ARTIKEL POPULER PEKAN INI: Bukan Jomblo, Tapi Single

Video Nasihat Terakhir Ustadzah Yoyoh Yusroh untuk Para Kader Dakwah

23/5/2011 | 20 Jumada al-Thanni 1432 H Please wait
Oleh: Tim dakwatuna.com
Kirim Print

Ustz Yoyoh Yusroh (Facebook.com)

dakwatuna.com – Indonesia telah kehilangan salah satu perempuan terbaiknya. Yoyoh Yusroh, seorang anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di jalan tol pada hari Sabtu, 21 Mei 2011. Empat hari sebelumnya, almarhumah yang juga merupakan fungsionaris DPP PKS ini sempat melakukan rekaman untuk salah satu kegiatan yang diadakan oleh PKS. Potongan dari rekaman tersebut telah diupload ke youtube dengan judul “Nasihat Terakhir Ustadzah Yoyoh Yusroh untuk Para Kader Dakwah”. Redaksi dakwatuna.com mencoba menuangkan nasihat almarhumah dalam bentuk tulisan di bawah ini. Semoga bermanfaat.

Ikhwan dan akhwat fillah, Alhamdulillah kita sebagai kader yang sudah berada dalam jalan dakwah ini dengan susah senangnya – saya yakin senangnya lebih banyak ya – susahnya ada, tapi kita berupaya untuk mengatasinya, karena semua yang kita lakukan dalam jalan dakwah “argo”nya tetap jalan, kita mendapatkan ridha Allah baik senang ataupun susah.

Dan kita berupaya untuk selalu mengajak orang lain ke dalam jalan dakwah ini dengan selalu mempertimbangkan sunnatullah. (Misalnya) bagaimana kita menghargai. Sunnatullah itu ‘kan (contohnya) semua manusia ada yang memiliki senioritas, ya kita hargai yang tua, kita sayangi yang muda, kita hargai yang kaya, kita sayangi yang miskin. Kita tempatkan orang sesuai dengan posisinya di masyarakat.

Kemudian kita berupaya untuk selalu menjaga intergritas pribadi kita sebagai seorang muslim, dengan misalnya kalau janji dengan orang lain kita tepati, kalau kita mendapatkan sesuatu dari orang lain kita berupaya untuk membalasnya.

Kemudian kita juga berupaya untuk – di manapun kita berada – kita adalah “on mission”. Karena kita yakin “if we are realize that we are on mission, we must keep the mission on”. Jadi kita selalu berupaya untuk menjaga misi ini jangan sampai misi kita off, tapi misi kita selalu on. Kita berada di manapun, di pemerintahan, sebagai legislatif, sebagai eksekutif, sebagai profesional, sebagai apa pun kita adalah on mission untuk menyampaikan risalah dakwah ini dan dakwah kita semakin banyak diminati oleh orang lain dan kerja kita semakin ringan tentunya dengan banyaknya pendukung-pendukung dakwah ini. Dan insya Allah diri kita akan bertemu di surga.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

(hdn)

email

Keyword: , , , , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (105 orang menilai, rata-rata: 9,54 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Naskah Terkait Sebelumnya:


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
  • budi

    Berharap kader2 PKS di DPR (semuanya) bisa tampil kembali dalam kesederhanaan tanpa kehilangan wibawa dan terus semangat memperjuangkan al-haq, seperti ustadzah Yoyoh Yusroh. Sangat merasa kehilangan dengan kembalinya beliau kehadhirat Illahi……

  • Iyan_blogs

     luarbiasa ….hati tersa semangat di jalan dakwah ini ….ALLAHHHU AKBAR

  • Ukhty_mariya

    Subhanallah, semoga kita tetap istiqomah d jalan dakwah ini.

  • Evy Ariska

    Setiap kali membaca apa yang beliau katakan,,selalu mebangkitkan semangat dakwah yang sedang meredup.. Mari hidupkan semangat beliau di dalam keseharian qt.. ALLAHUAKBAR!! Dan kejayaan Islam bukanlah sekedar mimpi.

  • Evy Ariska

    Setiap kali membaca apa yg beliau katakan,,selalu membangkitkan smangat dakwah yg sedang meredup. Smangat Ust.Yoyoh Yusroh harus selalu hidup dalam diri kita untuk memenangkan jalan dakwah ini. Dan kejayaan Islam bukanlah sekedar mimpi. Allahuakbar!! 
    Bunda,aku mendoakan semoga Allah menghadiahkan surga untukmu,, yang dihiasi dengan kilauan permata nan indah. Walaupun aku belum  pernah bertemu denganmu,,tapi smangatmu slalu menjadi inspirasi bagiku. 

« Naskah Sebelumnya
Naskah Sesudahnya »
BERITA POPULER PEKAN INI: Ibunda Hidayat Nur Wahid Meninggal Dunia