Home / Narasi Islam / Sejarah / Wanita-Wanita Pengukir Sejarah (bagian ke-14): Ruqayyah

Wanita-Wanita Pengukir Sejarah (bagian ke-14): Ruqayyah

3. Ruqayyah

dakwatuna.comla adalah Ruqayyah binti Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muthalib. Lahir tiga tahun setelah kelahiran Zainab, tepatnya 20 tahun sebelum Hijriyah. Ibunya adalah Khadijah yang dijuluki sebagai ibunya orang-orang beriman (Ummul Mukminin). la menikah dengan Attabah bin Abu Lahab. Namun pada saat turun ayat yang berbunyi “Tabbat Yada Abi Lahabiu wa Tabb”, maka marahlah abu Lahab dan meminta kepada putranya untuk menceraikan Ruqayyah, yang pada waktu itu masih dalam keadaan perawan.

Ruqayyah masuk Islam di saat ibunya (Khadijah) masuk Islam. la menikah lagi dengan Utsman bin Affan. la termasuk orang-orang yang ikut melakukan perpindahan (Hijrah) ke Habsy selama dua kali; yaitu hijrah ke Habsy yang pertama dan sekaligus hijrah ke Habsy yang ke dua. Dari pernikahannya dengan Usman bin Affan, ia dikaruniai seorang anak yang diberi nama dengan Abdullah, namun anaknya itu meninggal dunia pada usia 6 tahun. la di saat hendak dipersiapkan oleh Rasulullah dalam perang Badar, sedang menderita penyakit campak. Oleh karena itu, Usman bin Affan senantiasa menyertainya karena penyakitnya itu. la meninggal dunia pada tahun 2 Hijriyah, di saat Rasulullah masih berada di perang Badar.

— Bersambung…

(hdn)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (14 votes, average: 8,29 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Lembaga Kajian Manhaj Tarbiyah (LKMT) adalah wadah para aktivis dan pemerhati pendidikan Islam yang memiliki perhatian besar terhadap proses tarbiyah islamiyah di Indonesia. Para penggagas lembaga ini meyakini bahwa ajaran Islam yang lengkap dan sempurna ini adalah satu-satunya solusi bagi kebahagiaan hidup manusia di dunia dan akhirat. Al-Quran dan Sunnah Rasulullah saw adalah sumber ajaran Islam yang dijamin orisinalitasnya oleh Allah Taala. Yang harus dilakukan oleh para murabbi (pendidik) adalah bagaimana memahamkan Al-Quran dan Sunnah Rasulullah saw dengan bahasa yang mudah dipahami oleh mutarabbi (peserta didik) dan dengan menggunakan sarana-sarana modern yang sesuai dengan tuntutan zaman.

Lihat Juga

anak-di-rusia-bicara-7-bahasa

(Video) Luar Biasa, Anak Kecil Ini Mampu Bicara Dengan 7 Bahasa

Organization