19:17 - Kamis, 24 April 2014

PKS Belajar Pemilu ke Turki

Rubrik: Nasional | Kontributor: dakwatun - 07/06/11 | 16:26 | 06 Rajab 1432 H

ilustrasi(inet)

ilustrasi(inet)

dakwatuna.com – Jakarta. Berguru penyelenggaraan pemilihan umum (pemilu) hingga ke negara Turki. Cara ini akan dilakukan oleh delegasi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam waktu dekat. Dalam rilis yang diterima Republika, Senin (6/6), Ketua DPW PKS Jawa Tengah, Drs Abdul Fikri Faqih menyebutkan, PKS akan memantau sekaligus mempelajari sistem penyelenggaraan pemilihan di Turki yang akan dihelat Ahad (12/6) mendatang.

Delegasi PKS yang terdiri atas sejumlah pengurus pusat dan wilayah ini akan bertolak menuju negara ‘transkontinental’ tersebut pada Selasa (7/6). Menurut Fikri, negara Turki dipilih karena merupakan salah satu negara anggota Uni Eropa yang siap mengelola penyelenggaraan pemilu secara modern. “Akhir tahun lalu parlemen Turki telah mengesahkan undang-undang (UU) Pemilu yang baru sesuai dengan standar pelaksanaan Pemilu di negara Uni Eropa,” ujarnya.

Menurut Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah ini, UU tersebut lebih menjamin hak penduduk untuk memilih maupun dipilih sebagai anggota parlemen. PKS akan mempelajari bagaimana sistem pemilu di Turki, tahapan penyelenggaraanya, sengketa-sengketa yang timbul dan bagaimana penyelesaiannya.

Termasuk akan melihat langsung bagaimana model-model kampanye partai politik -partai dalam Pemilu, berkunjung ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan juga ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) di tingkat pusat maupun setingkat kabupaten.

“Insyaallah diagendakan pula pertemuan dengan sejumlah pimpinan partai. Termasuk pimpinan Partai Pembangunan dan Keadilan (AKP) —parpol yang berkuasa saat ini— untuk bertukar pikiran tentang bagaimana mengelola partai secara modern dan profesional.

Pertemuan dengan anggota parlemen juga diagendakan, untuk mempelajari bagaimana Turki bisa bergerak secara produktif dan progresif sehingga kelasnya diakui secara internasional dengan pengakuan Uni Eropa. “Semoga hasilnya bisa menjadi masukan bagi penyelenggaraan pemilu di Indonesia,” imbuh Fikri. (c19/Krisman Purwoko/RoL)

Redaktur: Hendra

Keyword: , , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (18 orang menilai, rata-rata: 9,56 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
  • Ha Taufik

    Ngapain belajar penyelenggaraan Pemilu ke Turki. Yang paling penting bagi kader2 PKS, belajar memenangkan Pemilu, dari Partai Keadilan dan Pembangunan di sana. Belajar bagaimana keberadaan partai Keadilan disana membawa rahmat, bagi seluruh warga Turki. Bagaimana rakyat Turki dapat merasakan maslahat, keadilan,& kesejahteraan,   hasil kinerja kader2 Partai Keadilan disana. Yang saya sedikit tahu, kader2 disana, tidak  mengumbar omong gede di media atau di forum lainya, tapi lebih banyak bekerja, belajar, rendah hati, santun, amanah, dan menunjukan kesalehan seorang muslim

    • Uhuymanoke

      …..ada tambahan lagi-nya pak…. Dan tidak banyak sekali lagi TIDAK BANYAK orang (masyarakat) Turki yang jadi tukang komentar yang tidak berguna, selalu su’udzon, dan selalu menafikkan kebaikan yang telah dilakukan orang lain terhadap bangsanya,….seperti Bapak…. ya khan…

Iklan negatif? Laporkan!
83 queries in 0,993 seconds.