Home / Berita / Internasional / Asia / Serangan Berdarah Israel Pertama Pasca Negosiasi

Serangan Berdarah Israel Pertama Pasca Negosiasi

Perempuan Palestina berkabung di hadapan jenazah salah satu dari dua yang orang tewas, akibat serangan Israel, dalam pemakaman mereka di kamp pengungsi al-Bureij di Jalur Gaza tengah, 5 Sep 2010. (Getty Images)

dakwatuna.comSeorang warga Palestina gugur dan tiga lainnya luka-luka dalam serangan oleh pesawat-pesawat tempur Israel di Jalur Gaza, dan korban itu merupakan yang pertama sejak peluncuran negosiasi langsung antara Palestina dan Israel, tiga hari yang lalu.

Dua serangan Israel itu menargetkan terowongan-terowongan penyelundupan antara Palestina dan Mesir di Rafah di Gaza selatan. Demikian seperti yang dilaporkan oleh sumber keamanan Palestina, dimana sumber itu mengatakan bahwa serangan itu mengakibatkan terlukanya lima orang pekerja terowongan.

Sumber-sumber medis menegaskan adanya potongan tubuh seorang warga Palestina yang berusia tiga puluhan dari puing-puing sebuah terowongan yang ditargetkan oleh pesawat Israel di daerah perbatasan dengan Mesir.

Demikian juga disebutkan bahwa tiga yang terluka telah dilarikan ke rumah sakit untuk pengobatan, sedangkan satu pekerja terowongan lainnya sedang dilakukan upaya pencarian yang hilang di bawah reruntuhan.

Kantor AFP seperti dikutip Aljazeera, Ahad (5/9), menyebutkan bahwa serangan yang ketiga itu menargetkan pangkalan militer Izz el-Deen al-Qassam, sayap militer Gerakan Perlawanan Islam (Hamas), sebelah timur Khan Younis.

Juru bicara Israel mengakui ihwal serangan militer itu. Ia juga menunjukkan bahwa salah satu dari serangan itu menargetkan terowongan yang memanjang sampai ke wilayah Israel dan digunakan untuk melakukan serangan di perbatasan.

Juru bicara menambahkan, serangan roket itu lantaran adanya serangan dari Gaza di wilayah Negev yang itu tidak menyebabkan terjadinya kerusakan atau korban.(milyas/ajzr/knrp)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (5 votes, average: 9,60 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Sebelum Lengser, Obama Diminta Mantan Presiden AS Ini Akui Negara Palestina