Home / Berita / Internasional / Asia / Tahanan Palestina Ubah Penjara Israel Jadi Pusat Tahfidz Al-Qur’an

Tahanan Palestina Ubah Penjara Israel Jadi Pusat Tahfidz Al-Qur’an

Ilustrasi - Para pendukung Hamas mengadakan wisuda untuk 180 orang hafidz Al-Qur'an di Jalur Gaza, 30 Okt 2009 (Mohammed Asad/safaimages)

dakwatuna.com – Para tahanan Palestina berusaha benar-benar menghabiskan hari-hari mereka di balik jeruji pendudukan Israel. Mereka mungkin mengalami beragam tindakan represif dan pelecehan oleh sipir penjara Israel. Tapi ternyata mereka berhasil mewujudkan banyak keistimewaan melalui ragam inovasi yang mereka lahirkan, terutama di bulan Ramadan.

Yang paling menonjol adalah keistimewaan mereka dalam hal interaksi dengan Al Quran selama bulan Ramadhan. Sebagian besar tahanan memanfaatkan detik demi detik di bulan suci di penjara, untuk memperbanyak interaksi dengan Al Quran, membaca, menghafal, belajar tajwid dan tilawah, memperdalam isi Al Quran. Jadilah, penjara-penjara Israel itu sebagai pusat-pusat pendidikan dan penghafalan Al Quranul Karim. Subhanallah.

Seorang tahanan bernama Abu Muaz (52 tahun) berbicara melalui telepon kepada Islamonline, “Para tahanan di sini berusaha mengisi waktu mereka dengan apapun yang berguna, ini merupakan tantangan antara napi dan sipir penjara. Karena kami ditangkap dan dipenjara dengan tujuan memberi kehidupan psikologis yang ditekan. Tapi keinginan mereka itu tidak berhasil.”

Dia menambahkan, bahwa para tahanan Palestina memiliki jadwal atau program o lah raga, kajian ilmu pengetahuan, kajian keagamaan yang bias dimanfaatkan secara baik oleh para tahanan, sehingga mereka mampu membina kepribadian dan kapasitas ilmu. “Khususnya di bulan Ramadhan, kami memiliki agenda khusus yang fokusnya adalah menghafal Al Quranul Karim,” jelas Muaz.

Perjalanan hari demi hari menghafal Al Quran di bulan Ramadhan ini bagi para tahanan benar-benar menjadi suplai energi yang menjadikan mereka lebih memiliki lipat ganda kesabaran melewati hari hari tahanan. Muaz menjelaskan, “Beberapa waktu lalu kami mengalami kesulitan untuk menghafal Al Quran, tapi di bulan ini kami rasakan perubahan yang luar biasa dibanding bulan bulan lain,” ujarnya.

Seorang tawanan lain bernama Lut Muhammad, mengaku telah menyelesaikan hafalan Al Qurannya sebanyak 30 juz hanya dalam waktu 4 bulan, di penjara Israel. Kepada Islamonline, ia mengatakan, “Mulanya saya menghafal beberapa juz saja sebelum dipenjara. Tapi kondisi di sini mendorong dan menciptakan suasana kondusif untuk menghafal lebih cepat hingga saya berhasil hafal Al Quran dalam 4 bulan, terutama di bulan Ramadhan” kisahnya.

Penting diketahui, program penghafalan Al Quran di penjara Israel ini pada tahun 2009 lalu telah melahirkan 73 orang hafiz Al Quran dengan ijazah sanad 30 juz. Selain itu ada 299 tahanan juga yang memperoleh ijazah tajwid. (mln/islamonline/knrp)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (118 votes, average: 9,69 out of 10)
Loading...Loading...
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Pemukiman ilegal Yahudi di atas tanah Palestina. (islammemo.cc)

Israel Berencana Datangkan 35.000 Imigran Yahudi ke Tanah Terjajah Palestina

  • rudy

    saya merasa malu dengan para tahanan di Gaza, sementara disini terleha-leha oleh pekerjaan yang tidak produktif, tahanan di Gaza menanamkan nilai-nilai keimanan yang sangat kuat

  • Amin al qutbhy

    SubhanAllah.. Mungkin ketika kita di posisi mereka, kita akan merasakan bagaimana mereka membela perjuangan hidup. Tetapi kita disini lebih nyaman membela kehidupan dunia. Mudah2an ALLAH Ta’ala selalu menjaga mereka. Amin

  • ma’in

    apakah untuk jadi haidz qur’an harus nunggu dijajah lagi?

  • Dicky Firmansyah

    Subhanallaah.. Tidak akan terjadi sesuatu kecuali atas kehendak Allaah.. Ya Allaah, dekatkan kami juga dengan Al-quran.. Amiin..

  • http://www.google.com Dicky Firmansyah

    Subhanallaah.. Tidak akan terjadi sesuatu kecuali atas kehendak Allaah.. Ya Allaah, dekatkan kami juga dengan Al-quran.. Amiin.

  • re2myblogg

    keren banget! saya salut sama mereka, mental seperti itulah yang akan membuat mereka lebih kuat, pastinya lebih cerdas dibanding kita. Dengan kondisi seperti itu, mereka lebih konsentrasi di bulan Ramadhan.

  • Ria

    Subhanallah..Allahu Akbar.. penjara dunia tak menjadikan saudara di Palestin pesimis justru di jadikan bahan amunisi di akhirat..

  • Putra

    Subahanalah Hebat ,
    Sungguh” Menakjubkan Alla SWT Memberikan kekuatan yg Kuat kpd Mereka:)

  • ilik sutari rahman

    Subhanallah,, “penjara dunia” benar2 memenjarakan hawa nafsu mereka dan rasa cinta mereka pada dunia.. Benar2 menakjubkan,, Allahu akbar!!!

  • yayuk

    Semoga Akupun juga bisa seperti mereka. AYO SEMANGAT, YAYUK!!

  • Ary

    Sungguh kuat iman mreka
    subhanallah

  • Kukuh

    Kami di Indonesia malu…. Juz Amma belum hafal.
    Saudara kita itu calon2 penghuni surga

  • tina zaini

    mungkin krn kmudahan yg qt rasakan justru melenakan kita.
    jgn hanya takjub kagum,,ayo kita mulai mengikuti jejak mereka tuk jd hafidz/hafidzah..
    klo ad kemauan dan usaha,,insyallah allah kan kasih jalan..
    mari kita berikan hadiah terindah yg abadi tuk orang tua kita,,
    mahkota dr cahaya yg kan allah berikan lgsg kpd org tua yg memiliki anak hafidz-hafidzah…

    HAFIDZ itu HARGA MATI,,INSYAALLAH PASTI BISA…!!!

  • Premus79

    subhanallah.. sungguh luar biasa.

  • http://www.facebook.com/shiddiq.sobari Muhammad Shiddiq Sobari

    subhanallah :)

  • dfriendly

    fotonya cuma ilustrasi…