Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Menuju Langit Kemuliaan

Menuju Langit Kemuliaan

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.

dakwatuna.com

Ilustrasi (kawanimut)

Ada saatnya mengerti
Dan saat itu pun pasti kan terjadi
Memahami akan kemulian diri
Menuju kebahagian kekal abadi
Dalam luasnya kelapangan hati

Kecilku
Dengan segala kesan
Berlari kecil mahkota terlarang terurai
Tak pernah sama sekali terpikirkan
Walau peranjakan dewasa mulai terlihat
Seperti kunang-kunang tetap bersinar

Balutan lembut mulai menutupi
Terlihat berbeda dari kebanyakan
Menerima dengan keikhlasan hati
Masa itu menjadi hikmah permulaan
Pada masa perkembangan diri

Mulai merasa risih dengan perbedaan
Tahukah engkau keinginan hati ini?
Sindirian kecil terus berlalu melewati
Dibalas mengindahkan
Bahkan olokan pun terhunus tajam melukai

Panas. Gerah. Repot
Banyak  ocehan terlontar
Tak tahu apa arti dari nasihat itu
Tertuju  kosong
Tingginya langit diamati

Katanya
Banyak yang mengatakan ini
Dengannya kebebasan berekspresi
Hilang
Tertelan dalamnya keengganan
Duduk lesu tidak mengetahui

Sudah banyak hikmah disampaikan
Apapun itu walau datang dari hal kecil
Tiap insan diberi keleluasaan untuk memilih
Sejatinya hanya untuk kebahagiaan

Semakin lama waktu langit ditatapi
Tentang kemuliaan hakiki
Kini sudah memahami
Akan sebuah perbedaan berarti
Dengan kebanggaan diri

Tak sekadar menutupi keanggunan
Dan bukan karena kelemahan
Sebagai sebuah alasan
Menghalangi untuk menjaga pandangan

Ini tentang sikap iffah
Sepantasnya akan ‘izzah
Seorang muslimah
Berdiri tegak membanggakan
Diatas ranah sejarah
Sebagai kerasnya episode kehidupan
Untuk kemuliaan mereka berarti indah

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (18 votes, average: 9,78 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Ahmad Wali Radhi
Lahir di Medan, 8 Maret 1996. Saat ini tinggal di Kota Bandung.Pernah menempuh pendidikan di Yayasan Ummul Quro Bogor, Ma'had Husnul Khotimah Kuningan dan Insan Cendekia Serpong. Memiliki minat dalam sains dan energi serta selalu berusaha mengungkapkan kebenaran ilmiah dengan cahaya ilmu yang berada di Al-Qur'an. Berbagai perlombaan dan prestasi telah diraih olehnya dan Insha Allah dapat menorehkan prestasi yang lebih membanggakan. Dalam hidup berusaha untuk dapat menjadi yang terbaik dintara yang lain dalam ketaqwaan kepada Allah. Semoga Allah memudahkan sekaligus meridhoi apa-apa yang dilakukan olehnya dan ia pun ridho atas apa yang Allah SWT tentukan untuknya.Saat ini sedang berusaha menggeluti dunia tulis menulis dengan baik dan selalu menjadi mujahid yang haus akan ilmu dan hikmah. Penulis merupakan salah satu mahasiswa dan aktivis dakwah kampus di Institut Teknologi Bandung??? ???? ?? ????? ??? ? ???? ??
  • terus bersastra akhi….^_^
     

  • oki alkahfi

    “Tak sekadar menutupi keanggunan
    Dan bukan karena kelemahan
    Sebagai sebuah alasan
    Menghalangi untuk menjaga pandangan” excelent

  • oki alkahfi

    “Tak sekadar menutupi keanggunan
    Dan bukan karena kelemahan
    Sebagai sebuah alasan
    Menghalangi untuk menjaga pandangan” excelent

  • ennizt

    subhanallah,,ini adalah slh satu cara yg lebih baik untuk menyelamatkn muslimah,krena kadang dg nasihat yg menggebu, justru mreka tk mw dengar,mngkin dg ini akn lbih mnyentuh kalbu…

Lihat Juga

Ilustrasi (inet)

Rumah Tangga yang Dicintai Penduduk Langit