Home / Berita / Internasional / Amerika / Peneliti Temukan Penjelasan Ilmiah Kisah Nabi Musa Membelah Laut Merah

Peneliti Temukan Penjelasan Ilmiah Kisah Nabi Musa Membelah Laut Merah

Ilustrasi (Al Arabiya)

dakwatuna.com – Washington. Nabi Musa tak bisa dipisahkan dari Laut Merah. Salah satu mukzijat yang diberikan Allah SWT kepada Musa adalah kemampuan untuk membelah Laut Merah sehingga utusan Allah itu bisa melintasinya bersama para pengikutnya.

Musa dan pengikutnya menyeberangi Laut Merah untuk menghindari kejaran dari Fir’aun dan pasukannya. Seizin Allah, rombongan Musa berhasil melalui laut yang dalam itu. Laut kembali menutup dan Fir’aun bersama pasukannya pun tenggelam ditelan Laut Merah. Kisah itu dengan jelas tertulis dalam Alquran maupun Alkitab.

Setelah melalui riset komputer yang cukup lama, peneliti di Amerika Serikat menyimpulkan kisah Laut Merah yang terbelah seakan memberi jalan bagi Musa itu, bila dilihat dari sisi ilmiah, sangat mungkin terjadi. Angin timur yang bertiup sepanjang malam bisa mendorong air laut seperti yang dikisahkan dalam Alquran atau Alkitab.

Menurut simulasi komputer yang mempelajari bagaimana angin mempengaruhi air, memperlihatkan bahwa angin mampu mendorong air kembali pada satu titik sehingga seperti membentuk sungai yang membungkuk untuk menyatu dengan laguna di pesisir. Demikian dilaporkan Pusat Riset Atmosfer Nasional (NCAR) dan Universitas Colorado. ”Hasil simulasi sangat cocok dengan kisah yang disampaikan dalam Exodus (Keluaran),” ujar Carl Drews dari NCAR, yang memimpin studi ini.

”Terbelahnya air (laut) dapat dipahami melalui dinamika fluida. Angin menggerakkan air dengan cara yang sesuai dengan hukum-hukum fisika, menciptakan lorong bagi perjalanan yang aman dengan air pada kedua sisinya dan itu memungkinan air untuk tiba-tiba menutup kembali.”

Drews dan rekan-rekannya mempelajari bagaimana badai topan di Samudera Pasifik dapat menggerakkan dan mempengaruhi air samudra yang dalam. Para peneliti itu juga menunjuk satu situs di selatan Laut Mediterania sebagai tempat penyeberangan yang legendaris, dengan model tanah yang memungkinkan terjadinya air laut membelah.

Model ini memerlukan formasi berbentuk huruf U dari Sungai Nil dan laguna dangkal di sepanjang garis pantai. Hal ini menunjukkan bahwa angin dengan kecepatan 63 mil per jam yang terus berhembus selama 12 jam, bisa mendorong air hingga kedalaman 6 kaki (2 meter). ”Ini (menjadi) jembatan tanah sepanjang 3-4 kilometer (2 sampai 2,5 mil) dan luas 5 kilometer (3 mil), dan tetap terbuka selama 4 jam,” tulis mereka di jurnal Public Library of Science, PLoS ONE.

”Orang-orang selalu terpesona oleh kisah Exodus (Keluaran), bertanya-tanya apakah itu datang dari fakta-fakta sejarah,” kata Drews. ”Penelitian ini menunjukkan bahwa deskripsi terpisahnya perairan memang memiliki dasar dalam hukum-hukum fisika.” (Budi Raharjo/Al Arabiya/RoL)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (270 votes, average: 8,41 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • pelajar

    Tapi kalau yg membelah air tsb adalah angin, apakah memungkinkan bagi manusia untuk berjalan di tengah-tengahnya?

    • ruhiyat

      mukzijat itu tidak bisa diukur dengan ilmiah..
      mukzijat ya mukzijat… ilmiah ya ilmiah..
      tapi pada intinya smua apa yg ada dibumi ini.. itu milik allah..
      apa yg terjadi didalamnya atas izin’y..
      “salam damai”.

  • diannih

    pada saat angin membelh air laut, kenapa nabi Musa As dan para pengikutnya tdk ikut tertiup angin yaa..?? . apakah BJ manusia lebih berat di banding BJ air laut..? trimakasih

  • papa_dimas

    Subhanallah…. hal ini berarti mukjizat Nabi Musa AS tdk melanggar hukum alam (sunatullah). Tp kenapa sampai kini BELUM ADA manusia yg mampu membelah laut merah dan berjalan menyeberangi laut yg terbelah spt Nabi Musa AS tsb, bukan sekedar SIMULASI dg KOMPUTER ?? Inilah tanda kebesaran Allah Subhana wa ta’ala. Wallahu’alam bisawab…

  • Temuan ilmiah mengagumkan, mukjizat bagi Allah hanya soal mudah, semuanya kebesaran Allah untuk kita, kalau mau debat pakai akal memang tidak semua terjawab bukan, Allahu Akbar

    • Mari Golput

      Terlalu bodoh untuk memecahkan masalah ini.

      Lha wong mukjizat kok dipecahkan dengan otak goblok.

      Kalo sesimpel itu kenapa tidak pernah terjadi lagi sepanjang sejarah umat manusia..???

      Kalo memang demikian teorinya kenapa si peneliti goblok itu tidak membuktikan teorinya dulu dengan alat yang dimiliki n melihat hasilnya…???
      kalo sudah ada hasil baru ngomong: “nih teorinya, hasilnya aku sudah buktikan kemaren ato kapan kek”
      Lha ini, TEORI SAMPAHHH…!!!

      Contoh:

      Thomas Alfa Edison punya teori dibuktikan dengan praktek n hasil;

      Alexander Grahambel, Archimedes, Pascal, Pytagoras.

      Lha ini…????Memble…!!!!

  • Sahid

    Jangan mencoba cabar mukjizat Nabi,kalau faktor angin kenapa Nabi Musa AS beserta pengikutnya tidak diterbangkan angin…?

    • nanang

      Pa sahid…Kl Faktor angin itu benar adanya…kl anginnya knp ga menerbangkan nabi Musa As dan pengikutnya,kita ga perlu heran itu sdh kuasa Alloh SWT.ingat Api itu panas,knp tdk membakar nabi Ibrahim AS…jg knp nabi Yunus tidak Tewas ketika di telan Ikan.mujizat tidak akan masuk akal kl kita tidak melakukan penelitian.semua Kuasa Alloh masuk akal kl kita org2 berakal.spt neraka surga dan peristiwa Isra Mi’raj semua itu masuk akal bukan keajaiban..stlh itu jgn lupa kita bertasbih….

  • mdfrez

    memang mengagumkan ,tp terlalu banyak persoalanya 1) selepas nabi musa adakah lagi pernah terjadi laut tersebut terbelah ?.2)amat mustahil kuasa angin boleh membelah lurus utk pejalan kaki yang mengambil masa berjalan didalamnya jika bukan dengan kuasa Allah .berfikir mengunakan akal kosong banyak silapnya.tapi klu berfikir berpandukan Quran dan kekuasaan Allah . itu sebaik2 ilmu

  • charles

    Teori selalu saja bisa dimengeti tetapi praktek/kenyataan tidak bisa di sangkal

  • Alat 2 zaman skrg emg cnggih2 , mungkin krn cnggihnya , blah laut pakai nuklir bisa ya …
    Tp, scngih2 alt yg di ciptkan manusia , tdk scngih yg Rabb kita buat kpd makhluknya , para Nabi n laen…

  • bladestar

    angin bertiup 12 jam setelah itu selama 4 jam dimanfaatkan untuk menyeberangi laut sebelum tertutup kembali dan semua itu atas izin Allah. Allahu a’lam….

  • sy setuju pndapat tman”, intix sbg muslim qt wajib percaya akan isi al-qur’an, krn g ada kraguan didlmx,, sgala mukjijat nabi g smua bs dijelaskan dgn akal,..

  • Aidil Bustamir

    Subhanallah, fakta Ilmiah ini adalah Milik Allah. Dan kita harus meyakini ini sbg pertolongan Allah kpd Nabi Musa AS dan pengikutnya. Dan harus diingat bahwa Angin juga makhluk Allah, siapa yg menggerakkan Makhluknya utk menolong Nabi Musa, tentulah Sang Khalik yg Maha Kuasa.

  • Subhanallah,..
    Tentu mukjizat Allah SWT terkadang tak bisa di logikan, tapi tak ada yang mustahil bagi Allah SWT dan itu semua adalah tanda-tanda kebesaran Allah SWT.

  • nanang

    Setiap kejadian sll berdasrkan system.yaitu sytemnya Alloh SWT.memang menajubkan temuan ini.untuk masalah kenapa Nabi Musa AS dan pengikutnya tidak tertiup angin?kita ga usah heran.Ingat ketika Nabi Ibrahim Dibakar api.logika kita api itu pasti panas.kenapa tidak membakar beliau.spt angin logikanya akan terbang semua disekelilingnya.knp nabi Musa dan pengikutnya tidak tertiup angin besar tsb.?kesimpulannya temuan itu benar adanya.mslh Nabi musa AS tdk tertiup angin,itu kuasaNya

  • desy

    Semua atas izin Allah,,tidak ada yg mampu menghalangi Nya..

  • Sapto MS

    Keluarn kejadian, imamat, bilangan, al-imran, Al-BaQarah semua ini adalah sub baian dari Kitabulah, jadi tidak ada yang aneh dan “Galant” Ajaib dalam hal ini tetapi ini membuktikan bahwa semua kitabulah itu ada hubungannya satu sama lainya.

  • muhammad aldurra

    tp untuk para dn rasul palagi yg trmasuk dlm ulul azmi memang diberikan kelebihan brupa mu’jizat… itu smw kn Kebesaran Allah yg tak trtandingi manusia hnya mncri th sesuai dlm Firman Nya dlm surat Ar Rahman.

  • iman rahmannurdin

    Subhanalloh, sampai saat ini belum ada yg menceritakan kejadian itu terulang kembali, soalnya kalau itu disangka hanya kejadian alamiah biasa harusnya ada pengulangan, tetapi tetap Allohlah yg maha Perkasa yg memberikan pertolongan kpd Musa as dan para pengikutnya. hal tsbt di atas hanya bukti bahwa hal itu bisa terjadi apabila Alloh menginginkannya.

  • Tasnim

    Alloh itu sumber ilmu dan kekuatan yang nyata pahamila ini wahai manusia.

  • Ivan

    Jika Peneliti itu bisa menjelaskan secara ilmiah seharusnya mereka heran mengapa tidak pernah terulang kembali seperti gerhana matahari atau letusan gunung berapi yang terulang kembali setelah beberapa tahun atau beberapa abad kemudian. sudah jelas itu adalah mukjizat yang diberikan Allah kepada Nabi Musa

  • laut merah bukan dalam nya 6m nyamp10 bro ..yg bisah di buak angin hanya sekian metar(2m)..jangan percaya ma orang kafir,mereka hanya pecundang…apa lg amerika ma israil..yahudi tu musuh kita sejak dulu..ok sob..!!

    • SONE ITACHI

      bener bro,.
      apa apa ilmiah,.
      udah jelas jelas di luar batas akal manusia masih aja ngotot….
      wkwkwkwk ketawa jahat aja bro…

  • bagus

    pertanyaannya adalah, bila kecepatan angin adalah 63 mil per jam yang berarti sama dengan 101 kilometer per jam, bagaimana cara Nabi Musa dan pengikutnya menyeberang?
    bila ada angin sekencang itu, mengapa harus membelah laut merah? bukankah angin sekencang itu sanggup memporakporandakan barisan tentara? tolong dijawab.

    • Jawabannya adalah, Allah Maha Kuasa.
      Kalau mau mengasumsikan bahwa 4 jam waktu terbelah itu terjadi di dalam rentang waktu saat badai angin bertiup selama 12 jam, maka, untuk lebih memahakuasakan Dia, sangat mungkin waktu perjalanan Nabi Musa dan pengikutnya untuk mencapai Laut Merah diperlambat dengan badai angin tersebut begitu juga dengan pasukan Fir’aun. Lebih-lebih jika dilihat dari kekuatan fisik seorang tentara dibanding orang biasa (Nabi Musa dan pengikutnya.. meski Nabi Musa terkenal kuat fisiknya) secara umum, justru lebih mungkin Nabi Musa dan pengikutnya yang tersapu angin. Tapi kenapa mereka bisa melewati badai dengan selamat? jawabannya Allah Maha Kuasa.

      Namun, secara ilmiah, selama angin tersebut adalah angin konstan (steady), maka sampai kecepatan angin berada dalam range 45-68 mph (menurut eksperimen), manusia secara umum masih dapat melewati badai tersebut tanpa terhempas (sangat tergantung dengan kekuatan fisik dan refleks individu), meskipun pasti berjalan melenceng ke arah angin bertiup (pada 19,125 mph melenceng sejauh 9 cm per 3 langkah). Tingkat kesuksesannya semakin tinggi jika berada dalam posisi merunduk atau merangkak. Bukankah tidak bisa dibuktikan juga kalau Nabi Musa dan pengikutnya (dan Fir’aun dengan tentaranya) berjalan atau berlari dengan gagah pada saat badai tersebut? bisa jadi mereka berjalan tiarap saat itu.

      Bisa jadi juga kejadiannya sesimpel karena area padang pasir yang berbukit-bukit (sand dunes), maka Nabi Musa dan pengikutnya (dan Fir’aun dan tentaranya), dapat terlindung dan melewati badai tersebut dengan selamat.
      Wallahu A’lam, sekali lagi Dia Maha Kuasa.

      • Mari Golput

        Terlalu bodoh untuk memecahkan masalah ini.
        Lha wong mukjizat kok dipecahkan dengan otak goblok.
        Kalo sesimpel itu kenapa tidak pernah terjadi lagi sepanjang sejarah umat manusia..???
        Kalo memang demikian teorinya kenapa si peneliti goblok itu tidak membuktikan teorinya dulu dengan alat…?

        Contoh:

        Thomas Alfa Edison punya teori dibuktikan dengan praktek n hasil;

        Alexander Grahambel, Archimedes, Pascal, Pytagoras.
        Lha ini…????
        Memble…!!!!

        • Rain

          Anda sendiri bagaimana? apakah Anda sudah banyak memikirkan setiap fenomena di dunia ini dan mendapat jawaban dari hasil pemikiran Anda? Atau Anda memilih untuk tidak peduli dengan hal-hal tersebut dan mencaci setiap orang yg berusaha untuk menjelaskannya?

          keterlaluan…

          • Mari Golput

            Kalo yang berhubungan dengan Mukjizat, itu takkan pernah terpecahkan dengan akal pikiran manusia yg kemampuannya terbatas.

            Kalo yg ILMIAH n TERBUKTI, sy apresiasi.

            Contoh:

            Thomas Alfa Edison punya teori dibuktikan dengan praktek n hasil;

            Alexander Grahambel, Archimedes, Pascal, Pytagoras punya teori dibuktikan dengan praktek n hasil.

            Lha ini…????
            Teori doang tanpa praktek.

            NOL BESAR

            Memble…!!!!

  • dimas

    diperlukan angin yang sangat kencang dengan waktu yg cukup lama untuk dapat membelah laut merah agar dapat dilewati oleh kaum Nabi Musa jadi logikanya tidak mungkin manusia bisa lewat jika daerah yang akan dilewatinya tertiup oleh angin yang cukup kencang hingga laut merah bisa terbelah….

  • Hamalah

    Kasihan orang-orang kafir sekuler, selalu memaksa otak mereka yang terbatas untuk menjelaskan segala sesuatu secara ilmiah, tidak pernah mau berpikir bahwa selain segala sesuatu di dunia ini yang berjalan secara ilmiah atau sesuai hukum alam, ada kekuatan besar yang menciptakan alam beserta isisnya yang bisa melakukan apapun sesuai kehendak-Nya diluar hukum alam atau nilai-nilai ilmiah.

  • ravyamat

    orang2 ini suka membalikan fakta yg sdh tertulis jelas dalam AL – QUR’AN..jgn ngarang2 penelitian itu ga sebanding dgn apa yg ALLOH ciptakan….

  • annas

    kejadian di dunia ini memang selalu bisa dijelaskan secara ilmiah.. penjelasan terbelahnya laut adalah bukti bahwa tidak ada kebohongan di dalam al quran.. subhanalloh, semoga saya dan para peneliti tersebut diberikan hidayah allah, aamiin..

  • Abshan Shihab AbBedulloh

    klian bisa bandingkan dgan hukum fisika, tetapi sangat di sayang kan kejadian itu hanya 1x seumur hidup, krena itu mukjizatnya,, dan hukum fisika klian sia2 krena tidak bisa di buktikan,

  • Gwe

    Logikanya aja, Kalau Angin yang Membelah Laut Merah Saat NAbi Musa As. Menyeberang sudah pasti Nabi Musa dab Pengikutnya akan Terbang Terbawa Angin tersebut,
    Jika Angin dapat Membelah Laut dgn Kedalaman Beberapa Kilometer, Maka Tubuh Manusiapun akan dibawa Angin…

  • pri

    temans tidak usah sinis/apriori dgn penelitian ini, penelitian ini bisa jadi benar juga bisa salah

    mujizat Allah swt bagi nabinya mempunyai berbagai macam bentuk salah satunya bisa melalui media fenomena alam.

    yg membedakan antara orang yg beriman dgn yg tidak beriman adalah cara menyikapinya…

    orang beriman akan berkata “subhanallah” – karena kita tahu bahwa dibalik fenomena alam itu ujung2 nya adalah terjadi atas kekuasaan Allah SWT dan semakin bertambah kuat imannya.

    orang yg tidak beriman hanya mentok pada ketakjuban atas fenomena alam itu saja tidak lebih tidak kurang

  • saifi oi

    ilmiah darimana,..ngarang aja dasar. kayak orang gak beriman.

  • Arghan Ardiyanto

    Penelitian sih penelitian, cm mbok ya di logika aja, angin dengan kecepatan segitu bisa membelah laut, trus nabi musa n pengikutnya apa g terlepar terbawa angin?mukjizat Allah g bisa di logika oleh otak manusia, karena kemampuan otak ada batasnya

  • husen panjaitan

    penelitian yang kurang masuk akal……
    kalo pun itu karena angin bagaiman proses terjadinya tenggelam fir”aun dan bala tentaranya
    apakaah angin akan menutup kembali dengen kecepetan 00000000,0000000001 detikk…?

    penelitian yang belum masuk Al-qur’an neeh

    penelitian yang benar seperti air tawar dibawah air laut seperti tertulis di dalam al-qur’an

  • たムがぢ とエれオ

    Ahhhhh,,sok tau penulis ini….Ilmu manusia bagaikan setetes air dilautaun dibanding dengan ilmu Alloh S W T..
    Kelihatan tololnya bikin treat sperti ini…

  • wani pirlo

    otak manusia mana nyampe ngukur yg tak terbatas ALLAH SWT

  • Adi Nug

    kalo hanya karena angin kenapa nggak pernah terjadi lagi…persis kaya teory darwin Manusia itu dari monyet…tapi sampai sekarang belum pernah ada monyet yang jadi manusia….dasar…penelitian yang konyol

  • nanang

    untuk membelah laut pasti menggunakan kecepatan angin yg tinggi, dan mana mungkin manusia bisa bertahan dengan kecepatan angin seperti itu. sungguh penelitian yg g masuk akan, mukzijat Allah tu g bs diprediksi dengan ilmu alam,…..

  • noval

    peneliti bego…, yg gak mungkin para pengikut nabi Musa bisa melewati laut yg membelah itu kalau angin bertiup kencang, sdh pasti orang2 tsb pada beterbangan… bisa di tertawakan anak2 nanti nih peneliti..

  • leo_slank

    musa as.ilmu yg bermartabat dunia dan akhirat diakui oleh semua tingkat nabi dalam ke kuatan batin ilmu.dan isayrat yg terahir dari musaas.atas batin allah bilakami mennegelamkan dunia ini adalah akibat dosa yg tak ter ampuni bagi seluruh ummat manusia maka yg nama nya manusia berakal dan berpikir tolong direnungkan dengan amat sangat karena jerman kemaren sudah mengwetahui ke kuatan banjir bila dunia semua merasakan akibat dosa yg tak terampuni apalah gunanya harta yg susah payah loo sdemua kumpulkan selamamini hy america,surya mesir arabsaudi tolong di renungkan….?????

  • Heri Munasri

    KEBENARAN ITU HARUS DI BUKA SAMPAI KAPANPUN DN SIAPAPUN

  • Agus susanto

    Coba para peneliti tersebut meneliti Al-quran, insya Allah Hidayah yang mereka dapat…

    • boy

      mereka mempeljari Al qur’an tp tidak mengimaninya, smoga qt termasuk yg bertaqwa pd ALLAH Swt

  • iwan

    walaupun mereka menemukan teknis tebelahnya laut, tetapi semua itu hanya prediksi dan logika mereka dan belum tentu sebenarnya penelitian itu benar . .contoh .. jika angin yang menyebabkan terbelahnya laut .. bagaimana dengan orang yang melewatinya pada saat air laut tersebut masih terbelah oleh angin ( mereka akan beterbangan oleh kekuatan angin yang memyebabkan laut terbelah) …. kesimpulannya adalah apapun yang Allah subahanallah wata’ala berikan kepada umatnya seperti kejadian diatas adalah dengan kekuasaaan yang bisa jadi diluar logika/pikiran manusia wallahu ‘alim

  • Choeroni Pursebayanto

    Sebaiknya tidak perlu mempermasalahkan apakah penelitian ini konyol atau tidak masuk akal..
    Jika tidak mampu berkata-kata dengan baik, maka lebih baik diam..
    Peneliti diatas hanya mencoba membuktikan kebenaran sejarah dan al qur`an, tidak ada maksud untuk mendiskreditkan atau menyangkal bahwa mukjizat yg terjadi krn kejadian alam, hanya “mukjizat yg terjadi memiliki hubungan dengan alam”..
    Manusiawi toh??
    Kita manusia punya akal yg terbatas, namun kita jg punya hak utk menggunakan akal ini dalam menyikapi setiap fenomena yg terjadi..
    Jadi, marilah hargai sesama, paling tidak, kita sudah bisa taw sedkit penjelasan ilmiah apabila hal yg demikian terjadi..
    Barakallah.. :)

    • Andri Al Ashfahani

      like this

      • Guest

        Tidak berhamburan karena teorinya juga mengatakan, ditengah2 hembusan harus ada area tenang tanpa angin. Jadi Rosul menyeberang di antara 2 tebing air yg di tahan oleh hembusan angin kencang.
        Susah klo penjelasannya hanya dgn kata2 tanpa gambar.

        Tentang kebenarannya, Walahuallam.

      • Guest

        Tidak berhamburan karena teorinya juga mengatakan, ditengah2 hembusan harus ada area tenang tanpa angin. Jadi Rosul menyeberang di antara 2 tebing air yg di tahan oleh hembusan angin kencang.
        Susah klo penjelasannya hanya dgn kata2 tanpa gambar.

        Tentang kebenarannya, Walahuallam.

    • Irwandi

      yg masuk akal jg donk,,,, klo anginnya aja bisa membelah lautan… musa as & pengikutnya kok ga berhamburan kena anginnya.??

      • Adi Rahadi

        Tidak berhamburan karena kebesaran ALLAH, ditengah2 hembusan harus ada area tenang tanpa angin. Jadi Rosul menyeberang di antara 2 tebing air yg di tahan oleh hembusan angin kencang.
        Susah klo penjelasannya hanya dgn kata2 tanpa gambar.

        Tentang kebenarannya, Walahuallam.

      • Adi Rahadi

        Tidak berhamburan karena kebesaran ALLAH, ditengah2 hembusan harus ada area tenang tanpa angin. Jadi Rosul menyeberang di antara 2 tebing air yg di tahan oleh hembusan angin kencang.
        Susah klo penjelasannya hanya dgn kata2 tanpa gambar.

        Tentang kebenarannya, Walahuallam.

  • Rain

    mohon maaf, atas dasar apa saudara/i sangat yakin kalau saat angin kencang itu berhembus, maka orang-orang akan beterbangan? kita tidak tau apakah karakteristik tubuh orang saat itu sama dengan karakteristik orang zaman sekarang. dn lagi dengan kecepatan 63 mil/jam, itu adalah badai ringan yang masuk tingkatan paling rendah di skala Fujita (F0) dengan tingkat kerusakan kecil. manusia masih bisa berjalan walaupun dengan upaya lebih untuk menjaga keseimbangan. mari hargai usaha para peneliti tersebut karena kita sama-sama tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi saat itu. kita diperintahkan untuk mengimaninya, dan sedikit penjelasan ilmiah setidaknya bisa mmbantu untuk memahami kejadian-kejadian di alam ini. :)

    • yan

      fikir scr positif lebih baik..

    • muehehe

      setuju

    • muehehe

      setuju

    • フェリー

      mohon maaf juga kawan..kecepatan angin 63 mil/jam yg trus berhembus slama 12 jam baru bisa membela air yg tenang 6 kaki atau setara 2 mtr… jadi dengan kekuatan brapa mil/jam bisa membelah laut merah..???
      tu diluar logika kita kawan..
      tu memang kuasa Tuhan yg diberikan pada nabi2nya…

  • roro wiwien

    semakin dalam peneliti mempelajari apa yang ada di dalam Alquran….Insya ALLAH akan mendapatkan “hidayah” NYA….Amien

  • dachlan rangkuti

    pengetahuan manusia terbatas, sedang pengetahuan Allah tidak terbatas.

  • Hari Ini Kurindu

    mohon maaf,….
    penelitian yang bodoh, orang barat terlalu pinter sampai2 ilmu Allah mereka pelajari, didunia ini tidak ada yg mampu membuka rahasia allah, sampai kapanmu kalian tidak akan bisa menemukan rahasia2 Allah. kuasa allah tidak ada yg namanya teori,

    hati2 bila menyimpulkan sesuatu yg tidak kalian ketahui sejarahnya apa lagi seorang non muslim !!!!!!!!!!!! saya sebagai seorang muslim merasa tidak menyukai teori2 kalian

  • Muhammad Husni Syarif

    Coba kamu buktikan dengan ilmiah mu (AS)
    Tentang isra mi’raj nabi muhammad saw..

  • Marisa

    Subhanallah.. Mungkin kita tidak bisa menyangkal kebenaran dari teori manusia mengenai “Kisah Nabi Musa Membelah Laut Merah”.. Tapi kembali lagi, bahwa orang-orang beriman pasti meyakini bahwa semua ini tak akan terjadi tanpa Kuasa Allah SWT. Bahwa Mukjizat hanya diberikan pada yang Allah SWT kehendaki. Semoga dengan meneliti, memahami, akhirnya mereka meyakini dan memberikan HidayahNya.. Amin YRA.

  • lazuardy hunt

    Semakin banyak yang diketahui,
    Akhirnya semakin membuat seseorang sadar
    Ternyata semua pengetahuan itu adalah hanya alat bantu untuk menyadarkan dirinya
    Bahwa akhirnya memang tidak ada yang diketahuinya
    Segala pengetahuan yang sudah dikumpulkan,
    Hanya sebuah tangga menuju sebuah pengakuan
    Bahwa semua yang diketahuinya, hanya sebuah dugaan
    Bukan sebuah kepastian

  • Achmad

    memang ada kejadian yang serupa sebelum dan setelah peristiwa itu?

  • Azar

    Kesimpulan PENELITIAN terlalu dini. Saya pakai dinamika fluida, meniup air di atas meja saja tidak terbelah. Kalau angin sebesar itu.. akan terjadi badai.. bukan laut yang terbelah. Setelah nabi musa bingung karena sudah di tepi laut dan Fir’aun sudah dekat pengejarannya, Nabi Musa berdo’a. trus kenapa Allah SWT memerintahkan Nabi Musa AS untuk MEMUKULKAN tongkatnya. toh kalau ada angin tongkat tidak perlu dipukulkan. karena angin sudah membuat jalan di laut. Nabi Musa tinggal lari saja melalui jalan yang sudah dibuat angin.

    • Adi Rahadi

      karena kebesaran ALLAH, di tengah kedua tebing air (yg dihasilkan oleh angin) ada rongga udara tenang. susah klo nggak dijelasin dgn gambar.

  • fahri

    itu memang mu’jizat Nabi Musa, itu tidak bisa dibahas ….. jadi…..

  • wisnoe

    sakit jiwa lu para penilit.,,
    sana coba lu bikin kipas angin yg bs membelah laut merah.,,,

  • fay

    hahahaha peneliti sok maksa, klo laut bisa terbelah karena angin yg sangat kuat, nabi musa pasti udah terbang kebawa angin dunk -_-

    • zul

      bnar tu,,,
      berari nabi Musa g jdi lewat laut dong..
      malah terbang dibawa angin,,,
      moga hidayah capat sampe k mereka

      • Adi Rahadi

        di celah2 kedua tebing air (yg dihasilkan oleh angin) ada rongga udara tenang. susah klo nggak dijelasin dgn gambar.

  • Anggi Heru Pramudya Ahmad

    and so , People… That’s the logical theory from Scientology!! .. they-who-worship-science-than-God….. Orang Atheis ama Scientologis mana pernah percaya akan adanya Tuhan? ahahhaha… kita anggap hiburan aja dah teori mereka.. :) tanggapi dengan senyuman

  • azriza

    Akal manusia terbatas, sedangkan ayat-ayat Allah terlalu luas untuk dimasukkan ke dalam akal. Jadi menyikapi mukjizat tidak bisa dipaksakan harus masuk akal. Mukjizat hanya dapat diterima dengan keimanan. Teori angin membelah laut, siapa peneliti yang sudah melakukan eksperimen tersebut? Bukankah sebuah teori harus diuji dengan eksperimen dan eksperien (pengalaman)? Siapa peneliti masa kini yang pernah mengalami laut terbelah? Berbicara seperti ilmiah tetapi tidak ilmiah hanya pantas dilakukan oleh orang atheis. Lalu apakah ilmiah itu? Ilmiah itu adalah qoulalloohu wa qoularrosuul, bukan qoula peneliti yang tidak jelas keyakinan agamanya.

  • Heri Setia Budi

    walau mereka tau,alquran itu betul yang harus di imani sekarang ini,dan islam adalah agama yang sempurna,tapi mulut mereka tetap menolak,itulah orang orang kapir,semakin larut dalam kekapirannya,semoga hidayah segera mendekati mereka

  • Heri Setia Budi

    walau mereka tau,alquran itu betul yang harus di imani sekarang ini,dan islam adalah agama yang sempurna,tapi mulut mereka tetap menolak,itulah orang orang kapir,semakin larut dalam kekapirannya,semoga hidayah segera mendekati mereka

  • Sanpra Abinya Tora

    Hahahaha… ALLAH itu MAHA segalanya choy, ilmu Nya ALLAH tidak ada tandingannya euy..

  • rashed junaedi

    Penelitian yg sempurna adalah BENAR/SAH. hal2 yg masih bertentangan/berselisih dg Alqur an adalah tidak benar [hrs dieliti lg ] Islam adalah Rasional & Alqur an adalah kebenaran..

  • Bambang S

    hati hati adu domba oleh orang yg mengaku pintar & tidak bertanggung jawab?

  • Bambang S

    hati hati adu domba oleh orang yg mengaku pintar & tidak bertanggung jawab?

  • Ajits Mujahid Goo

    mukjizat < sesuatu yang tidak bisa dipahami dengan akal. coba mereka suruh meneliti mukjizat Muhammad SAW yang bisa membelah bulan :D ada ada saja

  • cholila

    hmmmm,
    laut merah itu seberapa lebar dan dalamnya,,,,
    dlam pnelitian itu hnya disebutkan cuma 2-4 m,
    ndak ada apa2nya dunkz,,
    wlaupun bnar secra fisika spt itu adanya, tpi sebesar apa kekuatan angin yang pernah diteliti manusia sekarang dibandingkan dengan rentan waktu berabad2 yang lalu kejadianya ..
    semua itu adalah atas izin Allah Yang Maha Segalanya :D

  • cholila

    hmmmm,
    laut merah itu seberapa lebar dan dalamnya,,,,
    dlam pnelitian itu hnya disebutkan cuma 2-4 m,
    ndak ada apa2nya dunkz,,
    wlaupun bnar secra fisika spt itu adanya, tpi sebesar apa kekuatan angin yang pernah diteliti manusia sekarang dibandingkan dengan rentan waktu berabad2 yang lalu kejadianya ..
    semua itu adalah atas izin Allah Yang Maha Segalanya :D

  • cholila

    dan walaupun penelitian mengatak spt itu, adakah yang tau, penyebab datangnya angin yang membelah lautan itu?dan juga kenapa tepat saat dibutuhkan dan menghilang saat di.inginkan?????????????hahaha

  • zaenur

    mukjizat adalah hal yang terjadi di luar akal manusia, di luar kebiasaan alam untuk menunjukan kuasa-Nya. jadi menurut saya teori itu hanya bentuk pengingkaran terhadap ayat-ayat Allah

  • zaenur

    mukjizat adalah hal yang terjadi di luar akal manusia, di luar kebiasaan alam untuk menunjukan kuasa-Nya. jadi menurut saya teori itu hanya bentuk pengingkaran terhadap ayat-ayat Allah

  • Kotjo Negoro

    silahkan akal fikiran bicara, namun kalau sudah Allah SWT berkehendak, apapun dapat terjadi….Jadi jangan berhalakan akal fikiran saja…karena itu akan membuat sesat..karena lebih banggakan akal/rasio….dapat membuat manusia jadi pendusta agama…

  • Ode Pely

    bego kl q prcaya ini…..tuhan berkehandak dan itu yg terjadi

  • vanhealsink

    smua karna ALLAH. keseharian manusia, aktivitas, bekerja, tdur, makan, berjalan dll.. smua karana ALLAH.. bgtu pun mukjizat nabi musa, yg di berikan ALLAH.

    kita ambil sisi POSITIF. jangan hanya bsa ya mangunjing para peneliti.. jagan di sangkut paut kan kedalam agama. ini adalah ILMU alam. orng luar bsa maju.. krana dia slalu menghargai krya orng. gak sperti orng indo.. sok pintar, bru tau islam ja,, da KHOTBAH.
    akhir ya timbul mencaci,memaki. BASI!!!!!

  • vanhealsink

    smua karna ALLAH. keseharian manusia, aktivitas, bekerja, tdur, makan, berjalan dll.. smua karana ALLAH.. bgtu pun mukjizat nabi musa, yg di berikan ALLAH.

    kita ambil sisi POSITIF. jangan hanya bsa ya mangunjing para peneliti.. jagan di sangkut paut kan kedalam agama. ini adalah ILMU alam. orng luar bsa maju.. krana dia slalu menghargai krya orng. gak sperti orng indo.. sok pintar, bru tau islam ja,, da KHOTBAH.
    akhir ya timbul mencaci,memaki. BASI!!!!!

  • George Bis

    Mukzizat Allah memang alamiah tetapi keterbatasan manusia menjadikannya luar biasa

  • Heri Munasri

    manusia slalu cari alasan dg kebesaran allah ,,, pd nabi musa as.. apapun bisa kalau ALLAH menghendaki ………………

  • Heri Munasri

    manusia slalu cari alasan dg kebesaran allah ,,, pd nabi musa as.. apapun bisa kalau ALLAH menghendaki ………………

  • okabasi doma

    Isi piring ceper dengan air secukupnya, tiupkan angin melalui selang kompresor ke tengah piring ini, pasti air ditengah akan menyibak ke kanan dan kiri, begitu tiupan diakiri, air

    kembali menyatu secara cepat. Ini dalam skala kecil sebanding skalakemampuan manusia.
    Kalau sudah dalam bentuk laut, ini sudah skala Tuhan, dimana manusia dengan peralatan secanggih apapun bakalan tidak mampu menyibak air laut hingga dapat dilewati.

    Pertanyaannya mengapa laut merah tersibak/terbelah airnya? jawabannya: Tuhan memerintahkan malaikat angin untuk meniup air laut merah hingga membelah airnya dan dapat dilewati Nabi Musa AS dan rombongannya.
    Tuhan mendidik manusia agar tidak mudah terkejut kejut atau menganggap aneh aneh apa yg sudah dikehendaki-Nya, tetapi dididik untuk mampu berpikir, memikirkan, terpikirkan seluruh isi ruang dan dimensi ruang alam semesta ini, dan akirnya akan mengerucut dengan ucapan Maha Besar Allah dengan seluruh MATERI ciptaan-NYA.

    Drews dan kawan-kawanya benar dalam penelitiannya, bahwa angin lah yg menjadi kekuatan untuk menyibak air laut merah, namun semuanya ini merujuk ke akal manusia semata, bukan ke kekuatan skala, ruang dan dimensi Tuhan. Mereka tidak pernah mengenal–karena tidak beriman adanya malaikat– Malaikat Tuhan yg jumlah populasinya, besar bangun tubuhnya, daya jelajahnya, daya nalar pikirnya luar -luar-luar

    biasa hebatnya, yg masing-masing sudah diberi tugas dan fungsinya oleh Tuhan, salah satunya malaikat angin itu, yg ini dapat dilihat dari fenomena TORNADO, PUTING BELIUNG, ANGIN SEPOI-SEPOI, angin pnas/dingin/kering/basah dan masih banyak jenis lainnya. Sudahlah, manusia itu mahkhluk hanya setitik debu dipandangan malaikat, namun sombongnya, durhakanya kelewat batas, walau sudah diberi akal.

    • Fath Aziz Oo Oo

      syaratnya angin tetap berhembus ? kalo angin tetap berhembus saat nabi Musa dan rombongannya lewat? bagaimana keadaan mereka? mereka akan terlempar…. perumpaan piring ceper tadi masuk akal hanya utk membelah air, dalam piring ceper…

  • priadi pri

    Tuhan melakukan sesuatu dg sunnatullah, jadi tdk semata-mata yg terjadi terjadilah tapi melalui sebab akibat (inilah bukti bahwa Tuhan Maha pandai), oleh sebab itu manusia diperintahkan menggunakan akalnya.

  • priadi pri

    Tuhan melakukan sesuatu dg sunnatullah, jadi tdk semata-mata yg terjadi terjadilah tapi melalui sebab akibat (inilah bukti bahwa Tuhan Maha pandai), oleh sebab itu manusia diperintahkan menggunakan akalnya.

  • Bola Liar Kebelinger

    Hehehe penelitian yg konyol.manusia d akhr jaman akn trus sllu mengingkari k kuasa’an Allh swt.apa yg trjdi adlh k hndaknya/kuasanya.jgn prnh d pkir oleh akal manusia yg d luar kmampuannya.pd akhrnya akn mnjerumuskn umat.wekkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk

  • Bola Liar Kebelinger

    Hehehe penelitian yg konyol.manusia d akhr jaman akn trus sllu mengingkari k kuasa’an Allh swt.apa yg trjdi adlh k hndaknya/kuasanya.jgn prnh d pkir oleh akal manusia yg d luar kmampuannya.pd akhrnya akn mnjerumuskn umat.wekkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk

  • ons

    kopler UP

    kok lucu tulisanya,

    laya mutu wala yahya, ra bermutu ngentekno biaya

  • yusuf

    kalau angin nya begitu kuat dan hebat, sehingga laut pun terbelah,, bagaimana dengan manusia yang melintasi laut merah saat terbelah,, pastinya manusia akan terlempar melayang2 karena hembusan angin…. di situlah kekuasaan ALLAH SWT saat membantu nabi musa as

  • yusuf

    karakeristik manusia pada zaman itu memang berbeda dengan yang sekarang, tetapi yang melintasi laut merah pada saat terbelah di perkirakan sekitar 600.000 orang yang ikut bersama nabi musa as pastinya tidak hanya orang dewasa saja, anak kecil pastinya juga ada… !!! itulah kebesaran allah, sehingga nabi musa as dan seluruh pengikutnya selamat sampai tujuan..

  • jangan terlalu mempondasikan terhadap akal sehat dan logika, sebab kita tidak tahu rencana Allah yang sesungguhnya. sebab jikalau kita harus berdasarkan logika dan akal sehat maka tentunya kita sudah melebihi pikiran Allah. karena mujizat dan pekerjaan Tuhan kita tidak mengerti.

  • Fath Aziz Oo Oo

    nabi Musa a.s dan pengikutnya menghadapi jalan buntu (lautan) dan dengan memukulkan tongkatnya, laut terbelah. apa dijelaskan tongkatnya itu menghembuskan angin? no no no …. silahkan berteori dengan hukum fisika, tapi kejadian itu mendadak dan ga nunggu 12 jam atau nunggu angin 63 km/jam….

  • Dikha

    Peneliti Gilaaaa….Apa airnya dan anginnya bisa di atur untuk nungguin pengikut nabi yang menyeberang, terus angin juga tahu yaaa begitu Fir’aun dan pasukan menyeberang anginnya hilang….Kehendak Allah SWT tidak bisa di logika, karena ada hal2 yang memang sifatnya rahasia Allah SWT seperti kematian..kalau bisa suruh tuh peneliti kapan dia mati..

  • Fanji Multiadi

    Islam dan Sains memang tidak dapat dipisahkan, karena dalam surat Al-Alaq Allah SWT memerintahkan kita untuk membaca (Iqra’). Oleh karena itu, jadikanlah artikel diatas sbg penambah wawasan & ilmu pengetahuan serta iman kita akan tanda2 kekuasaan Allah, bukan malah mencaci-maki hanya karena penelitinya non-muslim.
    Islam adalah agama yg sempurna dan juga rasional, berbeda dgn agama lain.
    Sbg umat Islam kita harus berhati-hati terhadap paham sekulerisme yg memisahkan ilmu dgn agama.

  • Son Of The Ocean

    Seperti biasa, kaum atheis penyembah sains dan ilmu pengetahuan selalu mencari celah untuk membantah apa yang sudah tertulis dalam Alqur’an. Dasar ketidak percayaan mereka terhadap eksistensi Tuhan membuat mereka merasa lebih superior dari apapun. Mereka lupa bahwa, angin dan seluruh material alam semesta ini juga bergerak masing-masing atas kehendak Allah SWT Sang Pencipta Jagad Semesta Raya. Kemampuan berfikir mereka cuma seper semiliar dari sebutir pasir dibandingkan Sang Pencipta bahkan tidak ada sama sekali. Penelitian yang mengada-ada dan seperti biasa juga = SAMPAH!!!

  • dian gunar

    Angin yang sebegitu kuatnya bisa sampai membelah laut merah tp tidak menerbangkan orang” disana saat itu. Hmm sungguh aneh
    hanya kekuatan Allah yang bisa melakukannya..
    Allahuallam…

  • امام سيتياوان

    Wahai para saintis.. jika kalian sudah meneliti semua yg terjadi di laut mediteranian… sekarang bisa ga dibuktikan sains anda… biar kami jg yakin yg anda teliti itu benar…

  • Helmi Laksono

    Sebagai manusia, kita tentu memiliki cara berpikir yaitu berlandaskan logika. Menurut saya tulisan di atas tentang upaya peneliti untuk menemukan rasional di antara hal hal irasional. Orang yang malas berpikir akan menyerahkannya kepada prinsip imanen, dengan kata lain gak usah repot2 membuktikan yang irasional sebab logika tidak melulu jadi solusi berbagai masalah hidup ini. Tetapi, sebagian pemikir dan peneliti tidak mau begitu saja menelan irasionalitas. Sebabnya mereka mencari tahu segala rahasia keagungan allah di balik irasionalitas. Kadang berhasil kadang juga tidak. Kadang semakin meyakini keberadaan allah, kadang justru sebaliknya. Kadang tetap berada di jalan yang benar, kadang justru malah tersesat

Lihat Juga

Musa dan Ayahnya. (akhwatmuslimah.com)

Inilah Rahasia dari Ayah Musa Sehingga Anaknya yang Berusia 7 Tahun Hafal 30 Juz Al-Quran dan Hadits