan minimal tujuh hingga delapan persen,” katanya.

Ia berujar, hal ini sudah kerap diutarakannya kepada regulator termasuk Bank Indonesia (BI). Sejumlah bank BUMN konvensional dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pernah diusulkan jadi perbankan syariah, antara lain Bank Rakyat Indonesia (BRI), BTN (Bank Tabungan Negara), dan Bank Jabar Banten (BJB).

Namun sayangnya, hal ini belum diamini pemerintah. “Mungkin mereka pikir bank nasional harus men-service kebutuhan nasional. Padahal, ini seperti makanan halal yang bisa dinikmati bukan hanya Muslim tapi juga non-Muslim,” jelasnya.

Selain itu, ia berujar jika ingin maju, bank syariah juga harus menggencarkan iklan di media. “Anggaran iklannya harus besar,” katanya.

Hal ini juga dilakukan pemerintah Malaysia untuk mensosialisasikan perbankan syariahnya. Cara ini juga dimanfaatkan untuk memberi pemahaman masyarakat tentang apa sebenarnya industri ini dan pentingnya berekonomi sesuai syariat. (Didi Purwadi/Citra Listya Rini/Sefti Oktarianisa/RoL)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Good Corporate Governance (GCG) di Bank Syariah dan Bank Konvensional