Home / Berita / Nasional / Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Apresiasi Kelulusan UN

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Apresiasi Kelulusan UN

Ilustrasi (ujiannasional.web.id)

dakwatuna.com – Jakarta. Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Triwisaksana memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kelulusan tingkat Sekolah Menengah Umum (SMU) di Jakarta yang melampaui capaian nasional sebesar 99,22 persen. Menurutnya prestasi ini merupakan buah dari kerja keras para guru, pihak sekolah, Dinas Pendidikan, dan semua elemen yang terkait, tak terkecuali para orangtua siswa yang memberikan pendampingan penuh selama masa pendidikan anak-anak mereka.

“Saya sangat berterimakasih kepada semua pihak yang telah berhasil mensukseskan Ujian Nasional (UN) tahun ini. Rasa bangga saya juga untuk peserta didik, siswa-siswi Sekolah Menengah Atas (SMA), Madrasah Aliyah (MA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Jakarta atas keberhasilan mereka mencapai kelulusan,” ujar Sani, panggilan akrab Triwisaksana di Jakarta, Senin (16/5).

Seperti diketahui, hari ini diumumkan kelulusan siswa-siswi SMU sederajat di seluruh Indonesia. Untuk DKI Jakarta, tingkat kelulusan lebih tinggi dari prosentase nasional. Dari 122.139 siswa yang mengikuti UN, tingkat kelulusan SMA dan MA mencapai 99,52 persen dan tingkat SMK mencapai 99,81 persen.

Lebih lanjut Sani mengatakan, meningkatnya angka kelulusan tahun ini tidak luput juga dari perubahan sistem penilaian yang lebih sempurna. Bila tahun-tahun sebelumnya, kriteria kelulusan hanya berdasarkan nilai UN murni, tahun ini berbeda. Nilai UN hanya memegang 60 persen komponen kelulusan, sisanya dilihat dari nilai ujian sekolah dan nilai rapor siswa.

“Dengan standar kelulusan yang tidak hanya ditentukan oleh nilai UN semata,  menunjukkan bahwa sistem pendidikan kita semakin baik karena proses belajar mengajar turut dipertimbangkan,” imbuh pria yang juga Ketua Dewan Pertimbangan Wilayah PKS DKI Jakarta ini.

Meski tingkat kelulusan di Jakarta tinggi, Sani meminta agar semua pihak khususnya Pemprov DKI yang berwenang tidak buru-buru puas. Banyak hal dalam pendidikan yang mesti dibenahi dan ditingkatkan kualitasnya.

“Prestasi ini harus menjadi penyemangat kita untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan menjamin bahwa semua anak di negeri ini khususnya di DKI mendapatkan hak pendidikan secara layak,” tegas Sani.

Beberapa hal yang perlu ditingkatkan menurut Sani adalah perbaikan sarana dan prasarana sekolah, kualitas guru, serta sistem pendidikan yang terus harus disempurnakan. Termasuk diantaranya adalah memperjuangkan sekolah terjangkau hingga tingkat SMA.

Kepada siswa yang dinyatakan tidak lulus, Sani berpesan agar tidak berputus asa. “Terus semangat dan ikuti mekanisme yang telah diatur untuk terus dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Masih banyak kesempatan untuk lebih baik,“ pungkasnya. (rilis)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Nyoman Sulistiyowati

    Saya ikut bangga….tetapi sudahkah… hasil UN  yang dijalani anak bangsa ini benar-benar JUJUR,,,,tidak seperti di daerah saya,,,karena saya sangat sedih….karena di negeri yang menjunjung nilai-nilai karakter bangsa yang sedang marak dibicarakan justru  diruntuhkan oleh sebuah sistem yang mengatas namakan prestasi daerah…wajar,,,kalau di negeri ini masuk banyak koruptor-koruptor…Yaa Robbku….berikan hidayah kepada para pemegang kebijakan di dinas pendidikan ini,,,,agar terlahir pemimpin-pemimpin bangsa yang jujur dan adli…

  • Nyoman

     Saya ikut bangga…kalau UN dilaksanakan dengan JUJUR,,,karena saya sedih…justru yang terjadi di salah satu daerah,,,hanya mengatas namakan Prestasi Daerah,, UN yang dijalani anak didik kita diruntuhkan oleh orang-orang yang berada didalam sistem dengan berbagai cara,,,agar nilai UN sangat baik,,,apa gunanya pembelajaran berkarakter yang sedang menjadi bahan pembicaraan sekarang ini….wajar,,,bila di negeri ini masih banyak koruptor-koruptor….na’udzubillahimindzalik….Yaa Allah….berikan hidayah para pemegang kebijakan di dinas pendidikan,,,sehingga terlahir pemimpin-pemimpin bangsa yang jujur dan adil…

  • Anonim

    Saya ikut bangga…semoga benar-benar JUJUR,,,karena saya sangat sedih,,,di negeri ini banyak yang tidak jujur,,,justru yang terjadi di daerah saya sendiri,,,UN dilakukan dengan cara yang TIDAK JUJUR,,,oleh sebuah sistem,,,yang justru mereka menggembar-gemborkan pendidikan berkarakter,,,sungguh menyedihkan,,,karakter anak bangsa yang sudah dibangur bertahun-tahun diruntuhkan hanya dengan satu momen,,,tuk mengatas namakan prestasi daerah,,,sungguh memilukan…Yaa Robbku,,,,berikan hidayah kepada para pemegang kebijakan di instasi pendidikan,,,agar terlahir di negeri ini para pemimpin-pemimpin bangsa yang JUJUR….

Lihat Juga

Hujan yang melanda Jakarta menyebabkan Banjir di kawasan Bundaran HI, Selasa (30/8/2016). (kompas.com)

Kritik Pemprov DKI, Fahira Minta Hentikan Klaim Hujan Tidak Membuat Jakarta Banjir

Organization