Home / Berita / Opini / Kematian (Ternyata) Tak Datang Tiba-Tiba

Kematian (Ternyata) Tak Datang Tiba-Tiba

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.

Dakwatuna.com – Ketika satu per satu sahabatku pergi meninggalkanku…
Menuju alam yang belum pernah kuketahui wujudnya. Aku masih juga belum ter sadarkan. Kematian itu datang tak mengetuk pintu. Mencerabut manusia dari orang-orang terkasihnya tak peduli ia miskin atau kaya,tua atau muda,sengsara atau bahagia,siap atau tak siap menyambutnya.
Masih saja aku bergeming. Menganggap kematian itu masih jauh dariku. Kematian adalah milik orang lain. Aku? Entah lah..Yang jelas aku yakin ia masih jauh dariku. Lihat saja tubuhku yang bugar,lenganku yang kokoh,pandangan mataku yang tajam,langkah kakiku yang tegap, tak ada satu pun yang menunjukkan bahwa aku pantas dijemput maut.
Aku senantiasa menjaga kebugaran tubuhku. Olahraga dan suplemen vitamin menjadi makananku sehari-hari. Pun check up rutin kulakukan setahun sekali. Sungguh,saat ini aku tak yakin kematian akan menghampiriku.
Hingga sore tadi tubuhku tiba-tiba menggigil. Bukan,bukan karena sakit,karena seperti kubilang tadi,aku rajin berolahraga,minum vitamin,dan berobat rutin ke dokter. Aku tergetar oleh sebuah pesan singkat yang singgah di selulerku. Seorang sahabat (lagi-lagi) meninggalkanku tanpa pamit. Seorang sahabat yang pagi tadi masih kunikmati tawanya yang berderai-derai,tegap badannya yang gagah,langkah kakinya yang tegap,pandangan matanya yang tajam…
Oh kematian…pelajaran apa yang hendak kau bagi kali ini?
Bahwa kematian itu datang tiba-tiba?
Bahwa kita tak pernah tahu kapan ia menjemput kita?
Bahwa kematian tak mungkin menghampiri kita di usia yang masih belia?
Benarkah?
Bukankah Dia telah mengingatkan kita dalam kitab-Nya yang sempurna bahwa tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati?
Bukankah Dia juga mengingatkan melalui lisan utusan-Nya yang mulia bahwa orang yang paling cerdas diantara kita adalah yang paling banyak menyiapkan bekal untuk kehidupan akhiratnya?
Bukankah Dia telah ‘memvonis’ saat kepulangan kita seiring Ia hembuskan ruh di jasad kita?
Sungguh,berulang kali Dia mengingatkan kita akan satu kepastian ini.
Masihkah kita menganggap bahwa kematian itu datang tiba-tiba?

Redaktur: Ahmad Zarkoni

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (206 votes, average: 9,49 out of 10)
Loading...Loading...

Tentang

...seorang perawat di rs grhasia yogyakarta,pengelola taman baca online di www.bukaru.blogspot.com, dan seorang ibu yang berusaha memberikan yang terbaik bagi ke-5 buah hatinya,walau masih tertatih-tatih belajar untuk itu......

Lihat Juga

Ilustrasi. (bidadarisurga.deviantart.com)

Jika Aku Mati Esok

  • http://azzamudin.wordpress.com Bp Wadiyo

    Semoga kita mempersiapkan bekal setelah kematian dengan maksimal agar bahagia di alam khubur dan alam akherat

  • http://twitter.com/mellysyafiie melly society

    great! salah satu ciri orang cerdas adalah selalu mengingat kematian..

  • http://pulse.yahoo.com/_DFX33HQPAS5FL7N4E4NTG2APR4 tintanp

     dzikrul maut

  • Candi_comp

    artikel yg bagus…singkat namun dalam dan penuh makna…ijin  share ya…
     

  • Nil_rahmi

    Sudah siapkah aku?!….

  • http://www.facebook.com/silvi.dianpermatasari1 Silvi Dian Permata Sari

    aku juga terkadang berpikir kapan waktu ku dengan membaca article ini rasanya kematian itu hanya di ujung mata kta….smoga masih d beri kesempatan berbuat amalan yg bajik buat diri sendiri sbelum ajal itu memanggil

  • ardiawan

    bagus banget,, ijin share

  • http://www.facebook.com/ahyar.pandolo Ahyar Pandolo

    ijin share ya…

  • haidar

    siapkan bekal untuk nanti…

  • Guest

    siapkan bekal untuk nanti

  • marista

    iya,betapa sebelumnya belum terpikirkan hal ini,,sampai pada saat 2 bln lalu, tiba2 suamiku sendiri,orang yg paling dekat denganku, secara tiba2 mengalami kecelakaan dan berakhir dengan perpisahan di dunia.. betapa kematian itu datang tnpa kita sadari.. :-(