Home / Berita / Nasional / Empat Tahun Jadi Walikota, Kekayaan Nur Mahmudi tidak Bertambah

Empat Tahun Jadi Walikota, Kekayaan Nur Mahmudi tidak Bertambah

Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail (primaironline)

dakwatuna.com – Depok. Pengumuman harta kekayaan calon Walikota Pemilukada Depok, Jabar, pada media membuat beragam tanggapan. Salah satunya adalah kekayaan Walikota Depok, Nur Mahmudi, yang hanya mencapai Rp 3 miliar. Selama empat tahun menjabat, harta Nur tak bertambah.

Kekayaan calon yang maju dalam Pemilukada diumumkan melalui sirat KPK RI Nomor B-2187/12/08/2010 tertanggal 30 Agustus 2010 prihal Pengumuman Harta Kekayaan Calon Kepala Daerah.

Kekayaan terbesar dimiliki oleh pasangan Badrul Kamal, yakni Agus Suprianto dengan total Rp 7 miliar lebih. Sementara yang paling sedikit, dimiliki oleh pasangan Nur Mahmudi, yakni Idris Abdul Somad dengan Rp 693 juta. (Endro Yuwanto/Sefti Oktarianisa/RoL/hdn)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (32 votes, average: 9,75 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • endanghasanudin

    Ya Allah, pimpinlah kota depok oleh hambaMu yang sholeh.yg mencintaiMU dan dicintai rakyatnya…

  • tatang muttaqin

    Sebagai warga Depok dan pernah memilih Nur-Yuyun, saya merasa pembangunan Depok tak jauh berbeda dengan pendahulunya Badrul Kamal. Namun sebagai “praktisi” yang bekerja di belakang meja dan juga menyelami kehidupan Depok baik dalam kerangka acara-acara maupun sekedar bersepeda gunung, pencapaian Depok tersebut dapat dimaklumi karena kompleknya tatakelola kota dan rumitnya sengkarut politik lokal. Dengan demikian, saya merasa Nur layak melanjutkan.

  • tatang muttaqin

    Uniknya ada beberapa kader dan tokoh PKS Depok yang dulu paling terdepan dan bekerja keras mulai “melirik ke lain hati” karena kecewa dengan lambatnya pembangunan Depok bahkan sebagian mengatakan bahwa PKS-pun tak “sepenuh hati” mendukung Nur yang saat ini berpasangan dengan KH Idris Abdus Somad.

  • tatang muttaqin

    Saya berkesempatan diundang diskusi di rumah Nur pada saat terpilih empat tahun lalu, dan diminta masukan terkait pendidikan kesehatan. Untuk ekonomi, tetangga saya, Dr. Hedi yang memberi masukan saat itu. Fakta perpolitikan Depok saat itu memang rumit sehingga “ada sedikit alasan” lambatnya pembangunan saat ini. Wakil Walikota yang PNS ternyata membuat jejaringnya sesama alumni STPDN, Sekda bermain mata dengan DPRD yang didominasi “kelincahan” Golkar, jadi semacam “diimpit” dari banyak…

  • tatang muttaqin

    Barangkali Nur sebagai “incumbent” bisa saja dikalahkan calon lain karena PKS juga mengalami penurunan signifikan dalam Pemilu 2009 termasuk di Depok namun dengan “menggandeng” KH Idris yang punya jejaring Kiai Betawi yang bertradisi NU barangkali bisa menambah “jejaring baru” PKS. So, menang alhamdulillah, kalah tak terlalu rugi untuk partai ke depan.

    Wassalam, Tatang

  • tantang Hermansyah

    Saya mendukung pasangan ini karena sederhana saja.
    Ustadz Idris Abdus Shamad adalah kawan saya sesama pengajar di Fakultas yang sama dengan saya. Tiap rabu pagi, sebelum shalat dhuha, kami selalu berdiskusi tentang banyak hal.
    Saya memanggilnya Ustadz. Beliau sosok yang sederhana. Mobilnya saja yang dipake untuk mengajar, adalah mobil ‘dinas’ alias pinjaman dari KODI.
    Bahkan sewaktu digadang-gadang, kami sempat diskusi juga. Meski saya hanya pengajar untuk Mata kuliah yang berbeda,…

  • abu farih

    Oh……..Hebat ane salut ………moga2 DEpok dan sluruh wilayah indonesia dipimpin oleh pribadi yang berjalan dengan sunnah Rasulullah Amiin

  • agung

    Subhanallah…kapan giliran surabaya memiliki walikota seperti beliau

  • Izzu

    subhaanallah

  • hanif

    Barakallah..semoga yg terbaik untuk kota Depok tercinta..

  • Abu Hadzami

    Semoga Istiqomah

  • hanif

    Patut dicontoh, pejabat publik seharusnya memang tidak memperkaya diri. Ulasan peserta PILKADA DEPOK —> http://bit.ly/bI0aDc

  • abi azzam

    subhanallah….kapan ya Pandeglang punya pemimpin yang seperti ini? gimana PKS Pandeglang????

  • Pingback: Kota Depok, Kini dan Nanti | rismalind()

  • Pingback: Kota Depok, Kini dan Nanti « ekaputrikeyy()

  • Erik Eri

    Kalau seluruh pejabat indonesia seperti ini, bukan tdk mungkin indonesia sebagai negara ter hebat di dunia. Wahai seluruh rakyat indonesia orang spt inilah yg harus kita jadikan pimpin.

Lihat Juga

Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok nomor urut 2, Idris Abdul Shomad-Pradi Supriatna. (dok.pks)

Pilkada Depok, Idris-Pradi Unggul Telak