07:16 - Jumat, 25 April 2014

Belanda Masih Anggap RI Negara Jajahan

Rubrik: Eropa, Nasional | Kontributor: dakwatun - 07/10/10 | 14:08 | 28 Shawwal 1431 H

Mahfudz Siddiq (metrotvnews)

dakwatuna.com – Jakarta. Ketua Komisi I DPR RI Mahfudz Siddiq mengatakan, Belanda masih menganggap Indonesia sebagai negara jajahannya. Hal itu terkesan dari pernyataan Menteri Luar Negeri Belanda Martin Verhagen kepada Duta Besar Indonesia untuk Belanda, Fanny Habibie. “Menlu Belanda memanggil Fanny Habibie dan mengatakan bahwa orang Indonesia jangan banyak bicara soal RMS. Sikap itu menunjukkan bahwa Indonesia masih dianggap sebagai negara jajahan,” kata Mahfudz di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (6/10).

Ia menambahkan, saat ini RMS yang ada di Belanda seolah-olah dilindungi oleh pemerintah Belanda sehingga RMS bisa bergentayangan dan memperkuat diri mereka. “RMS ibarat roh, badannya sekarat tapi rohnya bergentanyangan karena diberikan keleluasaan. Pemerintah Belanda memberikan peluang kepada RMS,” ujarnya.

Menurut dia, Pemerintah Indonesia harus memberikan penekanan terhadap pemerintah Belanda agar tidak lagi memberikan peluang atau kesempatan kepada RMS. “Penting bagi Indonesia untuk menekan Belanda agar berantas RMS. Batalnya kunjungan SBY adalah peringatan kepada Belanda untuk tidak main-main dengan RMS,” kata Mahfudz. (Wisnu Wijanarko /CN14/smcn)

Redaktur: Hendra

Keyword: , , , , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (15 orang menilai, rata-rata: 9,00 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
Iklan negatif? Laporkan!
93 queries in 1,060 seconds.