06:29 - Rabu, 17 September 2014

Tafsir Surat Al-Ikhlash

Rubrik: Tafsir Ayat | Oleh: Tim Kajian Manhaj Tarbiyah - 01/11/10 | 08:00 | 24 Dhul-Qadah 1431 H

Ilustrasi (desktopnexus.com)

dakwatuna.com – Surat ini Makkiyah, terdiri dari 4 ayat. Merupakan surat tauhid dan pensucian nama Allah Taala. Ia merupakan prinsip pertama dan pilar tama Islam. Oleh karena itu pahala membaca surat ini disejajarkan dengan sepertiga Al-Qur’an. Karena ada tiga prinsip umum: tauhid, penerapan hudud dan perbuatan hamba, serta disebutkan dahsyatnya hari Kiamat. Ini tidaklah mengherankan bagi orang yang diberi karunia untuk membacanya dengan tadabbur dan pemahaman, hingga pahalanya disamakan dengan orang membaca sepertiga Al-Qur’an.

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ﴿١﴾ اللَّهُ الصَّمَدُ ﴿٢﴾ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ ﴿٣﴾ وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ ﴿٤﴾

1. Katakanlah: “Dia-lah Allah, yang Maha Esa.

2. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.

3. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,

4. Dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia.”

Makna Mufradat:

Arti

Mufradat

1. Satu Dzat-Nya, sifat-Nya, dan perbuatan-Nya.أحد
2. Dapat mencukupi semua kebutuhan sendirian.الصمد
3. Sepadan, sama, dan tandingan.كفؤاً

Syarah:

Inilah prinsip pertama dan tugas utama yang diemban Nabi saw. Beliau pun menyingsingkan lengan baju dan mulai mengajak manusia kepada tauhid dan beribadah kepada Allah yang Esa. Oleh karena itu di dalam surat ini Allah memerintahkan beliau agar mengatakan, “Katakan, ‘Dialah Allah yang Esa.” Katakan kepada mereka, ya Muhammad, “Berita ini benar karena didukung oleh kejujuran dan bukti yang jelas. Dialah Allah yang Esa. Dzat Allah satu dan tiada berbilang. Sifat-Nya satu dan selain-Nya tidak memiliki sifat yang sama dengan sifat-Nya. Satu perbuatan dan selain-Nya tidak memiliki perbuatan seperti perbuatan-Nya.

Barangkali pengertian kata ganti ‘dia’ pada awal ayat adalah penegasan di awal tentang beratnya ungkapan berikutnya dan penjelasan tentang suatu bahaya yang membuatmu harus mencari dan menoleh kepadanya. Sebab kata ganti tersebut memaksamu untuk memperhatikan ungkapan berikutnya. Jika kemudian ada tafsir dan penjelasannya jiwa pun merasa tenang. Barangkali Anda bertanya, tidakkah sebaiknya dikatakan, “Allah yang Esa” sebagai pengganti dari kata, “Allah itu Esa.” Jawabannya, bahwa ungkapan seperti ini adalah untuk mengukuhkan bahwa Allah itu Esa dan tiada berbilang Dzat-Nya.

Kalau dikatakan, “Allah yang Maha Esa,” tentu implikasinya mereka akan meyakini keesaan-Nya namun meragukan eksistensi keesaan itu. Padahal maksudnya adalah meniadakan pembilangan sebagaimana yang mereka yakini. Oleh karena itu Allah berfirman,

هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ﴿١﴾ اللَّهُ الصَّمَدُ ﴿٢﴾

“Dia-lah Allah, Dia itu Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.”

Artinya tiada sesuatu pun di atas-Nya dan Dia tidak butuh kepada sesuatu pun. Bahkan selain-Nya butuh kepada-Nya. Semua makhluk perlu berlindung kepada-Nya di saat sulit dan krisis mendera. Maha Agung Allah dan penuh berkah semua nikmat-Nya.

لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ ﴿٣﴾

“Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan”

Ini merupakan pensucian Allah dari mempunyai anak laki-laki, anak perempuan, ayah, atau ibu. Allah tidak mempunyai anak adalah bantahan terhadap orang-orang musyrik yang mengatakan bahwa malaikat itu anak-anak perempuan Allah, terhadap orang-orang Nasrani dan Yahudi yang mengatakan ‘Uzair dan Isa anak Allah. Dia juga bukan anak sebagaimana orang-orang Nasrani mengatakan Al-Masih itu anak Allah lalu mereka menyembahnya sebagaimana menyembah ayahnya. Ketidakmungkinan Allah mempunyai anak karena seorang anak biasanya bagian yang terpisah dari ayahnya. Tentu ini menuntut adanya pembilangan dan munculnya sesuatu yang baru serta serupa dengan makhluk. Allah tidak membutuhkan anak karena Dialah yang menciptakan alam semesta, menciptakan langit dan bumi serta mewarisinya. Sedangkan ketidakmungkinan Allah sebagai anak, karena sebuah aksioma bahwa anak membutuhkan ayah dan ibu, membutuhkan susu dan yang menyusuinya. Maha Tinggi Allah dari semua itu setinggi-tingginya.

وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ ﴿٤﴾

“Dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia.”

Ya. Selama satu Dzat-Nya dan tidak berbilang, bukan ayah seseorang dan bukan anaknya, maka Dia tidak menyerupai makhluk-Nya. Tiada yang menyerupai-Nya atau sekutu-Nya. Maha Suci Allah dari apa yang mereka sekutukan.

Meskipun ringkas, surat ini membantah orang-orang musyrik Arab, Nasrani, dan Yahudi. Menggagalkan pemahaman Manaisme (Al-Manawiyah) yang mempercayai tuhan cahaya dan kegelapan, juga terhadap Nasrani yang berpaham trinitas, terhadap agama Shabi’ah yang menyembah bintang-bintang dan galaksi, terhadap orang-orang musyrik Arab yang mengira selain-Nya dapat diandalkan di saat membutuhkan, atau bahwa Allah mempunyai sekutu. Maha Tinggi Allah dari semua itu.

Surat ini dinamakan Al-Ikhlas, karena ia mengukuhkan keesaan Allah, tiada sekutu bagi-Nya, Dia sendiri yang dituju untuk memenuhi semua kebutuhan, yang tidak melahirkan dan tidak dilahirkan, tiada yang menyerupai dan tandingan-Nya. Konsekuensi dari semua itu adalah ikhlas beribadah kepada Allah dan ikhlas menghadap kepada-Nya saja.

(hdn)

Tentang Tim Kajian Manhaj Tarbiyah

Lembaga Kajian Manhaj Tarbiyah (LKMT) adalah wadah para aktivis dan pemerhati pendidikan Islam yang memiliki perhatian besar terhadap proses tarbiyah islamiyah di Indonesia. Para penggagas lembaga ini meyakini bahwa ajaran… [Profil Selengkapnya]

Redaktur: Hendra

Keyword: , , , , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (115 orang menilai, rata-rata: 9,41 dalam skala 10)
Loading...Loading...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
  • 54.021 Hits
  • Email 16 email
  • shakirjan

    asalamu alaykum

  • shakirjan

    man uhmay man da uzbak cha ni

  • icha icha

    assalamu’alaikum

    hmm kl pahalanya sepertiga alquran saya mau baca al ikhlas aja deh biar khatam berkali”

    tapi ni ada hadits ngga? terus shahih atau tidak? perawinya siapa?

    • teuku ridwan djauhari

      icha….. kebiasaan memilih jalan pintaslah yang menyebabkan banyak orang menjadi corrupt dan membuat negeri ini terpuruk….

  • icha icha

    assalamu’alaikum

    hmm kl pahalanya sepertiga alquran saya mau baca al ikhlas aja deh biar khatam berkali”

    tapi ni ada hadits ngga? terus shahih atau tidak? perawinya siapa?

  • Mustafaadnani

    Ass. Ada yg perlu ditambahakan dlm tafsir surah ini (Al Ikhlash). Pertama ttg penamaan surah. Dlm tradisi penamaan sebuah surah, diangkat dari kata yg ada dalam ayat ayatnya. Akar kata kha-la-sha, berarti : murni, lepas, selesai, bebas atau tidak akan kembali atau dikutak kutik lagi (kemudian menjadi kata benda/isim : Al Ikhlash), ternyata tidak tercantum ayat-ayat surah ini (sebagaimana surah Al Faatihah, juga tidak tercantum akar kata : Fa-ta-ha, yg kemudian membentuk (mabni) kata Al Faatihah). Dlm tafsir Marah Lubaid (oleh:Imam Nawawi Al Jawi/Banten) surah ini memiliki nama banyak nama, seperti Al Ma’rifah, Al Jamaal, At Tawhiid, An Nuur, Al Maw’uudzah dll. Kedua. Ihwal surah ini tergolong Makiyah atau Madaniah, sangat mungkin. Karena sebutan Allah baru populer belakangan. Pada awal kerasulan, istilah Rabb lebih dominan. Surah ini menurut catatan sejarah, kalau ia diturunkan di Makkah, maka ia berada dlm urutan ke 22 (setelah surah An Naas) sebelum surah An Najm. Konon, dlm sebuah riwayat yg diangkat oleh Bukhari dari Abu Sai’d Al Khudri, disebutkan bahwa surah ini (Al Ikhlash) menyamai sepertiga atau 33.33% dari Al Quran. Pertanyaan saya, bila 100%nya Al Quran itu barada pada tahun wafatnya Rasulullah (633H), kira-kira tahun keberapa hadits ini dinyatakan oleh Rasulullah?. Akibat dari hadits ini, maka hanya surah ini saja yg populer dibacakan waktu shalat. Qulhu lagi, Qulhu lagi, Padahal Al Quran menyajikan 114 surah dan berjumlah 6239 ayat. Masa iya sih, dgn 4 ayat (jumlah srah AlIkhlash) dibaca tiga kali saja menjadi 6239 ayat. Karena itu, hadits selalu harus dikritisi, karena riwayat-riwayat Israiliyyah tumbuh subur dlm Al Hadits. Wass.

  • Sukripno76

    hati yang bersih, hanya iman yang akan menghantarkan jiwanya ketakwAllah.

  • http://www.facebook.com/kanghendy Kang Hendy

    Assalamualaikum
    izin share ya… :)

Iklan negatif? Laporkan!
91 queries in 1,663 seconds.