Home / Berita / Nasional / Ketua DPR: Jika Mau Membangun Rumah Ibadah Harus Ikuti Aturan

Ketua DPR: Jika Mau Membangun Rumah Ibadah Harus Ikuti Aturan

Ketua DPR-RI, Marzuki Alie (portaltiga)

dakwatuna.com – Jakarta. Ketua DPR Marzuki Alie mengatakan, bangsa ini sangat beragam baik dari segi suku, agama dan ras sehingga perlu ada sikap saling menghargai kebhinekaan tersebut dengan cara mengikuti aturan yang ada.

“Tanpa mengikuti aturan, semua pihak bisa bertindak sesukanya, maka yang muncul adalah kekacauan,” kata Marzuki di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan, semua pihak menghargai HAM dan kebhinekaan tapi juga harus mengikuti aturan.

“Jika mau membangun rumah ibadah harus ikuti aturan. Aturan tersebut hendaknya dilaksanakan, karena jika tidak maka akan muncul masalah yang akan menimbulkan kekacauaan,” katanya.

“Makanya untuk kasus di Bekasi itu ada saran dari kepolisian untuk segera mengajukan izin mencari lokasi tempat ibadah yang tetap supaya tidak ada politisasi,” ujar Marzuki menambahkan.

Menurut Marzuki, pembangunan rumah ibadah seharusnya dilihat dari segi kebutuhan. Jangan sampai di tengah lingkungan yang mayoritas penduduknya muslim dibangun sebuah gereja.

Begitu juga sebaliknya, jangan sampai dibangun sebuah masjid yang sangat besar di tengah penduduk atau wilayah yang dihuni mayoritas non muslim.

“Saya mengharapkan agar kepolisian bisa bertindak dan menyelesaikan dengan seterang-terangnya dan menindak seluruh pelaku yang terkait, baik yang kriminal maupun yang memprovokasi masyarakat. Motifnya harus digali benar. Ini seperti halnya juga dengan SKB tiga menteri diperlukan agar jangan sampai muncul isu,” katanya. (S023/K004/ant)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (23 votes, average: 9,43 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Roni Efendi

    kalo bener pemimpin seperti ini,tidak ada masalah seperti di bekasi it…
    bagai mana dengan di daerah kabupaten seperti kita ini…
    contoh na di Sebuah desa di Lampung Barat..
    …………………………….

  • jaidun

    tul masak tiga orang mo bilin rumah ibadah sementara udah ada tempat ibadah agama lain yang jumlah pengikutnya seribu…. harusnya kumpulin dulu umatnya sebanyak nya baru bikin tempat ibadah semdiri ya…

  • antizion

    kalau jml masjid di indonesia lbh banyak, ya itu wajar, 80% penduduknya beragama islam, kl 80% rumah ibadah adalah masjid/musholla tentu sdh proporsional. Aturan dibuat agar tdk timbul kekacauan, tp nampaknya HKBP ini sudah mau bikin negara sendiri.

Lihat Juga

imror-rembang-ds-1-view-1

Tanah 7 X 12, Bisa Tidak Dibuat Rumah 1 Lantai dengan 3 Kamar Tidur?