Hamas Bertemu Presiden Libanon

17/1/2010 | 00 Shafar 1431 H
Oleh: Tim dakwatuna.com
Kirim Print

dakwatuna.com – Beirut, Anggota biro politik Hamas, Ezat Qasyiq menyebutkan, delegasi Hamas pimpinan Kholid Misy’al bertemu dengan presiden Libanon Mishal Sulaiman dan perdana menterinya, Said Hariri.

Dalam pernyataan persnya, Jum’at (15/1) Rasyiq menyebutkan, kedua belah pihak berdiskusi tentang situasi terakhir Palestina hingga masalah agresi dan blokade Zionis. Juga dibahas masalah Al-Quds dan Al-Aqsha.

Dalam pertemuan itu, Misy’al menyampaikan tentang upaya rekonsiliasi Palestina terutama terkait catatan gerakan Hamas soal draft rekonsiliasi yang diajukan Mesir. Dalam pada itu, Misy’al juga menyinggung masalah pengungsi Palestina di Libanon dan pentingnya segera diberikan hak-haknya, hingga mereka dapat kembali ke kampung halamanya di Palestina. Hamas dengan ini menolak relokasi pengungsi.

Rasyiq menyebutkan, pejabat Libanon mendukung rakyat Palestina serta hak-haknya. Mereka juga mendorong hingga tercapainya persatuan dan kesatuan Palestina hingga berakhirnya perpecahan. (asy/ip)


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (3 orang menilai, rata-rata: 10,00 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Naskah Terkait Sebelumnya:


Akses http://www.dakwatuna.com/wap dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
Kirim Print
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • BlinkList
  • email
  • LinkedIn
  • Live
  • MySpace
  • PDF
  • Ping.fm
  • Reddit
  • Slashdot
  • Technorati
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks
  • Yahoo! Buzz
  • MSN Reporter

Kirim komentar Anda

XHTML: Anda dapat menggunakan tag berikut ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Catatan: Redaksi menerima komentar terkait naskah yang ditayangkan, maksimal sebanyak 500 karakter. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim dan tidak menggambarkan pandangan Redaksi. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap spam, tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau hal negatif lainnya yang terkait dengan penyakit lidah (afatul lisan). Komentar yang mengandung alamat/URL situs web, pada umumnya dianggap sebagai spam yang akan dihapus oleh sistem secara otomatis. Jaga privasi Anda sendiri dengan tidak mencantumkan alamat email dan nomor telepon Anda di ruang komentar ini.

   sisa karakter

« Naskah Sebelumnya
Naskah Sesudahnya »