Home / Berita / Nasional / MLM Syariah Dapat Sertifikasi MUI

MLM Syariah Dapat Sertifikasi MUI

Ilustrasi - MLM (inet)
dakwatuna.com – Bantul. Majelis Ulama Indonesia melakukan sertifikasi MLM (Multi Level Marketing) Syariah untuk menekan praktik penipuan. Ketua MUI, Amidhan, menjamin MLM yang berlandasan syariah dipastikan tidak kan mengandung riba seperti bisnis moneygame ataupun arisan berantai

”Dari penelitian Dewan Syariah Nasional MUI, praktik penipuan itu umumnya dilakukan oleh perusahaan MLM yang menerapkan sistem riba. Mereka umumnya menjanjikan keuntungan yang berlebihan dan bahkan tidak masuk akal, serta juga memperdagangkan produk haram, atau diragukan kehalalannya,” kata Amidhan, dalam jumpa pers di Jogja Expo Center, Bantul.

Jumpa pers ini difasilitasi oleh Manager Pengembangan Bisnis K-Link Indonesia, Bayu Riono. Bayu mengatakan perusahaan K-Link sudah berkomitmen untuk mengubah diri dari konvennsional menjadi MLM syariah. Keputusan tersebut adalah positioning bisnis yang menguntungkan semua umat.

”Dengan MLM Syariah ini, maka konsumen Indonesia akan diamankan oleh sistem pengawasan ketat yang dilakukan dewan syariah nasional MUI,” tutur Bayu.

Amidhan mengungkapkan sejumlah perusahaan MLM kini sudah menerapkan MLM syariah, seperti PT K-Link Indonesia, PT Ahad-Net International, PT UFO BKB Syariah, PT Exer Indonesia.

Sedang Sekretaris Umum MUI, Ichwan Sam, mengungkapkan di Indonesia ada sekitar 600 perusahaan yang menjalankan bisnis dengan sistim MLM, tetapi hanya 65 yang secara resmi terdaftar dalam asosiasi penjualan langsung Indonesia (APLI). ”Sedangkan yang menjalankan MLM syariah baru lima perusahaan,” kata Ichwan.

Dijelaskannya, untuk mendapat sertifikat syariah, sebuah perusahaan MLM harus menerapkan praktik bisnis yang sesuai syariah, yaitu sistem akad jual belinya sesuai hukum Islam, struktur manajemennya memiliki dewan pengawas. ”Dan yang penting lagi, sistim bisnisnya tidak mezalimi anggotanya,” tandasnya. (Budi Raharjo/Yoebal Ganesha/RoL)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (10 votes, average: 8,30 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Eko SW

    kalau MLM pulsa, tepatnya Duta Network dan DBS gmn ya?
    syar’i ndak nih?
    tq

  • ZHULIAN MAKASSAR

    MLM YANG SUDAH BERBASIS SYARIAH DI MALAYSIA ATAU NEGARA LAINNYA MESTINYA SDH BISA DI CAP MLM SYARIAH JUGA DI INDONESIA, SAMA HALNYA PRODUK YANG SDH BERSERTIFIKAT HALAL DI NEGARA LAINNYA SDH SEYOGYANYA HALAL DI INDONESIA, APALAGI HALAL YG BERSTANDAR INTERNASIONAL.

  • agus

    Kalo saya ikut MLM Syariahnya malaysia. HPA internasional. Syar’i ga ya?

  • Alhamdulillah,travelumrah.com ,dah lama dapat sertifikat MUI

  • hubeywiryawan

    sampai 2013 ini,,perusahaan apa saja yg masuk katagori syariah n dh dpt sk dsn mui tntg bsnis syariahnya y,,mohon pencerahannya

  • Nia Trisna

    kalo bisnis MLM nya ust Yusuf Mansur VSI itu sdh sesuai syariat blm ya?

    • ayu. l

      utk yng ingin gabung MLM, harap lebih jeli dalam memilih MLM, karena tidak semua MLM itu sesuai dengan syariat, meskipun pendirinya adalah tokoh agama sekalipun. utk VSI sampai skrang belum bersertifikasi syariah dari MUI. kalo masih ragu, sebaiknya kita tunggu saja sampai MLM ini bersertifikasi syariah dari MUI.

  • Bhaltazords

    MLM syariah ? maksa banget. Udah bank syariah yang ternyata ga sesuai syar’i sekarang ada lagi MLM syariah. Selalu mencari jalan menghalalkan yang haram. Akhirnya… ngaco.

  • akbar

    Semua MLM pasti akan menzalimi downliner yang paling bawah, jadi pada hakeknya tidak MLM yang halal. Harus merujuk kepada ulama yang tidak menjual agama. Wallahu a’lam.

Lihat Juga

Ulama Minta Umat Islam Kawal Kasus Ahok