Syaikh Qardhawi Kembali Difitnah Ramallah

28/1/2010 | 11 Shafar 1431 H | Hits: 1.857
Oleh: Tim dakwatuna.com
Kirim Print

dakwatuna.com - Tepi Barat, Otoritas Abbas di Ramallah terus melancarkan kampanye negatif terhadap Syaikh Yusuf Qardhawi melalui iklan komersial (reklame) di jalan-jalan kota-kota besar di Tepi Barat. Tujuannya untuk mencela Syaikh Qardhawi di berbagai kota di Tepi Barat. Kampanye ini berada di bawah pengawasan langsung gerakan Fatah dan Kantor Kepresidenan.

Otoritas Abbas di Ramallah mencoba untuk memanfaatkan ketidaktahuan warga mengenai rincian berbagai peristiwa yang berkaitan dengan Syaikh Qardhawi untuk memfitnah beliau di depan orang.

Perusahaan periklanan yang dikelola oleh Tarek Abbas, putra Mahmud Abbas, dalam beberapa hari terakhir, memasang reklame di kota Ramallah dan kota-kota lain di Tepi Barat berupa gambar-gambar Syaikh Qardhawi yang sedang bertemu dengan rabi Yahudi. Tertulis dalam reklame tersebut: “Pertemuan-pertemuan Qardhawi dengan orang-orang Israel”.

Melalui papan reklame tersebut gerakan Fatah dan otoritas Ramallah ingin meyakinkan warga Palestina bahwa Syaikh Qardhawi menemuai orang-orang Israel dan melakukan normalisasi dengan mereka.

Padahal faktanya pertemuan terebut, yang dilakukan Syaikh Qardhawi dengan para rabi Yahudi dari gerakan “Neturei Karta” yang anti Zionisme dan menolak pendirian negara Israel. Mereka menyakini wilayah Palestina dari laut hingga sungai. Dan itu adalah sikap politik mereka yang lebih maju dari pada sikap otoritas Ramallah dan kelompok kompromi.

Karena warga negara Palestina tidak tahu banyak tentang gerakan “Neturei Karta”, maka ketika mereka melihat foto-foto mereka yang bertemu Syaikh Qardhari, dalam pikiran mereka, mereka para rabi terebut adalah kaum Zionis ekstremis dan kawanan perampas yang menjajah Palestina. Otoritas Abbas sengaja menyesatkan warga dengan iklan yang menggambarkan citra negatif Syaikh Qardhawi. (asw/ip)


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (22 orang menilai, rata-rata: 9,32 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Naskah Terkait Sebelumnya:


Akses http://www.dakwatuna.com/wap dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
Kirim Print
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • BlinkList
  • email
  • LinkedIn
  • Live
  • MySpace
  • PDF
  • Ping.fm
  • Reddit
  • Slashdot
  • Technorati
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks
  • Yahoo! Buzz
  • MSN Reporter

Ada 5 komentar untuk naskah ini. Kirim komentar Anda.

  • Iqbal_Muhammad mengatakan:

    inilah salah satu bukti alllah tidak membantu saudar muslim kita di palestin sesama muslim aja saling fitanah
    Rosulullah SAW bersabda
    ” apabila manusia sdh mengangung angungkan dunia maka jatuh lah keagungan islam dan apabila kita sdh saling hina dan menghina satu samas lain maka jatuh lah kita dari pandangan Allah dan apabila kita meninggalkan amar ma’ruf nahi munkar maka diharamkan bagi kita keberkahan wahyu”

  • rifky mengatakan:

    sekalipun makar terus dialamatkan bagi orang-orang yang beriman, maka hal itu tidak akan menggoyahkan perjuangan mereka dan bahkan memperkokoh gerak-gerak mereka. sesungguhnya makar Allahlah yang akan berlaku bagi orang-orang yang zalim. dan nampak jelaslah siap yang munafik dan beriman, fatah ataupun Hamas dan Yusuf al-Qaradhawiy. semoga ust Syaikh DR. Yususf al-Qaradhawiy diberikan Allah umur panjang dan tetap istiqomah dan bersabar dalam memperjuangkan kebenaran ilahiy dan rakyat palestina.

  • si_pur mengatakan:

    yng dlontarkn fatah kpd syikh ysf qrdhwi bru tuduhan, smntra tndkan fatah yg tdk brpihk kpd rkyt plestna, al-aqso n muslim adnya bkti nyata….

Kirim komentar Anda

XHTML: Anda dapat menggunakan tag berikut ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Catatan: Redaksi menerima komentar terkait naskah yang ditayangkan, maksimal sebanyak 500 karakter. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim dan tidak menggambarkan pandangan Redaksi. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap spam, tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau hal negatif lainnya yang terkait dengan penyakit lidah (afatul lisan). Komentar yang mengandung alamat/URL situs web, pada umumnya dianggap sebagai spam yang akan dihapus oleh sistem secara otomatis. Jaga privasi Anda sendiri dengan tidak mencantumkan alamat email dan nomor telepon Anda di ruang komentar ini.

   sisa karakter

« Naskah Sebelumnya
Naskah Sesudahnya »