Home / Berita / Museum KAA Gelar Pameran Foto Islam India

Museum KAA Gelar Pameran Foto Islam India

dakwatuna.com – Bandung. Pameran foto monumen Islam India yang diselenggarakan museum Konferensi Asia Afrika, Bandung, dibuka Sabtu, memberi kesempatan bagi masyarakat yang berniat wisata religi di bulan Ramadhan tahun ini, khususnya untuk melihat bukti sejarah peradaban Islam di India.

Museum Konperensi Asia Afrika (MKAA), bersama Jawaharlal Nehru Indian Cultural Center, menggelar pameran foto `Islamic Monuments of India` karya Benoy K Behl dan Abhinav Atris, yang dipamerkan selama Ramadan.

“Indonesia dan India memiliki persamaan atau kemiripan sejarah, khususnya dalam hal keagamaan, sehingga pameran ini bisa menjadi daya tarik dan wawasan baru bagi masyarakat,” jelas Kepala Museum KAA, Isman Pasha di Museum KAA, Jumat.

Isman Menjelaskan, didasari adanya kesamaan dalam ranah budaya dan religi, pihak Museum KAA menggagas pameran yang menghadirkan berbagai bangunan masjid di berbagai kawasan di India, sejak abad ke-12 hingga 19.

“Selain ada kesamaan kultur, pameran ini juga bagian dari upaya menjalin hubungann baik dan persahabatan dengan India yang sudah terjalin sejak lama,” tambahnya.

Sementara Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Bandung, Edi Siswadi yang hadir saat pembukaan berkomentar, bulan Ramadan ini menjadi momentum sangat tepat bagi masyarakat Bandung, mengenal berbagai desain masjid gaya India yang begitu kental keislaman, sehingga akan memperluas khasanah dan keilmuan masyarakat.

“Berangkat dari persahabatan, akhirnya kita semua paham bahwa budaya islam india, tak jauh beda dengan Indonesia, sehingga lewat foto-foto tersebut, muslim kita juga bisa lebih berminat untuk belajar tentang sejarah Islam, khususnya di India,” terang Edi.

Pameran ini digelar mulai tanggal 13 Agustus 2010 hingga 26 September 2010 mendatang, dengan koleksi foto berbagai masjid dan bangunan cikal bakal dari masjid, sebut saja Taj Mahal, Lodhi Tombs yang berlokasi di Delhi, Red Fort yang ada di Delhi, Fatehpuri Masjid, Taj Mahal, Turkish Mahal, dan bangunan lain yang bercitarasa etnik keagamaan.(*) (ANT-225/R009/ant)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Ilustrasi. (collegeaffairs.in)

Membentuk Karakter Pemimpin yang Islami Sejak Dini