Home / Narasi Islam / Hidayah / Putri Pendeta Menjadi Daiyah

Putri Pendeta Menjadi Daiyah

Ilustrasi (inet)

dakwatuna.comAku tidak mengenal sedikitpun tentang Islam, bahkan selama hampir duapuluh tahun, sampai aku kuliah di jurusan informatika Universitas Timbell Philadelphia. Pertama kali aku melirik Islam berawal ketika beberapa dosenku menyampaikan informasi tentang Islam. Mereka menggambarkan bahwa Islam adalah agama yang merusak (destruktif). Hal ini menggugahku untuk lebih banyak membaca literatur tentang Islam. Setelah aku mengkajinya ternyata aku dapati semua itu hanyalah tuduhan palsu, zalim dan penuh kebencian. Akupun segera –tanpa ragu– menyatakan diri masuk Islam. Sejak itu aku ganti namaku menjadi Laila Ramzy.

Aku dilahirkan di New England pada bulan Januari tahun 1959, Ayahku seorang pendeta yang mengabdi di sebuah gereja. Sudah lama aku banyak meragukan gereja, terlebih setelah Ayahku ingin agar aku menjadi misionaris. Akan tetapi Allah SWT menghendakiku sesuatu yang lebih baik dan kekal. Sementara sejak kecil aku sama sekali tidak mengenal tentang Islam. Hal ini terus berlangsung hingga usiaku 20 tahun dan mulai melanjutkan kuliah di  Universitas. Di samping itu aku juga mendapat kuliah tambahan tentang strategi politik wilayah Timur Tengah, ternyata kuliah ini menjadi pintu kebaikan dan kebahagiaan untukku.

Dari mata kuliah itu aku banyak mengetahui tentang negara-negara Arab-Islam. Ternyata apa yang aku dapatkan sebelumnya informasi tentang Islam sangat jauh dari kenyataan. Karena sejak 1400 tahun yang lalu Islam telah mewarnai kehidupan sosial politiknya dan telah mengukir sejarahnya dengan gilang genilang. Aku bertanya kepada diriku, “Anda lihat mengapa mereka sengaja mendelete Islam dan menjauhkan para mahasiswa dari pemahaman yang benar terhadap Islam?” Dampaknya para mahasiswa menganggap Islam sebagai agama yang berbahaya bagi struktur pemahaman dunia Barat umumnya dan bagi pemikran kaum muda Nasrani khususnya.

Meskipun ditentang oleh Ayahku, aku mulai terus membaca literatur tentang Islam. Sehingga aku dapatkan prinsip-prinsip agama yang agung ini menghunjam dalam hatiku dan mendomonasi pikiranku. Aku mulai memahami akidah Tauhid dan meyakini bahwa Isa adalah manusia biasa seperti Musa, Ibrahim, dan Muhammad. Aku juga mulai mengerti bahwa khamr, zina, dan, judi adalah sesuatu yang diharamkan. Hal ini amat kontras dengan kehidupan yang berlangsung di Eropa dan Amerika. Akupun mulai semakin banyak mempelajari ibadah dalam Islam; seperti shalat, puasa, zakat, dan haji bagi yang mampu.

Aku mulai mengumumkan keislamanku. Meskipun ayahku marah dan sedih aku memutuskan untuk pergi ke Mesir agar bisa hidup di sana bersama umat Islam. Di sanalah aku mempelajari Al-Qur’an lebih dalam. Di Kairo aku juga bertemu dengan pemuda muslim yang memiliki komitmen kuat dengan agamanya, ia menawarkan dirinya untuk menikahiku, akupun menerima dan menyetujuinya, dan perkawinanku dengannya telah berlangsung dua tahun. Allah telah menganugrahkan kepadaku seorang anak yang kuberikan nama islami, Toha. Aku berdoa kepada Allah Azza wa jalla agar ia tumbuh menjadi anak yang baik, dan menjadi penyedap pandanganku dan suamiku.

Laila berkeinginan untuk meneruskan studi Islamnya, menghapal Al-Qur’an dan hadits nabi agar memperoleh maslahat dari pengetahuan dan wawasannya yang sahih.

Disadur dari kitab At-Taa’ibuuna ilallah, Syaikh Ibrahim bin Abdillah Al-Hazimy.

Redaktur: Samin Barkah, Lc., ME

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (294 votes, average: 9,39 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Lembaga Kajian Manhaj Tarbiyah (LKMT) adalah wadah para aktivis dan pemerhati pendidikan Islam yang memiliki perhatian besar terhadap proses tarbiyah islamiyah di Indonesia. Para penggagas lembaga ini meyakini bahwa ajaran Islam yang lengkap dan sempurna ini adalah satu-satunya solusi bagi kebahagiaan hidup manusia di dunia dan akhirat. Al-Quran dan Sunnah Rasulullah saw adalah sumber ajaran Islam yang dijamin orisinalitasnya oleh Allah Taala. Yang harus dilakukan oleh para murabbi (pendidik) adalah bagaimana memahamkan Al-Quran dan Sunnah Rasulullah saw dengan bahasa yang mudah dipahami oleh mutarabbi (peserta didik) dan dengan menggunakan sarana-sarana modern yang sesuai dengan tuntutan zaman.
  • diakhir ayat2 Al-Quran mmg disebutkan “… bagi org2 yg berpikir” makanya org kafir melarang dan membatasi pemikiran pemudanya untuk mengenal islam, sebab mereka khawatir Islam diterima oleh akal mereka.

    dan dlm Islampun agama sering dganti dg istilah “ilmu” krn mmg Islam mengutamakan ilmu atas Perbuatan.

    paham makna shalat dulu baru shalat. BUKAN menyembah berhala sbgmana kebiasaan org sbelumnya dan tdk mau lagi berpikir knp menyembah berhala???

  • Shofhah_luthfiah

     subhanallah, semoga iman ku bisa sekuat laila yg ingin belajar islam secara kaffah :)

    • hamidalbadri

      Ammiiinnn…….. sepakat

  • Bp Wadiyo

     Subkhanalloh semoga Allah SWT selalu memberi kekuatan kepadanya

  • subhanallah 

  • kebenaran itu pasti akan muncul ke permukaan, suatu saat nanti . . .Biarlah mereka menutup2i/menjelekkan Islam, saat itu akan tiba ke hadapan kita semua. Sepintar2 mereka menutup2i pasti akan kebuka juga , , ,*sungguh kasian mereka itu
     

  • Hazim siraj

    selamat datang Laila Ramzi, smg Thaha bnr2 menjadi penyedap pandanganmu dan suamimu di dunia dan bersama pr penghuni surga..

  •  kl  ALLAH menghendaki hamba ya utk mendapatkn petunjuk mk tdk  ada seorang pun yg bs menghalangi ya.

  • Uniknyauniek

    Laila memutuskan menjadi  muslimah karena kebenaran…Subhanallah….

  • Arradhiya

    malu sama laila. Yg mualaf berniat menghafal al qur’an. Yg dr lahir islam, boro2 ingin menghafal qur’an..Baca aja kadang ya kadang ngga. Semoga kita bs belajar artinya belajar dr laila

  • Arradhiya

    malu sama laila. Yg mualaf berniat menghafal al qur’an. Yg dr lahir islam, boro2 ingin menghafal qur’an..Baca aja kadang ya kadang ngga. Semoga kita bs belajar artinya belajar dr laila

  • Subhanallah…. Allah telah memilihkan jalan yang terbaik untukmu ukhti. semoga anti dan kita semua kaum muslim bisa tetap istiqomah dijalan-Nya sampai akhir hayat.amin…

  • YumnaKhNisa

    Subhanallaaaahhh…

  • Dealiza

     Subhanallah,,,,,

  • Roselee_yonex

    Subhanallah…

  • Estesatri

    Subhanallah… Memang Islamlah agama yaag paling benar dan paling mulia. Inna akrokum indallahil Islam.

  • subhanallah,,,,,, terharu mendengar kisahnya,,,,,,

  • subhanallah.barokallah semoga kisah ini menambah keimanan kita.

  • Subhanallah…..mudah2an keluarga baru yg lebih baik bisa menjadikan laila membuka pintu2 surga ALLAH SWT. jikalau berkenan sya ingin tahu lebih banyak tentang pengalaman hidup luar bisa laila. Jazakumullah….

  • Subhanallah,,,,,Allah Maha pemberi Hidayah semoga lebih banyak lagi 
    Laila Ramzy lainnya aamiin

  • subhanalloh….ukhty,smg qt slnjutnya bs istiqomah mnjalankan syariatNya,membentuk pribadi mslim sejati n gnerasi islam robbaniyyin…tnjukkan bhwa islam adalah agama rohmatan lil ‘aalamiin……….tdk sprti pndangan mereka..ok??///

Lihat Juga

Ilustrasi di dalam gereja (islammemo.cc)

Kisah Pendeta Kristen Bulgaria yang Baru Masuk Islam