Home / Berita / Nasional / Zakat Bakal Jadi Solusi Masalah Bangsa

Zakat Bakal Jadi Solusi Masalah Bangsa

Ketua Umum Baznas, Didin Hafidhuddin (RoL)

dakwatuna.com – Jakarta. Rancangan Undang-undang revisi atas Undang-undang No 38 Tahun 1999 tentang zakat akan mengoptimalkan pengelolaan zakat di Indonesia. Menurut Ketua Umum Badan Zakat Nasional, Didin Hafidhuddin, ada tiga poin pokok yang terangkum dalam RUU tersebut yaitu penataan kelembagaan, intensif zakat pengurang pajak, dan sanksi administratif,

” Optimistik jika RUU disahkan, zakat bisa jadi solusi masalah bangsa,” ujar dia saat dihubungi Republika di Jakarta, Ahad (5/9). Didin menjelaskan, RUU akan mengatur fungsi dan peran lembaga-lembaga yang ada. Sebab, keberadaan lembaga pengelola zakat saat ini belum diatur menjadi organisasi yang saling bersinergi dan mempunyai garis koordinasi. Didin menegaskan RUU ini tak akan mematikan fungsi Badan Amil Zakat (BAZ) dengan adanya Lembaga Amil Zakat (LAZ). ”Kedua lembaga itu harus tetap hidup.”

Oleh sebab itu, imbuh Didin, diperlukan badan pengawas independen yang powerfull. Konsep badan itu bisa mengadopsi kedudukan dan peranan Bank Indonesia dalam sistem perbankan nasional. Kelak, badan inilah yang akan mengatur dan mengawasi pengelolaan zakat di Indonesia.

Didin menambahkan, RUU ini juga mendorong intensif zakat sebagai pengurang pajak. Pemerintah tak perlu khawatir pajak berkurang. Justru, kebijakan tersebut nantinya akan saling memperkuat. Sebagaimana diterapkan oleh negara-negara luar seperti Malaysia.

Sedangkan sanksi administratif akan mengikat baik para muzakki ataupun amil. Misalnya, sanksi dibutuhkan untuk menindak LAZ yang tidak memenuhi syarat dan melakukan pelanggaran.

Didin berharap, RUU Pengelolaan Zakat segera diputuskan akhir tahun 2010. Sehingga pelaksanaannya bisa segera dijalankan. Namun, agar lebih maksimal maka Peraturan Pemerintah (PP) Tentang Zakat perlu segera dirumuskan. Paling tidak 2011 PP Tentang Zakat sudah ada. Sebab, PP secara psikologis mengikat semua kementerian terkait.”Keputusan menteri agama tentang zakat dinilai terbatas akiba zakat dianggap hanya persoalan kementeri menteri agama,”pungkas dia (taufik rachman/Nashih Nashrullah/RoL)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (5 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Sumber: BPS (2011-2015), diolah. (Muhammad Rofik)

Realisasi Peran LAZ Sebagai Mitra Pemerintah Dalam Memandirikan Umat Melalui Advokasi Kebijakan

Organization