Home / Berita / Internasional / Asia / Jadi Basis Produk Halal, RI Bidik Pasar Timur Tengah

Jadi Basis Produk Halal, RI Bidik Pasar Timur Tengah

Ilustrasi (kalimantanpost.com)

dakwatuna.com – Jakarta. Pemerintah menegaskan akan menjadikan Indonesia sebagai basis bagi produk halal yang  beredar di dunia. Pusat negara halal ini, akan terbentuk baik dalam barang maupun jasa dengan target pasar negara Timur Tengah.

Deputi Bidang Perdagangan dan Industri Kementerian Koordinator Perekonomian Edi Putra Irawady mengatakan sejumlah negara timur tengah sudah menumpukan harapan dan kepercayaan terhadap Indonesia untuk menjadi negara basis produk halal.

“Mereka mengharapkan indonesia yang jadi, karena kita di top, tidak perlu diragukan lagi kehalalanya, kalau kita menjadi center harus menjaga kualitas sertifikasi kita,” ungkap Edi kala ditemui di lingkungan Kantor Menko Perekonomian, Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (24/6/2011).

Halal, kata dia, bukan hanya dari kosmetik, makanan, dan bahan baku saja namun dalam persepsinya, halal itu mencakup nutrisi sebuah produk. “Produk itu (harus) bersih tidak mengganggu lingkungan, jadi covernya lebih luas, jadi tidak hanya sekedar halal,” tambah dia.

Edi memprediksi, dengan menjadikan Indonesia sebagai basis halal, sector jasa juga akan meningkat 20-24 persen karena tenaga kerja Indonesia terlatih dalam sertifikasi, pengawasan, dan pelatihan untuk negara-negara yang menerapkan produk halal di pasar dalam negerinya.

Dia menyebutkan, untuk sektor jasa sedikitnya ada 14 jasa terkait hal ini mulai dari jasa sertifikasi, jasa pengawasan produk halal, jasa pelatihan atau training, jasa distribusi dan lainnya. “Untuk sektor jasa akan sangat potensial. Kalau selama ini kita hanya kirim TKI saja, nanti akan lebih luas,” jelasnya.

Tantangannya, adalah bagaimana menjaga kualitas produk halal, memperbanyak sertifikasi pengawasan yang sudah dipercaya oleh negara-negara timur tengah. Pihaknya meyakini, dengan menjadikan Indonesia sebagai basis produksi produk halal, otomatis akan berdampak positif bagi iklim perdagangan dan industri dalam negeri. (Martin Bagya Kertiyasa/and/oz)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (4 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Rohingya

DPR Desak Pemerintah Indonesia Bersikap Tegas atas Insiden Kekerasan di Rohingya