Home / Keluarga / Pendidikan Keluarga / Menyayangi Anak dan Menciuminya

Menyayangi Anak dan Menciuminya

Ilustrasi (123rf.com)

1 ـ   عن أنس بن مالك ـ رضي الله عنه ـ قال : أََخَذَ النَبٍي ـ صلى الله عليه وسلم ـ إبراهيم ، فَقَبَّلَهُ وشمَّهُ    رواه البخاري..

dakwatuna.comDari Anas bin Malik RA berkata: Rasulullah saw menggendong Ibrahim dan menciuminya. (HR. Al Bukhari)

Ibnu Al Baththal berkata:

يَجوزُ تَقْبِيلَ الوَلَدِ الصغيرِ في كلِّ عَضُّو مِنْهُ ،وكذا الكبيرُ عند أكْثَرُِ العُلَماءِ ، مَالَ لَمْ يَكُنْ عَوْرِةُ ، فلا تُقَبِِلُ عورة الوَلَدِ

Diperbolehkan mencium anak kecil, di semua anggota badannya. Demikian juga orang dewasa –menurut mayoritas ulama-, kecuali auratnya. Maka tidak boleh hukumnya mencium aurat anak.

أخذ النبي ـ صلى الله عليه وسلم ـ إبراهيم

Rasulullah mengambil anaknya –Ibrahim- dari ibunya Mariyah Al Qibthiyah,

فَقَبَّلَه Mencium dengan mulutnya, وَشَمَّهُ mencium dengan hidungnya, sepertinya ia adalah   ُ رِيحانَة:  pengharumnya

Anak-anak itu diciumi serasa parfum – sepertinya. Rasulullah saw menerangkan dua cucunya Al Hasan dan Al Husain, dua putra Fatimah dengan kalimat:

هما ريحانتاي من الدنيا  Keduanya adalah keharumanku di dunia. (HR Al Bukhari dari Ibnu Umar RA)

Kalimat, ريحانتاي من الدنيا berarti bagian parfum duniawiku.

Itulah ciuman yang Rasulullah saw lakukan kepada cucunya, menunjukkan cinta dan kasih sayangnya.

Hadits ini menunjukkan cinta anak dan menciumnya.

2 ـ   عن أبي هريرة ـ رضي الله عنه ـ قال : قبل رسول الله ـ صلى الله عليه وسلم ـ الحسن بن عليّ ، وعنده ـ الأقرع بن حابس التميمي ، جالساً ، فقال الأقرع : إن لي عشرة من الولد ما قبلت منهم أحداً ، فنظر إليه رسول الله ـ صلى الله عليه وسلم ـ ، ثم قال : ” من لا يرحم لا يرحم ”  .رواه البخاري .

Dari Abu Hurairah RA berkata: Rasulullah saw menciumi Al Hasan bin Ali, di hadapan Al Aqra’ bin Habis At Tamimiy yang sedang duduk. Lalu Al Aqra’ berkata: Sesungguhnya aku memiliki sepuluh anak, dan aku belum pernah menciumi seorang pun. Lalu Rasulullah saw memandanginya dan bersabda: “Barang siapa yang tidak menyayangi maka tidak akan disayangi” (HR. Al Bukhari)

Penjelasan:

Rasulullah saw mencium Al Hasan bin Ali RA Putra Fathimah RA.

Al Hasan lahir pada tahun 2 (dua) Hijriyah.

Ketika itu Al Aqra’bin Habis At Tamimiy sedang duduk berada di hadapan Rasulullah saw. Ia seorang muallaf, sehingga Islamnya menjadi baik.

Rasulullah saw melihatnya dengan pandangan yang kurang menyenangkan karena ia tidak pernah mencium anaknya.

Kemudian Rasulullah saw bersabda, untuk merubah sikapnya terhadap anak-anaknya, sehingga anaknya merasakan kasih sayangnya dengan menciuminya.

من لا يرحم لا يرحم Barang siapa yang tidak menyayangi maka ia tidak disayangi.

من لا يرحم لا يرحم Huruf ya pertama di baca fathah dan ya’ kedua dibaca dhammah. Boleh juga kedua ya’ dibaca rafa’ (huruf mim dibaca dhammah) dengan menstatuskan kata  “Man” sebagai isim Maushul. Atau keduanya dibaca jazm (mim dibaca sukun/mati) dan kata Man berstatus syarat. Namun pada umumnya para rawi membacanya dengan rafa’.

Jawaban Rasulullah kepada Al Aqra menunjukkan bahwa mencium anak itu bertujuan untuk menunjukkan kasih sayang dan perhatian, bukan kelezatan atau syahwat.

Kata “rahmat” kasih sayang dari sesama makhluk adalah kelembutan hati yang membuat seseorang memuliakan,  dan ihsan (berbuat baik). Rahmat dari sesama makhluk adalah termasuk dalam amal shalih, sedangkan rahmat dari Allah swt adalah balasan atas amal shalih yang dilakukan.

Sesungguhnya orang yang berfikir dan bersemangat untuk membuat kebaikan pada dirinya sendiri akan berusaha agar rasa kasih sayang itu menjadi akhlaq dan kepribadiannya, agar mendapatkan rahmat Allah dan kasih sayang sesama manusia. Barang siapa yang menyayangi ia akan disayangi, dan sebaliknya; barang siapa yang tidak menyayangi maka tidak disayangi.

Dari hadits di atas dapat disimpulkan antara lain:

  1. Masyru’iyyah (disyariatkannya) mencium anak, dan hal ini adalah sunnah Nabi yang mulia.
  2. Orang yang tidak menyayangi sesama manusia dan makhluk hidup lainnya akan terhalang dari rahmat Allah, dan kasih sayang sesama manusia. Karena balasan itu serupa dengan amalnya.
  3. Orang yang menyayangi orang lain mendapatkan keberuntungan rahmat Allah dan kasih sayang sesama manusia yang akan menjadi penolong di kala sempit dan pembela pada saat yang dibutuhkan.

About these ads

Redaktur: Samin Barkah, Lc., ME

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (120 votes, average: 9,53 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Lembaga Kajian Manhaj Tarbiyah (LKMT) adalah wadah para aktivis dan pemerhati pendidikan Islam yang memiliki perhatian besar terhadap proses tarbiyah islamiyah di Indonesia. Para penggagas lembaga ini meyakini bahwa ajaran Islam yang lengkap dan sempurna ini adalah satu-satunya solusi bagi kebahagiaan hidup manusia di dunia dan akhirat. Al-Quran dan Sunnah Rasulullah saw adalah sumber ajaran Islam yang dijamin orisinalitasnya oleh Allah Taala. Yang harus dilakukan oleh para murabbi (pendidik) adalah bagaimana memahamkan Al-Quran dan Sunnah Rasulullah saw dengan bahasa yang mudah dipahami oleh mutarabbi (peserta didik) dan dengan menggunakan sarana-sarana modern yang sesuai dengan tuntutan zaman.
  • Abbas_kr18

    Mari Kita belajar dari Rasul untuk menyayangi anak kita

  • MUNAWIRSAJALI63

    BAGUS ITU ANAK HARUS KITA BERI KASIH SAYANG YANG LEBIHH

  • sssuuubhanallaahhh bguS bnerrrr

  • abu fathi

    kalau kita sayang anak , mereka akan menyayangi kita pula

  • satori

    BAGUS SEKALI DAN SANGAT RASIONAL DAN MANUSIAWI ORANG YANG MENYAYANGI PASTI AKAN DISAYANGI DAN ORANG YANG TIDAK MENYAYANGI PASTI TIDAK AKAN DISAYANGI

  • Fendy Virgo

    Semoga bisa kita lakuin, biar dapet Rahmat Allah dan kasih sayang sesama manusia…

  • Iinsalaam

    ass.ww, tanya dikit dong, boleh ga mencium anak tetangga

  • Ruswandi_67

    tidak hanya mencium tetapi juga wajib merawat dan mengasihi serta bertanggung jawab atas masa depanya….

  • Anak adalah buah hati , maka sayangilah

  • Anak adalah buah hati , maka sayangilah

  • anakku….mami tambah sayang padamu, jd pengen cepet-cepet plg, ingin menciumi mu anak Q..mudah2mudahan Allah merahmati qt semua…amien..

  • Alhmdlh aq slalu menciumi anak2ku satu’persatu sebelum mrk tdr dan sesudah mrk bangun,ada bau yg khas ketika aq mencium mrk saat bangun tdr dan wangi itu ga’bs digantikan oleh parfum apapun… Love you All myKids…

  • Alhamdulillah….saya dan suami sering menggendong anak2 kami swkt msh kcl …mencium dan memangku’a hingga skrg…..kami sering bercanda bareng…jadi diantara kami semua ada saling sayang menyayangi…ada kedekatan yg sangat berarti diantara kami sekluarga kcl kami…mudah2an hingga anak2 kami dewasa kedekatan kami berlangsung terus tidak akan mati dimakan waktu….Amiiin YRA
    karna kami semua saling mencintai dan menyayangi ……Kel.AGUS SURYANA & RITA SRI UTAMI di KODAU V, BEKASI

  • findra

    aku selalu mencium anak ku saat dia tidur …. suatu kebahagiaan yang tidak bisa dibayar dengan apapun …

  • yulie

    yup saya mencium anak saya seperti parfum dan belum ada yang mengalahkan wanginya…big hug

  • Anton Akong

    setiap saat dongggggg…..takterpisahkan oleh waktu tempattttttt

  • Bilqis Elklateniyah

    masya’allah

Lihat Juga

Ilustrasi. (Google Plus)

Memukul Anak Dalam Perspektif Pendidikan Islam

Organization