Home / Berita / Nasional / Bila Tak Mau Keluar dari Islam, MUI Minta Jamaah Ahmadiyah Dibubarkan

Bila Tak Mau Keluar dari Islam, MUI Minta Jamaah Ahmadiyah Dibubarkan

Ilustrasi (RoL)

dakwatuna.com – Jakarta. Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan apabila Jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) menolak keluar dari Islam dan menjadi agama sendiri maka dibubarkan saja. Sebab, jika keberadaan JAI dan aktivitas dakwahnya tetap dibiarkan maka akan terus memicu konflik.

Apalagi, Menurut Ketua MUI, Ma’ruf Amin, JAI telah dinyatakan sesat oleh mayoritas ulama di seluruh dunia. ”Di Indonesia JAI telah melanggar SKB tiga menteri,”ujar dia saat dihubungi Republika di Jakarta, Kamis (7/10)

Ma’ruf mengatakan, tawaran dialog tak akan membuahkan hasil selama JAI bersikukuh terhadap keyakinannya. Apabila JAI beranggapan persoalan selama ini muncul akibat salah persepsi terhadap konsep dakwah mereka maka hal itu tak bisa dibenarkan. Para ulama dunia sepakat konsep kenabian dan kitab suci yang mereka usung telah keluar dari Islam khuruj an mujtama’ ‘alaih. Sehingga tak ada lagi perbedaan dan salah tafsir tapi murni penyimpangan agama.

Pembubaran JAI, ungkap Ma’ruf menjadi solusi terbaik. Kecuali jika JAI mau kembali ke prinsip-prinip ajaran agama Islam yang benar ruju’ ila al haq. Sehingga, seandainya JAI berkenan bertaubat dan kembali ke Islam maka tingal dilakukan pembinaan terhadap pengikutnya. Oleh karena itu, pemerintah melalui menteri agama, menteri dalam negari dan jaksa agung segera membubarkan Ahmadiyah. Apalagi, pembubaran serupa pernah dilakukan terhadap jamaah Al-Qiyadah Al-Islamiyah. ”JAI perlu mencontoh Ahmadiyah di Pakistan yang divonis keluar dari Islam,” kata dia. (Budi Raharjo/Nashih Nashrullah/RoL)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (19 votes, average: 9,95 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Assalamualaikum wr.wb
    Stuju bubarkan saja karna meresahkan masyaraka.. Mohon perhatian nya MUI disamarinda tepatny diJLN kemakmuran perumahan BPD ad skelompok/perkumpulan dimasjid tdak tahu apa nama perkumpulan ny. menurut kami masyarakat setempat menyimpang dr ajaran islam kami merasa terganggu dan harus berpindah masjid jika ingin beribdah.
    Agar lebih jelas mohon ditindak lanjuti pak karna tdk ad wrg yg berani memprotes atw membrontak..
    Trimakasi atas perhatian nya. Wasalamualaikum wr.wb

  • dvlianz

    jk emang JAI di anggap sesaat, menyimpang dari ajaran islam. mohon di bubbar kan dgn cara islam yg jauh dari kekerasan,yaitu dgn penuh pengertian dan lemah lembut.!!!

  • Sapto MS

    Kalau memang itu melanggar haq aqidah agama Islam, maka sepantasnya mereka tidak menggunakan Kitab Alquran, dan juga embel-embel tentang Islam, mestinya meeka punya kitab sendiri yang meungkin menggunakan bahasa Burung, Bahasa Ayam, atau Bahasa Setan, dn bukan bahasa Arab, Arom, Alquran seperti kitab-kitab yng terdahulu tidak ada baha a yang sama, misalnya taurat berbahasa Ibarani, Injil berbahasa Yunani dan alquran bahasa Arom, nah mestiya Amhadiah emunyai bahasa sendiri yang bukan adopsian

  • Sapto MS

    Beginilah kamu saling berbantahan-bantahan tentang hal yang mereka tidak mengetahuinya, karena kalau ahmadian mengatakan bahwa ahmad gholam itu pengganti nabi saya nggak yakin, Allah akan sebodoh itu tidak memberitakan hal ini pada nabi-nabi terdahulu, seperti penggantian Nabi Isa Kepada Muhammad, dan saya yakin 100% bahwa ide ini hanya muncul dari Prasangka hambaNya Yang lebih condong mempercayai ayat muthasyabihat.

  • Sapto MS

    Adapaun orang-orang yang dalam hatinya condong pd kesesatan maka mereka mempercayai ayat mutasyabihat untuk menimbulkan fitan dan mencari-cari taqwilnya, dan orang-orng yang berilmupun mengatakan ha demikian bahwa kami mempercaya 300% ayat muthasyabihat karena ini dari sisi Tuhan kami padahal itu bukan dari sisi AKU (Allah) tapi dari sisiKu Lagi yaitu Syehton. supaya mereka dianggap Pinter, Berilmu padahal “ujung-ujungnya Neraka”

  • Sapto MS

    Jangan menganggap diri paling beriman, jika ada yang menggangap diri paling beriman, paling benar, Paling suci sesungguhnya inilah Kesesatan yang yata, dalam hal ini harus dilihat dari Hukum (fiqih) agama itu, Syareat agama itu, Tareka, Hakikat, serta Marifat dari Agama Itu (ISLAM) yang tdk Aqidah kalau slh satu dari 5 ketetapan itu melenceng berarti agama itu bukan dari Sisi Tuhan Kami dn tidak wajib mengakui dan menggunakan, serta mengikutkan atribut-atribut tentang agama terdahulu,

  • Sapto MS

    Jangankan ahmad gulam, Sayidina Husen saja belum tentu di surga, mengapa karena Ketetapan Allah itu Pasti adanya, dalam arti Setiap manusia tidak bisa menentukan Akan Kodrat dan Iradat “Sorga dan Neraka” Yang mengetahui ini hanyalah para Nabi (Pemberi syafaat) dan Allah sendiri, kalau sudah dilahirkan menjadi hamba ya ketetapan satu saja yaitu Mensyukuri dan Istiqomah kepada Allah dan Nabinya, Hal ini yang kadang membuat manusia itu lebih lupa dn mengaku lbh pinter dari Nabi dan Tuhannya,

  • I P I N

    Kenapa Ahmadiyah tidak mau dibubarkan ???, jelas karena para pengurusnya yang juga manusia Imannya tipis sekali, kalaupun ia ngotot dg keyakinannya itu bukan karena iman, tetapi bayaran yg menggiurkan dari Ahmadiyah yg katanya pusatnya d London, jelas Ahmadiyah itu yg katanya bentukan negara Inggris yg ditugaskan untuk memecah belah umat Islam melalui si Mirza Gulam singh, memelihara Ahmadiyah sama saja memelihara Konflik Umat Islam…

    • Sapto_MS

      betul mas mereka berkedok dengan dalil agama padahal ingin menghancurkan Agama Allah (ISLAM) dengan Bi’dah,”taqwil” dan “fitnah”,

  • Sapto_MS

    Orang Amerika berbodong-bondong menegakan/masuk Agama ALLAH dan disatu sisi yang ngakunya muslimin wal Muslimat Berbondong-bondong menghacurkan AGAMA ALLAH (ISLAM), adalah bukti bahwa Allah itu benar dengan ayat terjemahan, Bahwa : “Kemudian kami ciptakan sebagian dari kamu untuk menjadi musuh bagi sebagian yang lain”.
    dan sesungguhnya mereka itu (Ahmad Gulam) dan pengikutnya adalah penentang ayat-ayat kami seperti tercantum dalam AL- Imran
    QS.3:7 (Al-Imran ayat 7) dan mereka itu adalah orang yng dijelaskan pada akhir ayat ini Yatu nggak berakal dan bermataha hati, karena mau lebih jado dari Rasululallah Muhammad dan Allah.dengan memutarbalikan fakta dan kenyataan dari Alquran.

    7. Dia-lah yang menurunkan Al Kitab (Al Quran) kepada kamu. Di antara (isi) nya ada ayat-ayat yang muhkamaat[183], itulah pokok-pokok isi Al qur’an dan yang lain (ayat-ayat) mutasyaabihaat[184]. Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti sebahagian ayat-ayat yang mutasyaabihaat daripadanya untuk menimbulkan fitnah untuk mencari-cari ta’wilnya, padahal tidak ada yang mengetahui ta’wilnya melainkan Allah. Dan orang-orang yang mendalam ilmunya berkata: “Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyaabihaat, semuanya itu dari sisi Tuhan kami.” Dan tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya) melainkan orang-orang yang berakal

  • Sapto_MS

    Ahmad Gulam itu siapa sih mas dirimu mau dibodohi dengan hasut, hasat, fitnah, yang hebat itu orang indonesia bukan orang india, wong disini gudangnya ilmu “GHAIB”

  • Akibatnya, muncul klaim sesat, aliran menyimpang yang harus dibubarkan di kabupaten Kuningan. Munculnya diskriminasi dan kekerasan ini dipicu oleh vonis Surat Keputusan Bersama (SKB). Antar Instansi agama dan ormas-ormas Islam tertanggal 3 November 2002 tentang pelarangan jama’ah Ahmadiyah di kabupaten Kuningan.

Lihat Juga

Ilustrasi (inet)

Pemuda dan Kejayaan Islam