Home / Berita / Internasional / Asia / Jamaah Haji Akan Di-Scanning

Jamaah Haji Akan Di-Scanning

Ilustrasi - Calon Jamaah Haji

dakwatuna.com – Jeddah. Pemerintah Arab Saudi kembali memberlakukan sistem pendataan identitas melalui sidik jari (scanning) terhadap jamaah haji pada tahun ini. Selain sidik jari, jamaah haji juga akan diwajibkan menjalani foto wajah.

Sistem scanning diterapkan baik di Bandara King Abdul Azis Jeddah dan Bandara Amir Muhammad Bin Abdul Azis Madinah. “Sistem scanning masih akan diterapkan, untuk itu pasti ada proses tambahan yang harus diikuti oleh jamaah dan tentunya membutuhkan waktu tambahan pula di bandara,” ujar Kepala Daerah Kerja (Daker) Jeddah Ahda Barori Asmuni usai mengikuti rapat menyambut kedatangan jamaah haji kloter pertama di Kantor Teknis Urusan Haji Jeddah.

Sama seperti tahun lalu, kedatangan jamaah haji akan dilewatkan melalui Terminal Khusus Haji. Dengan adanya proses scanning ini, tandas Ahda, maka penumpukan jamaah di bandara kemungkinan tak terelakkan. Kendati demikian, Kantor Daker Jeddah sudah mengantisipasi kondisi tersebut dengan menyiapkan petugas lebih banyak dan menyiapkan transportasi ke Madinah tepat waktu. Selain soal transportasi, Daker Jeddah juga sudah menyiapkan konsumsi untuk jamaah yang baru tiba di Tanah Suci. “Setelah pesawat mendarat, jamaah menjalani proses imigrasi kemudian isitrahat dan makan. Selanjutnya jamaah bersiap menuju Madinah,” kata Kasubdit Akomodasi Direktorat Layanan Haji Kementerian Agama ini.

Soal transportasi, Ahda memastikan tidak banyak menemui kendala. Sebab ketika jamaah turun dari pesawat, bus-bus pengangkut sudah disiapkan di area parkir kompleks bandara. Bus-bus tersebut disediakan oleh pemerintah Arab Saudi melalui muassasah haji. Perjalanan dari Bandara King Abdul Azis Jeddah ke Madinah memakan waktu sekitar 4 hingga 8 jam.

Menurut rencana, jamaah haji kloter pertama akan mulai tiba di Bandara King Abdul Azis Senin (11/10) pukul 16.30 WIB. Jamaah asal Kalimantan Selatan tersebut rencananya akan disambut langsung oleh Duta Besar Indonesia Untuk Arab Saudi. “Seluruh persiapan penyambutan sudah siap,” tandas Ahda.

Sementara itu, tim kesehatan haji di Daker Madinah juga sudah mematangkan persiapan menyambut jamaah haji khususnya kloter-kloter awal. “Kita sudah siapkan semuanya termasuk penerimaan pasien gangguan jiwa,” kata Kepala Balai Pengobatan Haji Indonesia dr Subagyo saat dikonfirmasi wartawan.

Dari pantauan kemarin, ruangan khusus tersebut masih dalam proses pembuatan. Menurut penuturan Subagyo, ruang bagi pasien yang mengalami gangguan jiwa itu akan dibangun dengan khusus dan diberikan perlindungan jeruji.(abdul hakim/MCH Jeddah/kemenag)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Menteri Agama Lukman Hakin Saifuddin mengatakan, hingga saat ini, visa jamaah haji  gelombang dua mendatang belum semua selesai. (kabarmakkah.com)

Hingga kini, Visa Haji Gelombang Dua Belum Selesai