Home / Berita / IM Tetap Kawal Reformasi

IM Tetap Kawal Reformasi

dakwatuna.com – Cairo, Mursyid Aam atau pemimpin tertinggi Ikhwanul Muslimin, Mohamed Badie, menyatakan organisasi yang dipimpinnya tidak akan menjadi partai politik. Ikhwanul Muslimin tetap sebagai organisasi massa dengan misi utama dakwah Islamiyah.

“Sesuai khittah, Ikhwanul Muslimin tidak akan menjadi partai politik (parpol), tapi anggotanya memiliki hak untuk membentuk parpol atau bergabung dengan parpol yang ada,” tegas Mohamed Badie.

Ikhwanul Muslimin merupakan oposisi utama yang menggerakkan revolusi penumbangan Presiden Hosni Mubarak.
Menurut Badie, Ikhwanul Muslimin akan terus mengawal keinginan rakyat untuk menjadikan Mesir sebagai negara demokrasi sebagaimana diamanatkan Revolusi Jumat. Ikhwanul Muslim di era Mubarak dimasukkan dalam daftar organisasi terlarang bersama dengan kelompok garis keras “Jamaah Islamiyah”.

Meskipun menjadi organisasi terlarang, tapi anggotanya dapat mengikuti pemilihan parlemen lewat partai politik atau jalur independen. Pada pemilihan parlemen 2005, para anggota Ikhwanul Muslimin menempati urutan kedua terbanyak setelah Partai Demokrat Nasional (NDP) yang merupakan partai berkuasa pimpinan Presiden Mubarak.
Namun, dalam pemilihan parlemen pada November 2010 lalu, Ikhwanul Muslimin hanya memperoleh dua kursi.
Ikhwanul Muslimin memboikot pemilu putaran kedua setelah pada putaran pertama tidak memperoleh satu pun kursi dengan menuduh NDP melakukan kecurangan masif.

Lebih dari 1.000 anggota Ikhwanul Muslim ditangkap saat kampanye pemilu parlemen tersebut di ibu kota Kairo dan di sejumlah provinsi. Bentrokan hebat antara pendukung Ikhwanul Muslim terjadi di Iskandariyah dan Asiut dalam kampanye itu yang menewaskan sedikitnya enam orang dan melukai puluhan orang lainnya.

Ikhwanul Muslimin didirikan oleh Syeikh Hassan Al Banna pada 1928 sebagai organisasi dakwah. (antara/RoL)

Redaktur: Ulis Tofa, Lc

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (9 votes, average: 9,67 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Ilustrasi. (dakwatuna.com / hdn)

Berpolitik itu Jejak Sikap